UNDAS.ID, Samarinda – Perawatan sepeda motor saat puasa menjadi perhatian penting di tengah padatnya aktivitas masyarakat selama bulan suci. Di saat energi terkuras karena berpuasa, banyak pengendara justru lupa bahwa kendaraan yang mereka gunakan setiap hari juga membutuhkan perhatian ekstra.
Ramadan selalu membawa ritme berbeda. Aktivitas tetap berjalan—antar jemput keluarga, bekerja, hingga berburu takjil menjelang berbuka. Intensitas berkendara bahkan sering meningkat, terutama di sore hari. Namun di balik mobilitas itu, tak sedikit pemilik kendaraan yang menunda servis rutin dengan alasan lelah atau ingin menghemat waktu.
Padahal, menjaga kondisi sepeda motor tetap prima bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan.
Melihat tingginya aktivitas berkendara selama bulan puasa, Ignatius Nindyatama selaku Manager Technical Service Astra Motor Kalimantan Timur 2 mengingatkan pentingnya disiplin dalam melakukan perawatan berkala.
“Walau sedang berpuasa, merawat sepeda motor secara teratur tetap perlu dilakukan. Hal ini selain untuk menjaga kinerja sepeda motor tetap optimal, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan yang dapat merugikan secara finansial. Perawatan yang baik dapat menjadi investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan keamanan berkendara anda,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Mesin yang bekerja setiap hari tanpa pengecekan rutin berpotensi mengalami penurunan performa, bahkan kerusakan mendadak di jalan. Terlebih dalam kondisi cuaca panas dan kemacetan khas Ramadan, risiko overheat hingga gangguan pengereman bisa meningkat.
8 Tips Perawatan Sepeda Motor Saat Puasa
Untuk membantu masyarakat tetap berkendara dengan aman selama Ramadan, berikut delapan langkah perawatan yang direkomendasikan:
1. Ganti Oli Secara Teratur
Oli berfungsi sebagai pelumas utama mesin sekaligus menjaga suhu tetap stabil. Gunakan oli sesuai rekomendasi pabrikan dan pastikan memakai produk asli AHM Oil agar kualitas pelumasan terjamin.
2. Periksa dan Bersihkan Filter Udara
Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke mesin dan menurunkan performa. Bersihkan secara berkala atau ganti jika sudah terlalu kotor.
3. Periksa Kondisi dan Tekanan Ban
Ban dengan tekanan kurang dapat memengaruhi stabilitas dan konsumsi bahan bakar. Pastikan tekanan sesuai standar pabrikan untuk menjaga pengendalian tetap optimal.
4. Periksa Sistem Pendingin
Pastikan cairan pendingin berada di level yang tepat dan tidak ada kebocoran. Sistem pendingin yang bermasalah bisa menyebabkan mesin overheat dan berujung kerusakan serius.
5. Cek Sistem Rem
Kampas rem, cakram, maupun tromol harus dalam kondisi baik. Jika terdengar bunyi aneh atau pengereman terasa tidak pakem, segera lakukan pemeriksaan.
6. Periksa Sistem Baterai
Pastikan kabel aki terpasang kuat dan bebas korosi. Untuk aki konvensional, cek juga level air aki agar tidak terjadi gangguan kelistrikan.
7. Periksa Sistem Lampu dan Kelistrikan
Lampu depan, belakang, serta sein wajib berfungsi sempurna, terutama saat berkendara malam hari menjelang sahur atau usai tarawih.
8. Jaga Kebersihan Motor
Cuci motor secara rutin, namun hindari semprotan air bertekanan tinggi pada komponen elektronik agar tidak merusak sistem kelistrikan.
Menurut Nindyatama, langkah-langkah sederhana ini dapat mencegah pengeluaran tak terduga akibat kerusakan mendadak. Servis rutin justru lebih hemat dibandingkan biaya perbaikan besar yang muncul karena kelalaian.
“Bawalah sepeda motor kesayangan kalian untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan berkala di bengkel AHASS terdekat. Jangan ragu pula untuk melakukan konsultasi ke bengkel AHASS jika ada bagian motor yang dirasa kurang baik, sehingga keamanan dan kenyamanan berkendara tidak akan terganggu dan performa sepeda motor Honda kesayangan selalu dalam kondisi optimal,” pungkasnya.
Ramadan sejatinya bukan alasan untuk menunda perawatan kendaraan. Justru di bulan penuh berkah ini, memastikan sepeda motor tetap prima adalah bentuk tanggung jawab pada diri sendiri dan keluarga. Karena perjalanan aman menuju rumah saat berbuka, selalu dimulai dari kendaraan yang terawat dengan baik. (red)



