Oktober12 , 2026

    Fisichella Wardhani Juara HDC 2025 Samarinda, Cetak Sejarah Pembalap Wanita

    Related

    Bintang Pranata Raih Podium Kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

    UNDAS.ID - Bintang Pranata berhasil mengamankan podium kedua pada...

    Siswa Samarinda Raih Juara 2 Nasional Cari Aman Academy 2026

    UNDAS.ID - Cari Aman Academy 2026 mengantarkan Geraldo Tristan...

    6 Pebalap Indonesia Siap Gaspol di IM4AC Mandalika 2026

    UNDAS.ID - Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri...

    2.179 Mahasiswa Ikut Gerakan Donor Darah, 6.345 Kantong Terkumpul

    UNDAS.ID - Donor darah mahasiswa menjadi bagian dari gerakan...

    Serunya Rolling City HBD 2026, 560 Riders Jelajah Kota Tepian

    UNDAS.ID - 560 riders menyusuri sejumlah ruas Kota Samarinda...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda — Fisichella Kusuma Wardhani, pembalap wanita asal Bogor, mencatat sejarah dengan menjuarai kelas HDC 7 Matic Standar hingga 131 cc khusus wanita pada ajang Honda Dream Cup (HDC) 2025 yang digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Minggu (15/6/2025).

    Meski baru pertama kali berlaga di lintasan Kalimantan, Fisichella tampil meyakinkan, mengalahkan sepuluh raider lain yang mayoritas berasal dari berbagai kota di Kalimantan Timur.

    “Cukup menantang juga gitu, soalnya lawan-lawannya bukan lawan-lawan yang biasa saya hadapi di Jawa,” ujarnya sambil tersenyum setelah race berakhir.

    Berbekal pengalaman lebih dari 12 tahun di dunia balap motor, Fisichella menunjukkan kepekaan dan kemampuan adaptasi tinggi. Tanpa tim besar atau sponsor ternama, ia tampil percaya diri dan solid di tengah panasnya trek dan ketatnya persaingan.

    “Saya datang untuk belajar, tapi saya juga datang untuk menang,” kata pembalap berusia 24 tahun itu dengan penuh keyakinan.

    Lintasan Samarinda menawarkan atmosfer baru bagi Fisichella. Tidak ada peta kekuatan yang jelas seperti di Pulau Jawa, tapi itulah yang menjadi tantangannya. Adaptasi cepat menjadi kunci suksesnya menaklukkan sirkuit Kalimantan.

    Mengawali kariernya di usia 14 tahun dari balapan kelas bebek non-pabrikan di Sulawesi, Fisichella tumbuh bersama kerasnya dunia balap yang masih didominasi laki-laki. Namun, ia tak gentar dan terus membuktikan diri dari waktu ke waktu.

    Kini, ia dikenal sebagai pembalap aktif di berbagai kejuaraan besar seperti Oneprix dan Motoprix, dua ajang bergengsi nasional yang menjadi batu loncatan para atlet balap menuju level profesional.

    “Target pribadi jelas, semakin lebih baik. Saya ingin terus maju, naik level,” ujarnya.

    Bagi Fisichella, lintasan balap bukan sekadar arena kompetisi. Ini adalah panggung perjuangan, pembuktian diri, dan pesan kuat bahwa perempuan juga mampu bersaing setara di dunia balap motor.

    “Harapannya, event Honda selalu lancar ke depannya. Semoga sering-sering undang saya ke sini lagi,” tandasnya. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img