Oktober15 , 2026

    Gubernur Kaltim Apresiasi Petugas Kebakaran Tangani Hotel Atlet Terbakar

    Related

    Tak Hanya Bantu Korban Gempa, AHM Juga Beraksi Jaga Habitat Komodo

    UNDAS.ID – Pemulihan pascagempa NTT terus diperkuat melalui dukungan...

    Stylo Sound Ride Satukan Musik, Komunitas, dan Edukasi Berkendara

    UNDAS.ID – Stylo Sound Ride menjadi cara komunitas Borneo...

    Dua Podium untuk Indonesia! Bintang dan Resky Bersinar di Mandalika

    UNDAS.ID - Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 menghadirkan...

    Bintang Pranata Raih Podium Kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

    UNDAS.ID - Bintang Pranata berhasil mengamankan podium kedua pada...

    Siswa Samarinda Raih Juara 2 Nasional Cari Aman Academy 2026

    UNDAS.ID - Cari Aman Academy 2026 mengantarkan Geraldo Tristan...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Insiden kebakaran Hotel Atlet GOR Kadrie Oening yang terjadi pada Rabu malam (18/6/2025) mendapat perhatian cepat dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Ia datang langsung ke lokasi sekitar pukul 22.15 WITA untuk memastikan penanganan berlangsung optimal dan aman.

    Dalam insiden ini, titik api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang shaft kabel. Meski api sempat membakar bagian tertentu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    “Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas pemadam kebakaran yang sangat sigap dan siaga. Titik kebakaran berhasil langsung ditangani dengan baik,” di kutip dari pernyataan Gubernur Rudy saat meninjau lokasi.

    Persiapan Hotel Atlet Dievaluasi
    Gubernur Rudy menjelaskan bahwa Hotel Atlet sebelumnya tengah disiapkan untuk dioperasikan kembali oleh Pemprov Kaltim. Fasilitas ini direncanakan menjadi pendukung berbagai agenda nasional di Samarinda.

    Namun, dengan adanya kebakaran ini, pemerintah akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem teknis hotel, termasuk sistem keamanan.

    “Kita akan segera bentuk tim teknis dan engineering untuk memastikan kembali semua sistem berfungsi optimal,” di kutip dari pernyataan Rudy.

    Rudy juga menegaskan bahwa peralatan keselamatan seperti sprinkler dan detektor asap dalam kondisi baik dan bekerja sesuai standar. Hanya saja, keterlambatan deteksi asap terjadi karena posisi sumber api berada di ruangan tertutup.

    “Semua sistem berjalan normal, hanya saja karena titik api berada di ruang tertutup, deteksi asap sedikit terlambat muncul,” jelasnya.

    Kerugian Masih Dalam Proses Investigasi
    Terkait estimasi kerugian akibat kebakaran, Rudy menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari tim internal Pemprov Kaltim dan otoritas eksternal terkait.

    “Kita akan tunggu hasil investigasi. Yang penting sekarang, kondisi sudah aman dan tidak ada korban,” pungkasnya. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img