Oktober12 , 2026

    Ini Konsep Unik UPTD PPO Kelola Pedagang

    Related

    Bintang Pranata Raih Podium Kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

    UNDAS.ID - Bintang Pranata berhasil mengamankan podium kedua pada...

    Siswa Samarinda Raih Juara 2 Nasional Cari Aman Academy 2026

    UNDAS.ID - Cari Aman Academy 2026 mengantarkan Geraldo Tristan...

    6 Pebalap Indonesia Siap Gaspol di IM4AC Mandalika 2026

    UNDAS.ID - Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri...

    2.179 Mahasiswa Ikut Gerakan Donor Darah, 6.345 Kantong Terkumpul

    UNDAS.ID - Donor darah mahasiswa menjadi bagian dari gerakan...

    Serunya Rolling City HBD 2026, 560 Riders Jelajah Kota Tepian

    UNDAS.ID - 560 riders menyusuri sejumlah ruas Kota Samarinda...

    Share

    UNDAS, SAMARINDA – Menetapkan status pedagang menjadi salah satu terobosan kebijakan yang dilakukan UPTD Pengelola Prasarana Olahraga (PPO). Mereka yang berdagang di sana, ditentukan untuk berjualan tetap dan berjualan mingguan di Kompleks Gelora Kadrie Oening.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Kebijakan ini untuk mengakomodir seluruh pedagang yang ingin berjualan di sini,” ujar Junaedi, Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim.

    Dia menjelaskan, pedagang tetap adalah mereka yang saban hari berjualan di sana. Sementara pedagang mingguan adalah mereka yang menjajakan dagangannya saat akhir pekan. Khusus untuk pedagang mingguan, UPTD PPO mendorong suasana di Kompleks Gelora Kadrie Oening seperti wisata belanja. “Hampir mirip seperti di CFD (Car Free Day di Jl. Kesuma Bangsa, Red.),” ucap Junaedi.

    Kendati serupa dengan CFD, UPTD PPO memberikan space khusus para pedagang di dalam Kompleks Gelora Kadrie Oening. “Kami di dalam sini (Gelora Kadrie Oening, Red.). Kami saya sediakan tempat seperti carport,” ungkap Junaedi.

    Disamping itu, untuk pedagang tetap, UPTD PPO menggabungkannya dengan salah satu paguyuban pedagang lokal. Kebijakan ini dilakukan agar seluruh pedagang yang terlibat bisa sama-sama melaksanakan ketertiban saat beraktivitas. “Ini tinggal bagaimana mengemasnya saja agar semua tertib,” ulas Junaedi.

    Menurutnya, UPTD PPO pada dasarnya bertujuan untuk melayani seluruh masyarakat. Terutama masyarakat olahraga, dan masyarakat di sekitar Kompleks Gelora Kadrie Oening. Itu sebabbnya, dalam melakukan pelayanan, UPTD PPO juga menekankan pentingnya ketertiban dalam seluruh aspek. “Intinya, dalam pelayanan juga harus tertib. Misalnya kalau ada sampah, ya harus dibersihkan. Ini agar semua merasa nyaman saat berada di sini,” ungkap Junaedi.

    UPTD PPO, lanjutnya, selama ini memang berupaya agar seluruh elemen di Kompleks Gelora Kadrie Oening tertata dengan baik. “Memang ruang lingkupnya tidak terlalu besar tempat ini. Tapi tetap kami upayakan di tata baik,” tukas Junaedi. (tim/adv)

    Facebook Comments Box
    spot_img