Agustus13 , 2026

    7 Tips Merawat Motor Saat Cuaca Panas agar Tetap Prima

    Related

    Kaltim Bidik EBT 79 Persen pada 2045, Surya Jadi Potensi Terbesar

    UNDAS.ID – Energi baru terbarukan (EBT) Kalimantan Timur (Kaltim)...

    7 Tips Merawat Motor Saat Cuaca Panas agar Tetap Prima

    UNDAS.ID – Tips merawat motor saat cuaca panas penting...

    Ekowisata Kalitalang Naik Level, Desa Balerante Siapkan DSA

    UNDAS.ID – Ekowisata Kalitalang di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang,...

    ARRC 2026 Mandalika: Irfan Juara, Herjun Naik Podium

    UNDAS.ID – ARRC 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit,...

    Astra Motor Kaltim 2 Kembali Berjaya, Raih 2 Podium AHSRIC 2026

    UNDAS.ID – Astra Motor Kaltim 2 kembali mencatatkan prestasi...

    Share

    UNDAS.ID – Tips merawat motor saat cuaca panas penting diperhatikan, terutama bagi pengendara yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari. Suhu udara yang tinggi dan debu jalanan yang mudah berterbangan dapat membuat mesin bekerja lebih berat sekaligus mempercepat penurunan performa sejumlah komponen.

    Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, membagikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan pemilik sepeda motor untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima saat cuaca panas melanda Kota Tepian.

    “Setidaknya, ada 7 komponen sepeda motor yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar performa dan ketahanan sepeda motor tetap terjaga. 7 Komponen ini yakni oli mesin, filter udara, ban, system penggerak, system pengereman, aki & kelistrikan, serta kebersihan body sepeda motor,” ungkap Nindya.

    Menurutnya, ketujuh komponen tersebut memiliki fungsi penting dan membutuhkan perhatian lebih ketika sepeda motor digunakan dalam kondisi cuaca panas serta lingkungan yang banyak debu.

    1. Oli Mesin

    Oli mesin menjadi salah satu komponen penting yang perlu diperiksa. Pelumas berfungsi melindungi komponen di dalam mesin sekaligus membantu menjaga temperatur mesin tetap pada kondisi ideal.

    Saat cuaca panas, terlebih ketika kendaraan digunakan dalam kemacetan, beban kerja mesin dapat meningkat. Kondisi tersebut berpotensi membuat volume dan kualitas oli lebih cepat mengalami penurunan.

    Pemilik sepeda motor disarankan memastikan volume dan kekentalan oli tetap sesuai. Pemeriksaan juga dapat dilakukan lebih sering apabila motor digunakan dalam kondisi lalu lintas padat atau aktivitas harian yang intens.

    2. Filter Udara

    Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran agar tidak masuk bersama udara menuju ruang bakar. Komponen ini menjadi semakin penting ketika kendaraan sering digunakan di jalan yang berdebu.

    Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara menuju ruang bakar. Kondisi tersebut berpotensi membuat proses pembakaran tidak optimal, tarikan motor menjadi kurang responsif dan konsumsi bahan bakar meningkat.

    Karena itu, kondisi dan kebersihan filter udara perlu diperiksa secara berkala.

    3. Ban

    Suhu udara dan permukaan jalan yang meningkat dapat memengaruhi kondisi serta tekanan udara pada ban. Pemilik motor perlu memastikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

    Tekanan ban yang terlalu rendah dapat membuat tarikan terasa lebih berat dan berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar. Sebaliknya, tekanan yang terlalu tinggi dapat mengurangi daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan.

    Pengecekan kondisi fisik ban dan tekanan angin menjadi bagian penting untuk menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan berkendara.

    4. Sistem Penggerak

    Pemilik motor juga perlu memperhatikan sistem penggerak. Pada sepeda motor matik, area CVT dapat mengalami penumpukan debu dan kotoran yang berpotensi memengaruhi performa tarikan serta ketahanan komponennya.

    Sementara pada motor bebek dan sport yang menggunakan rantai, pemilik perlu memperhatikan kondisi dan pelumasannya. Penggunaan pelumas khusus rantai secara berkala dapat membantu mengurangi risiko suara berisik dan keausan komponen.

    5. Sistem Pengereman

    Sistem pengereman menjadi bagian penting dalam keselamatan berkendara. Kondisi jalan yang kering saat cuaca panas bukan berarti pemeriksaan rem dapat diabaikan.

    Pemilik motor perlu memastikan ketebalan kampas rem masih sesuai batas yang dianjurkan. Respons tuas rem juga harus diperhatikan, termasuk memastikan tidak ada kotoran yang mengganggu kinerjanya.

    Selain itu, perhatikan jika muncul bunyi tidak normal ketika pengereman serta pastikan volume minyak rem mencukupi.

    6. Aki dan Kelistrikan

    Kondisi aki dan sistem kelistrikan juga perlu mendapat perhatian. Aki yang mulai melemah dapat membuat mesin sulit dihidupkan menggunakan starter elektrik.

    Gejala lainnya dapat terlihat dari lampu yang mulai redup atau suara klakson yang melemah. Jika dibiarkan, gangguan kelistrikan dapat mengurangi kenyamanan sekaligus meningkatkan risiko ketika berkendara, terutama pada malam hari.

    Pemeriksaan rutin diperlukan untuk memastikan aki dan sistem kelistrikan tetap bekerja optimal serta mencegah gangguan mendadak saat sepeda motor digunakan.

    7. Kebersihan Body dan Komponen Luar

    Menjaga kebersihan sepeda motor bukan hanya berkaitan dengan penampilan. Debu dan kotoran yang menempel pada bodi maupun komponen luar juga perlu dibersihkan secara berkala.

    Motor yang bersih membuat pemilik lebih mudah menemukan tanda-tanda kerusakan atau kondisi tidak normal pada sejumlah komponen. Dengan begitu, potensi masalah yang lebih besar dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

    “Yang tak kalah penting, lakukan servis berkala secara rutin di AHASS terdekat untuk mendapatkan perawatan dari teknisi berpengalaman dan suku cadang resmi Honda. Perawatan rutin di musim kemarau bukan sekadar menjaga performa, melainkan investasi untuk kenyamanan dan keamanan berkendara setiap hari,” tandas Nindya.

    (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img