
UNDAS.ID, Samarinda – Pelepasan siswa kelas akhir di SMK Negeri 6 Samarinda, Senin (4/5/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, khususnya melalui penguatan pendidikan vokasi dan program link and match dengan industri.
Astra Motor Kalimantan Timur 2 turut hadir memberikan dukungan dalam rangkaian Pelepasan dan Apresiasi Siswa Kelas XII. Kehadiran ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam penguatan pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya pada SMK mitra binaan Astra Honda.
Dalam kegiatan tersebut, siswa didorong untuk memiliki kesiapan mental serta kompetensi profesional yang selaras dengan kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), terutama di sektor otomotif yang terus berkembang.
Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan upaya nyata dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing.
“Penguatan pendidikan vokasi pada SMK Mitra Binaan Astra Honda memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang terampil, produktif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja dibidang otomotif yang terus berkembang” ungkap Nindya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri serta berkolaborasi bersama seluruh pihak, kami terus berusaha hadir untuk mendukung dunia Pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai wujud nyata link and match antar dunia pendidikan dan dunia kerja” tambahnya.
Program link and match yang dijalankan bersama PT Astra Honda Motor mencakup implementasi kurikulum Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di SMK mitra binaan. Program ini meliputi pembelajaran teori dan praktik, praktik kerja industri (prakerin) di bengkel resmi Honda (AHASS), hingga pelaksanaan uji kompetensi siswa.
Selain itu, peningkatan kualitas tenaga pengajar juga menjadi perhatian melalui pelatihan dan sertifikasi guru dengan standar industri, guna memastikan proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui kolaborasi ini, Astra Motor berharap lulusan SMK tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang mampu menjawab tantangan industri secara langsung. (red)