Oktober23 , 2026

    Coaching Clinic & Sparring Session di Studio Alleon MMA: Cara Asah Mental Atlet Muda

    Related

    Masih Terngiang! Ribuan Bikers Honda Bikin Samarinda Penuh Persaudaraan

    UNDAS.ID – Honda Bikers Day (HBD) Regional Kalimantan 2026...

    Honda Bikers Day 2026 Sambangi 3 Pulau, Puncak Digelar di Ambarawa

    UNDAS.ID – Honda Bikers Day (HBD) 2026 menyatukan ribuan...

    Kiandra Ramadhipa Raih Podium Kedua Moto3 Junior di Misano

    UNDAS.ID – Pebalap muda Indonesia, M. Kiandra Ramadhipa, meraih...

    Share

    UNDAS.ID – Coaching Clinic & Sparring Session di Studio Alleon MMA, Samarinda Utara, menjadi kesempatan bagi calon atlet muda dari BEST (Borneo Elite Sports) untuk menguji kemampuan sekaligus menempa mental bertanding. Dalam kegiatan yang berlangsung Kamis (22/10/2026) tersebut, peserta mendapatkan pengalaman latihan tanding boxing dengan bimbingan langsung atlet MMA internasional, Eko Roni Saputra.

    Berlokasi di Jalan Sukorejo No. 59, kawasan Kolam Renang 59 Lempake, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, kegiatan ini menghadirkan pengalaman latihan yang lebih aplikatif. Atlet tidak hanya berlatih teknik, tetapi juga belajar menghadapi tekanan, menjaga fokus, dan mengevaluasi kemampuan saat berhadapan langsung dengan rekan sparring.

    Eko Roni Saputra Tekankan Mental dan Semangat Atlet

    Bagi Eko Roni Saputra, sparring bukan sekadar latihan untuk menguji kemampuan fisik. Sesi tersebut juga menjadi ruang bagi atlet untuk membangun keberanian, semangat, dan kesiapan menghadapi situasi pertandingan.

    Pendiri sekaligus pelatih Studio Alleon MMA Samarinda itu menjelaskan bahwa latihan tanding sudah menjadi bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan.

    “Yang saya harapkan dari sparring ini untuk mengasah mental dan semangat para atlet Alleon,” ujar Eko.

    Menurutnya, perkembangan atlet bela diri yang berlatih di Studio Alleon MMA menunjukkan potensi yang menjanjikan. Bahkan, atlet yang baru menjalani latihan selama satu bulan mulai memperlihatkan kemampuan untuk bersaing dengan praktisi bela diri dari cabang lain.

    “Potensi atlet bela diri di Samarinda, khususnya di gym Alleon, perkembangannya sangat cukup bagus. Ada yang baru berlatih sama saya satu bulan, sudah bisa bersaing dengan atlet karate, silat, karena di gym saya banyak atlet bela diri yang berlatih,” ujarnya.

    Perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi pembinaan atlet di Samarinda. Namun, potensi yang mulai terlihat tetap membutuhkan dukungan sarana, peralatan, dan ruang latihan yang memadai agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

    Eko mengungkapkan, keterbatasan kapasitas tempat masih menjadi tantangan. Fasilitas yang tersedia saat ini belum mampu menampung seluruh anak yang ingin mengikuti latihan bela diri.

    Coaching Clinic & Sparring Session di Studio Alleon MMA: Cara Asah Mental Atlet Muda
    Studio Alleon MMA Jalan Sukorejo No. 59, kawasan Kolam Renang 59 Lempake, Samarinda Utara. (Foto: Abe)

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia berencana memperbesar Studio Alleon MMA menggunakan dana pribadi. Di samping pengembangan tempat latihan, Eko juga membuka harapan terhadap dukungan sponsor maupun pihak yang bersedia menjadi bapak angkat bagi atlet.

    “Saya sangat berharap para atlet yang latihan di Alleon bisa go international. Mudah-mudahan ada bapak angkat atau sponsor yang bisa mendukung atlet dan alat latihan di Gym Alleon,” katanya.

    Harapan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan prestasi atlet tidak cukup bertumpu pada kemampuan pelatih dan semangat berlatih. Ketersediaan fasilitas serta dukungan pendanaan juga menjadi bagian penting dalam membangun jalur pembinaan yang lebih kuat.

    Nur Islam Zharif Rasakan Pengalaman Sparring Langsung

    Bagi Nur Islam Zharif, mengikuti Coaching Clinic & Sparring Session di Studio Alleon MMA memberikan pengalaman yang berbeda dari latihan rutin. Ia berkesempatan menjalani sparring boxing sekaligus menerima bimbingan langsung dari Eko Roni Saputra.

