
UNDAS.ID – Cari Aman Academy 2026 mengantarkan Geraldo Tristan Regan, siswa SMK Negeri 6 Samarinda, meraih juara kedua kategori Agent Award dalam ajang tingkat nasional yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang.
Geraldo merupakan perwakilan Main Dealer Astra Motor Kalimantan Timur 2. Dalam kompetisi tersebut, ia dinilai melalui tiga aspek utama, yakni penguasaan teori keselamatan berkendara, keterampilan berkendara, serta kreativitas dalam mengampanyekan pesan keselamatan melalui gerakan #Cari_Aman.
Prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong penyebaran edukasi keselamatan berkendara di lingkungan sekolah. Siswa yang mengikuti program ini diharapkan tidak hanya memahami prinsip berkendara aman, tetapi juga mampu menyampaikan pesan tersebut kepada teman sebaya dan masyarakat.
Region Head Astra Motor Kalimantan Timur 2, Wendy Tenario, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Geraldo. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi awal bagi keterlibatan yang lebih luas dalam membangun budaya keselamatan berkendara.
“Melalui keberhasilan ini, kami ucapkan selamat kepada Geraldo karena telah berhasil meraih prestasi gemilang ditingkat Nasional dalam ajang Cari Aman Academy,” ungkap Wendy.
Wendy menambahkan, pencapaian tersebut didukung persiapan yang dilakukan siswa bersama instruktur safety riding dari pihak main dealer.
“Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari persiapan yang telah dimatangkan sejak jauh jauh hari oleh para siswa dan Instructor Safety Riding Main Dealer. Kami berharap Geraldo dapat membawa pulang semangat Cari Aman untuk menumbuhkan budaya keselamatan di sekolah sekaligus menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat,” tandasnya.
Selain Geraldo, Astra Motor Kalimantan Timur 2 juga mengirimkan tiga perwakilan dari sekolah binaan safety riding. Mereka terdiri dari Agnes Faresya sebagai agent serta Tidar sebagai Guru Task Force.
Keikutsertaan perwakilan sekolah binaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keselamatan berkendara di kalangan pelajar. Melalui keterlibatan siswa dan tenaga pendidik, pesan berkendara aman diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di jalan raya.