Agustus25 , 2026

    Fisichella Wardhani Juara HDC 2025 Samarinda, Cetak Sejarah Pembalap Wanita

    Related

    AHASS Setya Tama Motor Resmi Dibuka, Layanan Honda Bengalon Makin Dekat

    UNDAS.ID – Astra Honda Authorized Service Station atau AHASS...

    Honda Independence 2026: DP Mulai Rp900 Ribu, Hemat hingga Rp8 Juta

    UNDAS.ID – Promo Honda Agustus 2026 bertajuk Honda Independence...

    Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Pengendara Motor Wajib Tahu 9 Tips Ini

    UNDAS.ID – Kabut asap di Kalimantan Timur (Kaltim) akibat...

    Convoy Merdeka 2026: 40 Riders Keliling Samarinda Rayakan HUT RI

    UNDAS.ID – Convoy Merdeka 2026 menjadi cara lebih dari...

    86 Riders Komunitas Honda Ramaikan New Honda Vario Evo 160 di Samarinda

    UNDAS.ID – Komunitas Honda Samarinda ikut meramaikan Regional Public...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda — Fisichella Kusuma Wardhani, pembalap wanita asal Bogor, mencatat sejarah dengan menjuarai kelas HDC 7 Matic Standar hingga 131 cc khusus wanita pada ajang Honda Dream Cup (HDC) 2025 yang digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Minggu (15/6/2025).

    Meski baru pertama kali berlaga di lintasan Kalimantan, Fisichella tampil meyakinkan, mengalahkan sepuluh raider lain yang mayoritas berasal dari berbagai kota di Kalimantan Timur.

    “Cukup menantang juga gitu, soalnya lawan-lawannya bukan lawan-lawan yang biasa saya hadapi di Jawa,” ujarnya sambil tersenyum setelah race berakhir.

    Berbekal pengalaman lebih dari 12 tahun di dunia balap motor, Fisichella menunjukkan kepekaan dan kemampuan adaptasi tinggi. Tanpa tim besar atau sponsor ternama, ia tampil percaya diri dan solid di tengah panasnya trek dan ketatnya persaingan.

    “Saya datang untuk belajar, tapi saya juga datang untuk menang,” kata pembalap berusia 24 tahun itu dengan penuh keyakinan.

    Lintasan Samarinda menawarkan atmosfer baru bagi Fisichella. Tidak ada peta kekuatan yang jelas seperti di Pulau Jawa, tapi itulah yang menjadi tantangannya. Adaptasi cepat menjadi kunci suksesnya menaklukkan sirkuit Kalimantan.

    Mengawali kariernya di usia 14 tahun dari balapan kelas bebek non-pabrikan di Sulawesi, Fisichella tumbuh bersama kerasnya dunia balap yang masih didominasi laki-laki. Namun, ia tak gentar dan terus membuktikan diri dari waktu ke waktu.

    Kini, ia dikenal sebagai pembalap aktif di berbagai kejuaraan besar seperti Oneprix dan Motoprix, dua ajang bergengsi nasional yang menjadi batu loncatan para atlet balap menuju level profesional.

    “Target pribadi jelas, semakin lebih baik. Saya ingin terus maju, naik level,” ujarnya.

    Bagi Fisichella, lintasan balap bukan sekadar arena kompetisi. Ini adalah panggung perjuangan, pembuktian diri, dan pesan kuat bahwa perempuan juga mampu bersaing setara di dunia balap motor.

    “Harapannya, event Honda selalu lancar ke depannya. Semoga sering-sering undang saya ke sini lagi,” tandasnya. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img