Mei10 , 2026

    Gubernur Kaltim Apresiasi Petugas Kebakaran Tangani Hotel Atlet Terbakar

    Related

    APITU Berbagi Siap Ramaikan Banjarbaru

    UNDAS.ID, Banjarbaru –Banjarbaru bersiap menjadi pusat berkumpulnya ratusan praktisi...

    Modal Podium di Sepang, Pebalap Indonesia Makin Percaya Diri di ARRC Thailand

    UNDAS.ID, Thailand - Semangat persaingan kembali membara di lintasan...

    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill

    UNDAS.ID, Samarinda – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di...

    Living Museum Banjarbaru Menguat, Cempaka Bisa Jadi Ikon Baru yang Bikin Bangga

    UNDAS.ID, Banjarbaru — Living Museum Banjarbaru dinilai berpotensi menjadi...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Insiden kebakaran Hotel Atlet GOR Kadrie Oening yang terjadi pada Rabu malam (18/6/2025) mendapat perhatian cepat dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Ia datang langsung ke lokasi sekitar pukul 22.15 WITA untuk memastikan penanganan berlangsung optimal dan aman.

    Dalam insiden ini, titik api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang shaft kabel. Meski api sempat membakar bagian tertentu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    “Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas pemadam kebakaran yang sangat sigap dan siaga. Titik kebakaran berhasil langsung ditangani dengan baik,” di kutip dari pernyataan Gubernur Rudy saat meninjau lokasi.

    Persiapan Hotel Atlet Dievaluasi
    Gubernur Rudy menjelaskan bahwa Hotel Atlet sebelumnya tengah disiapkan untuk dioperasikan kembali oleh Pemprov Kaltim. Fasilitas ini direncanakan menjadi pendukung berbagai agenda nasional di Samarinda.

    Namun, dengan adanya kebakaran ini, pemerintah akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem teknis hotel, termasuk sistem keamanan.

    “Kita akan segera bentuk tim teknis dan engineering untuk memastikan kembali semua sistem berfungsi optimal,” di kutip dari pernyataan Rudy.

    Rudy juga menegaskan bahwa peralatan keselamatan seperti sprinkler dan detektor asap dalam kondisi baik dan bekerja sesuai standar. Hanya saja, keterlambatan deteksi asap terjadi karena posisi sumber api berada di ruangan tertutup.

    “Semua sistem berjalan normal, hanya saja karena titik api berada di ruang tertutup, deteksi asap sedikit terlambat muncul,” jelasnya.

    Kerugian Masih Dalam Proses Investigasi
    Terkait estimasi kerugian akibat kebakaran, Rudy menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari tim internal Pemprov Kaltim dan otoritas eksternal terkait.

    “Kita akan tunggu hasil investigasi. Yang penting sekarang, kondisi sudah aman dan tidak ada korban,” pungkasnya. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img