UNDAS.ID, Samarinda – Menjelang Hari Raya Idulfitri, menjadi perhatian penting bagi masyarakat Kota Tepian yang bersiap pulang kampung. Tradisi mudik yang sudah melekat kuat di tengah masyarakat membuat sepeda motor tetap menjadi salah satu pilihan utama untuk menempuh perjalanan jauh.
Di Samarinda, fenomena ini bukan hal baru. Mobilitas tinggi, fleksibilitas, serta efisiensi biaya membuat kendaraan roda dua masih menjadi favorit, meski risiko perjalanan jarak jauh tetap harus diwaspadai.
Melihat kondisi tersebut, Safety Riding Instruktur Astra Motor Kalimantan Timur 2, Arisettya Julkadar, mengingatkan pentingnya mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman.
“Memasuki minggu terakhir dibulan suci Ramadhan, biasanya momen mudik menjadi hal yang sering dijalankan. Agar perjalanan mudik tetap aman, nyaman dan selamat sampai tujuan, jangan lupa untuk terus menerapkan keselamatan lewat tips cari aman” ungkap Ari.
Menurutnya, perjalanan mudik dengan sepeda motor bukan sekadar soal sampai tujuan, tetapi juga bagaimana menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
8 Tips #Cari_Aman untuk Mudik Motor
Sebagai bekal perjalanan, berikut delapan tips penting yang perlu diperhatikan sebelum dan selama mudik:
1. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima
Perjalanan jauh membutuhkan stamina yang baik. Pastikan tubuh dalam kondisi sehat dengan istirahat cukup, tidur yang berkualitas, serta mengonsumsi makanan bergizi saat sahur. Jika perlu, tambahkan suplemen vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
2. Periksa kondisi sepeda motor
Sebelum berangkat, pastikan seluruh komponen motor dalam kondisi baik. Mulai dari ban, rem, lampu, hingga sistem kelistrikan. Untuk hasil maksimal, lakukan pengecekan di bengkel resmi AHASS agar perjalanan lebih aman.
3. Gunakan perlengkapan berkendara lengkap
Keselamatan dimulai dari perlengkapan. Gunakan helm standar, jaket pelindung, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu yang menutup mata kaki. Tambahkan perlengkapan seperti jas hujan, masker, hingga pelindung tubuh untuk perlindungan ekstra.
4. Patuhi rambu lalu lintas
Keinginan cepat sampai sering membuat pengendara lupa aturan. Hindari kebut-kebutan dan tetap patuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
5. Lengkapi dokumen penting
Pastikan SIM, STNK, dan identitas diri tidak tertinggal. Kelengkapan dokumen menjadi hal penting untuk kenyamanan selama perjalanan.
6. Rencanakan rute perjalanan
Susun rute perjalanan dengan matang, termasuk titik istirahat, SPBU, rumah makan, hingga tempat ibadah. Perencanaan ini membantu perjalanan lebih terarah dan nyaman.
7. Perhatikan kapasitas muatan
Sepeda motor idealnya digunakan maksimal untuk dua orang. Hindari membawa barang berlebihan yang dapat mengganggu keseimbangan. Pastikan barang terikat dengan aman.
8. Prioritaskan waktu istirahat
Jangan memaksakan diri berkendara terlalu lama. Idealnya, berhenti setiap 2–3 jam untuk beristirahat agar tetap fokus dan tidak kelelahan di jalan.
Di akhir pernyataannya, Arisettya kembali menegaskan bahwa faktor mental dan sikap berkendara juga menjadi kunci utama keselamatan selama mudik.
“Kami mengingatkan bubuhannya yang mudik menggunakan sepeda motor, pentingnya mental dan sikap #Cari_Aman dalam perjalanan. Apalagi ini perjalanan mudik yang menempuh jarak jauh, rawan dengan kemacetan dan kecelakaan di jalan” pungkasnya
Mudik memang tentang pulang dan bertemu keluarga. Namun di balik perjalanan panjang itu, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. Dengan persiapan matang dan menerapkan prinsip #Cari_Aman, perjalanan mudik bukan hanya nyaman, tetapi juga selamat hingga tiba di kampung halaman. (red)