    “Pengalaman saya mengikuti Coaching Clinic & Sparring Session di Studio Alleon MMA Samarinda sangat menyenangkan dan berharga. Saya bisa mendapatkan pengalaman langsung menjalani sparring terutama boxing dengan bimbingan Eko Roni Saputra, atlet MMA internasional yang sudah memiliki banyak pengalaman di dunia bela diri,” ungkap Nur Islam.

    Pengalaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan pukulan dan penerapan teknik di arena. Nur Islam juga mendapatkan pelajaran mengenai kedisiplinan, keberanian, konsentrasi, dan pengendalian emosi ketika menghadapi lawan.

    Bimbingan langsung dari atlet berpengalaman menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami aspek-aspek yang perlu diperbaiki. Melalui latihan tanding, atlet dapat mengenali kekuatan sekaligus mengevaluasi kekurangan yang mungkin belum terlihat ketika berlatih secara biasa.

    Nur Islam berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak atlet muda di Samarinda memperoleh kesempatan belajar dari praktisi bela diri profesional.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BEST dan Studio Alleon MMA atas kesempatan mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, pengalaman itu menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi dalam berlatih.

    “Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih, memperbaiki kemampuan, dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah dicapai,” tandasnya.

    Eko turut menilai keikutsertaan Nur Islam dalam sesi sparring dapat memperkaya pengalaman bertandingnya. Dengan banyaknya atlet dari berbagai latar belakang bela diri yang berlatih di Studio Alleon MMA, Nur Islam juga memiliki peluang untuk menambah jam terbang melalui latihan bersama rekan-rekan sparring.

    BEST Dorong Pembinaan Atletnya Lebih Terarah

    Di balik pelaksanaan kegiatan tersebut, BEST berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak berhenti pada latihan rutin. Perwakilan BEST, JA, menjelaskan bahwa Coaching Clinic & Sparring Session dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada atlet, khususnya dalam cabang boxing dan MMA.

    Menurut JA, kesempatan menguji kemampuan dan memperoleh evaluasi secara langsung merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Melalui pengalaman tersebut, atlet dapat memahami sejauh mana teknik yang dipelajari bisa diterapkan sekaligus mengenali aspek yang masih perlu ditingkatkan.

    “Kami melihat atlet tidak cukup hanya menjalani latihan rutin, tetapi juga membutuhkan kesempatan menguji kemampuan, mendapatkan evaluasi, dan memahami penerapan teknik secara langsung,” jelasnya.

    Pemilihan Studio Alleon MMA sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kesesuaian lingkungan latihan dengan kebutuhan atlet bela diri. Kehadiran Eko Roni Saputra sebagai pembimbing juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar dari praktisi yang memiliki pengalaman bertanding di tingkat internasional.

    JA menegaskan, sasaran kegiatan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan keterampilan teknis. Pembentukan karakter melalui kedisiplinan, mentalitas bertanding, dan sportivitas juga menjadi bagian dari proses yang ingin dibangun.

    “Kami ingin atlet muda tidak hanya mengasah teknik, tetapi juga memahami kedisiplinan, mentalitas bertanding, dan proses menjadi atlet yang lebih baik,” tambahnya.

    Ke depan, BEST berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak atlet muda di Kalimantan Timur memperoleh akses terhadap pengalaman latihan yang lebih aplikatif.

    Dukungan terhadap fasilitas, peralatan, dan kebutuhan pembinaan turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Dengan dukungan tersebut, potensi atlet lokal diharapkan dapat berkembang melalui proses latihan dan evaluasi yang lebih terarah.

    Studio Alleon MMA, Ruang Belajar dan Pengembangan Atlet

    Studio Alleon MMA merupakan pusat latihan bela diri di Samarinda yang didirikan dan dibina langsung oleh Eko Roni Saputra, petarung MMA internasional sekaligus mantan juara gulat Indonesia.

    Melalui latihan rutin dan sesi sparring, tempat ini menjadi ruang bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan, bertukar pengalaman, serta mengukur perkembangan dari waktu ke waktu.

    Pelaksanaan Coaching Clinic & Sparring Session bersama BEST memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara kegiatan, pelatih, komunitas olahraga, dan atlet dalam memperkuat pembinaan bela diri di Samarinda.

    Pengalaman bertanding yang diperoleh sejak dini dapat menjadi bekal bagi atlet untuk memahami tuntutan kompetisi. Meski demikian, perkembangan menuju prestasi yang lebih tinggi tetap membutuhkan latihan konsisten, evaluasi berkala, fasilitas yang memadai, serta dukungan terhadap kebutuhan atlet.

    Bagi atlet muda, kesempatan untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan menjadi bagian penting dari perjalanan menuju prestasi. Sementara bagi ekosistem olahraga daerah, dukungan yang berkelanjutan diperlukan agar potensi yang muncul di tempat latihan dapat berkembang menjadi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

    (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img