September10 , 2026

    “Kami Sedih, Mereka Menggantungkan Hidup di Sana”: Ahli Waris Haji Darjad Dukung Karyawan

    Related

    Kabut Asap Makin Pekat? Ini Tips Aman Berkendara dari Honda

    UNDAS.ID - Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan...

    Honda Kasih Diskon 20 Persen untuk Service Motor di AHASS

    UNDAS.ID - Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tidak hanya dirayakan...

    Hari Pelanggan Nasional: Honda Libatkan 1.600 Dealer untuk Manjakan Konsumen

    UNDAS.ID – Hari Pelanggan Nasional alias Harpelnas tahun ini...

    Salat Istisqa PWI Kaltim di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

    UNDAS.ID – Kemarau di Kalimantan Timur belum menunjukkan tanda-tanda...

    ARRC Sepang 2026: Rheza Danica Kejar 26 Pebalap hingga Podium

    UNDAS.ID – Asia Road Racing Championship (ARRC) Sepang menghadirkan...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda — Dukungan moral datang dari Muhammad Erwin Ardiansyah Darjad, mewakili ahli waris dari almarhum Haji Darjad, kepada para karyawan Rumah Sakit Haji Darjad yang tengah memperjuangkan hak-hak mereka. Dalam pernyataan yang disampaikan beberapa waktu lalu di Samarinda, Erwin menyatakan empatinya terhadap perjuangan para tenaga medis dan staf rumah sakit yang belum mendapatkan hak sebagaimana mestinya.

    “Kami sangat menghargai langkah-langkah yang diambil karyawan untuk menyelesaikan dan mendapatkan hak-haknya. Itu sesuatu yang wajar, dan kami pun akan melakukan hal yang sama jika berada di posisi mereka,” ujarnya penuh keprihatinan.

    Erwin juga menekankan bahwa banyak karyawan yang telah berkorban besar untuk bisa bekerja di rumah sakit tersebut. Tak sedikit dari mereka yang datang dari luar daerah, meninggalkan kampung halaman demi mencari penghidupan di Rumah Sakit Haji Darjad.

    “Banyak dari mereka merantau jauh-jauh, dan sangat tidak etis jika pengorbanan sebesar itu tidak dihargai. Mereka menggantungkan hidupnya hanya pada rumah sakit ini. Kami sedih melihat kondisi seperti ini,” ucapnya lirih.

    Meski demikian, Erwin menegaskan bahwa para ahli waris tidak memiliki kewenangan untuk ikut campur dalam urusan manajemen rumah sakit. Menurutnya, meskipun para ahli waris memiliki saham di rumah sakit tersebut, mereka tidak pernah dilibatkan secara aktif dalam pengambilan keputusan ataupun pengelolaan operasional.

    “Kami punya batasan. Kami tidak bisa ikut dalam manajemen karena memang tidak pernah dibawa masuk ke dalamnya. Jadi, kami juga tidak bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam,” jelas Erwin.

    Hal ini disampaikan ahli waris terkait klarifikasi yang dilakukan pihak keluarga besar Haji Darjad, di tengah perhatian publik atas kondisi internal Rumah Sakit Haji Darjad. Dukungan dari ahli waris ini diharapkan menjadi semangat baru bagi para karyawan untuk tetap memperjuangkan hak mereka dengan cara yang sesuai prosedur hukum dan damai. (Red)

    Facebook Comments Box
    spot_img