Mei11 , 2026

    Kabar Duka Nasional! Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD, Ini Perjalanan Lengkapnya

    Related

    APITU Berbagi Siap Ramaikan Banjarbaru

    UNDAS.ID, Banjarbaru –Banjarbaru bersiap menjadi pusat berkumpulnya ratusan praktisi...

    Modal Podium di Sepang, Pebalap Indonesia Makin Percaya Diri di ARRC Thailand

    UNDAS.ID, Thailand - Semangat persaingan kembali membara di lintasan...

    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill

    UNDAS.ID, Samarinda – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di...

    Living Museum Banjarbaru Menguat, Cempaka Bisa Jadi Ikon Baru yang Bikin Bangga

    UNDAS.ID, Banjarbaru — Living Museum Banjarbaru dinilai berpotensi menjadi...

    Share

    UNDAS.ID, Jakarta – Try Sutrisno meninggal dunia, kabar duka nasional kembali menyelimuti Indonesia. Wakil Presiden ke-6 RI, yang dikenal sebagai figur militer berpengaruh pada masanya, wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3/2026) pagi.

    Mantan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya, membenarkan kabar tersebut.

    “Benar,” ujar Albertus kepada Kompas.com, Senin, di kutip dari Kompas.com.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir pada pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

    Karier Militer hingga Puncak Kekuasaan

    Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Teknik Angkatan Darat dan lulus pada 1959. Sejak itu, kariernya terus menanjak di lingkungan TNI Angkatan Darat.

    Pada 1986–1988, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Dua tahun kemudian, ia mengemban amanah sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988–1993—posisi strategis dalam dinamika pertahanan dan politik nasional saat itu.

    Puncak karier politiknya terjadi ketika ia menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia keenam pada periode 1993–1998.

    Figur Militer Berpengaruh

    Selama puluhan tahun pengabdiannya, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok disiplin dan tegas. Namanya tercatat dalam sejarah sebagai bagian dari pemerintahan pada masa transisi penting menjelang akhir era Orde Baru.

    Di usia lebih dari 90 tahun, ia meninggalkan rekam jejak panjang sebagai prajurit, panglima, hingga wakil presiden.

    Rencana Pemakaman

    Jenazah akan dimandikan di rumah duka RSPAD sebelum dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan.

    Kepergian Try Sutrisno menjadi momen refleksi bagi bangsa atas perjalanan panjang seorang prajurit yang mengabdikan hidupnya untuk negara. Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah pemerintahan dan militer nasional. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img