September26 , 2026

    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill

    Related

    Ramadhipa Bidik Poin Maksimal di Aragón, Modal 80 Poin

    UNDAS.ID - Ramadhipa bersiap menghadapi putaran keenam FIM Moto3...

    New Honda Stylo 160 Punya 2 Warna Baru, Makin Fashionable

    UNDAS.ID - New Honda Stylo 160 mendapat penyegaran melalui...

    Honda Etam Peduli Bergerak, 11.200 Masker untuk Warga Samarinda

    UNDAS.ID - Honda Etam Peduli kembali bergerak di tengah...

    Honda Modif Contest Samarinda Series Tuntas, Ini Daftar Pemenangnya

    UNDAS.ID - Honda Modif Contest Samarinda Series tahun 2026...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 19 Samarinda menjadi langkah nyata dalam menyiapkan siswa siap terjun ke dunia industri otomotif. Siswa kelas XII kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) diuji menggunakan standar industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

    Kegiatan yang berlangsung di bengkel TSM SMK Negeri 19 Samarinda pada April 2026 itu mendapat dukungan penuh dari Astra Motor Kalimantan Timur 2 sebagai mitra industri pendidikan vokasi.

    Dalam pelaksanaannya, Astra Motor Kaltim 2 hadir melalui tim Technical Training Main Dealer untuk melakukan verifikasi sarana dan prasarana ujian. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh proses UKK berjalan sesuai standar Astra Honda Motor.

    Peran Main Dealer sebagai tim verifikator dinilai penting agar pelaksanaan UKK tidak hanya menjadi formalitas akademik, tetapi juga menjadi pengakuan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri otomotif modern.

    Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama, mengatakan pelaksanaan UKK ini merupakan tindak lanjut penguatan kurikulum Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda dalam menjembatani kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

    “Pelaksanaan UKK ini menjadi wujud nyata kami, Astra Motor Kalimantan Timur 2 bersama SMK Mitra Binaan untuk terus bersinergi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di Industri dan Dunia Kerja,” ungkap Nindya.

    Materi yang diujikan dalam UKK telah disesuaikan dengan standar kompetensi industri otomotif. Para siswa menjalani praktik langsung mulai dari perawatan berkala, diagnosis kerusakan, hingga perbaikan sistem kelistrikan dan mesin sesuai Standard Operating Procedure (SOP) bengkel resmi Honda.

    Kepala SMKN 19 Samarinda, Fajri Syamsirani menyampaikan bahwa UKK menjadi bagian penting dari komitmen sekolah dalam mendukung program “SMK Bisa, SMK Hebat”.

    Menurutnya, keterlibatan praktisi industri secara langsung diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan agar lebih siap terserap di dunia industri otomotif nasional.

    Seluruh rangkaian kegiatan UKK 2026 berlangsung tertib dan lancar hingga penutupan. Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk terjun secara profesional di dunia kerja serta mampu beradaptasi dengan perkembangan industri otomotif yang terus berubah. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img