
UNDAS.ID, Samarinda – Memasuki penghujung tahun 2026, geliat mobilitas masyarakat kian terasa. Jalanan mulai dipenuhi para pelancong yang ingin menghabiskan akhir tahun bersama keluarga, baik untuk perjalanan dalam kota maupun lintas daerah. Di tengah meningkatnya volume lalu lintas ini, isu keselamatan berkendara, konsumsi bahan bakar, dan teknik #Cari_Aman menjadi hal yang tak bisa diabaikan, terutama bagi pengguna sepeda motor.
Bagi pengendara roda dua, perjalanan jarak jauh bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga tentang bagaimana berkendara dengan aman, nyaman, dan tetap efisien. Menariknya, gaya berkendara ternyata berpengaruh besar terhadap tingkat konsumsi bahan bakar. Semakin tepat teknik yang digunakan, semakin hemat pula bensin yang dikonsumsi sepanjang perjalanan.
“Sadar atau tidak, gaya berkendara Cari_Aman sangat memengaruhi terwujudnya konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Tentunya banyak faktor yang mempengaruhi,” ungkap Farjin Nur Huda, Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2.
Farjin menjelaskan bahwa berkendara aman tidak hanya menekan risiko kecelakaan, tetapi juga membantu pengendara mengoptimalkan performa motor. Berikut sejumlah tips #Cari_Aman yang dapat diterapkan agar konsumsi bahan bakar tetap efisien saat bepergian di akhir tahun.
1. Hindari Berkendara Agresif
Kebiasaan membuka dan menutup gas secara spontan menjadi salah satu penyebab utama borosnya bahan bakar. Gaya berkendara agresif membuat putaran mesin tidak stabil, sehingga pembakaran bensin menjadi tidak optimal. Selain itu, manuver yang tidak teratur juga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
2. Jaga Kecepatan Tetap Konstan
Menjaga kecepatan konstan, terutama pada putaran mesin rendah, terbukti mampu menghemat bahan bakar. Teknik ini juga mengurangi kebutuhan pengereman berlebihan setelah akselerasi, sehingga energi tidak terbuang percuma. Hasilnya, motor terasa lebih nyaman dan mudah dikendalikan.
3. Sesuaikan Putaran Mesin dengan Kondisi Jalan
Menggeber mesin tinggi di jalan padat tidak memberikan manfaat apa pun. Mesin hanya mengeluarkan tenaga tanpa diiringi pergerakan yang signifikan. Gunakan putaran rendah saat lalu lintas padat dan naikkan secara bertahap ketika kondisi mulai lancar agar bensin tidak terbuang sia-sia.
4. Lakukan Modifikasi Secara Wajar
Modifikasi berlebihan, seperti penggunaan ban di luar spesifikasi, membuat mesin bekerja lebih berat. Bobot tambahan dan gaya gesek yang meningkat memicu konsumsi bahan bakar lebih tinggi. Tak hanya boros, modifikasi ekstrem juga berpotensi mengurangi kenyamanan dan keselamatan berkendara.
5. Rutin Melakukan Servis Berkala
Servis rutin di AHASS memastikan seluruh komponen motor bekerja optimal. Proses pembakaran menjadi lebih sempurna, konsumsi bahan bakar lebih irit, dan performa motor tetap prima. Perawatan berkala juga menjadi kunci utama menjaga keamanan selama perjalanan panjang.
Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, pengendara tidak hanya berkontribusi pada keselamatan berlalu lintas, tetapi juga menikmati perjalanan akhir tahun yang lebih hemat, nyaman, dan menyenangkan. Sebuah langkah sederhana yang memberi dampak besar bagi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (red)