Oktober11 , 2026

    Tanpa Hibah, LMP Samarinda Gas Terus

    Related

    Bintang Pranata Raih Podium Kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

    UNDAS.ID - Bintang Pranata berhasil mengamankan podium kedua pada...

    Siswa Samarinda Raih Juara 2 Nasional Cari Aman Academy 2026

    UNDAS.ID - Cari Aman Academy 2026 mengantarkan Geraldo Tristan...

    6 Pebalap Indonesia Siap Gaspol di IM4AC Mandalika 2026

    UNDAS.ID - Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri...

    2.179 Mahasiswa Ikut Gerakan Donor Darah, 6.345 Kantong Terkumpul

    UNDAS.ID - Donor darah mahasiswa menjadi bagian dari gerakan...

    Serunya Rolling City HBD 2026, 560 Riders Jelajah Kota Tepian

    UNDAS.ID - 560 riders menyusuri sejumlah ruas Kota Samarinda...

    Share

    UNDAS.ID – Laskar Merah Putih Markas Cabang Kota Samarinda alias LMP Samarinda memilih mempertahankan prinsip organisasi mandiri selama 11 tahun terakhir tanpa mengajukan dana hibah pemerintah. Organisasi tersebut menjalankan berbagai aktivitas dengan mengandalkan solidaritas anggota, kekuatan internal, serta nilai kebersamaan.

    Ketua LMP Samarinda, Dwi Ferdhian, mengatakan keputusan tidak mengajukan bantuan hibah bukan berarti organisasi menjauh dari pemerintah. Menurutnya, hubungan baik dan sinergi dengan pemerintah tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi.

    Dwi menegaskan, LMP Samarinda ingin menunjukkan bahwa sebuah organisasi tetap dapat berjalan dan memberikan kontribusi meski tidak bergantung pada dukungan anggaran pemerintah.

    “Itu aja, kami tetap bersinergi dengan pemerintah. Kami ingin menunjukkan kepada teman-teman bahwa tanpa dana hibah pun organisasi tetap bisa berjalan,” ujar Dwi saat dikonfirmasi, Senin (14/9).

    Menurut Dwi, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh aspek pendanaan, tetapi juga oleh kepedulian dan hubungan antaranggota. Ia menyebut rasa saling membantu menjadi fondasi utama agar organisasi tetap memiliki kekuatan.

    “Organisasi itu adalah saling tolong-menolong, dan kebersamaan itu lebih utama,” katanya.

    LMP Samarinda Pegang Prinsip Organisasi Mandiri

    Dwi menjelaskan, keputusan untuk tidak mengajukan dana hibah pemerintah telah menjadi bagian dari prinsip organisasi yang mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

    Ia menyebut Laskar Merah Putih memiliki karakter sebagai organisasi yang mandiri dan independen. Prinsip tersebut menjadi dasar dalam menjalankan kepemimpinannya di Markas Cabang LMP Samarinda.

    “LMP menurut AD/ART organisasi sifatnya mandiri dan independen. Selama 11 tahun kepemimpinan saya, memang belum mau meminta hibah kepada pemerintah,” ungkapnya.

    Meski memilih berjalan secara mandiri, LMP Samarinda tetap membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi tetap dilakukan selama sejalan dengan tujuan serta nilai organisasi.

    Dwi menilai keberlangsungan organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh fasilitas maupun bantuan finansial, melainkan oleh komitmen anggota dalam menjalankan peran sosial di masyarakat.

    Solidaritas Anggota Jadi Kekuatan Utama

    Di tengah banyak organisasi yang memanfaatkan berbagai sumber pendanaan untuk mendukung kegiatan, LMP Samarinda memilih mengoptimalkan partisipasi anggota sebagai modal utama.

    Dwi menyampaikan bahwa semangat gotong royong menjadi faktor penting yang membuat organisasi tetap bertahan. Melalui keterlibatan anggota, berbagai kegiatan dapat berjalan tanpa harus selalu menunggu bantuan anggaran.

    Menurutnya, kemandirian organisasi menjadi gambaran bahwa sebuah kelompok masyarakat dapat terus berkembang melalui kepedulian sosial, kekompakan internal, serta hubungan yang positif dengan berbagai pihak.

    “Kami jalani saja apa adanya terlebih dahulu. Yang terpenting organisasi tetap berjalan dan memberikan manfaat,” pungkasnya.

    (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img