Oktober29 , 2026

    1.215 Pelajar Ikut AHM Best Student 2026, Ini Daftar Pemenangnya

    Related

    1.215 Pelajar Ikut AHM Best Student 2026, Ini Daftar Pemenangnya

    UNDAS.ID – Inovasi deterjen berbahan alami mengantarkan Yazid Alfata...

    Imbauan 5 Rajab Sekumpul, Mobil Wajib Tunggu 2 Jam Saat Pulang

    UNDAS.ID – Imbauan 5 Rajab Sekumpul mengatur sejumlah ketentuan...

    Honda Genio Tampil Makin Kalcer, Warna Baru Bikin Gaya Retro Makin Kece

    UNDAS.ID – Honda Genio mendapat penyegaran tampilan melalui pilihan...

    Modifikator Kaltim Juara Nasional HMC 2026, Scoopy dan Vario 125 Jadi Andalan

    UNDAS.ID – Modifikator asal Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi...

    Final Battle HMC 2026: Ini Para Jawara Modifikasi Honda

    UNDAS.ID – Honda Modif Contest (HMC) 2026 menetapkan tiga...

    Share

    UNDAS.ID – Inovasi deterjen berbahan alami mengantarkan Yazid Alfata dari SMA Fatih Bilingual School, Aceh, meraih predikat Gold dalam ajang Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026. Melalui karya bernama LeraWash, Yazid menawarkan alternatif deterjen sintetis dengan memanfaatkan lerak dan daun waru untuk membantu mengurangi potensi pencemaran perairan.

    Yazid menjadi pemenang utama dalam kompetisi yang diikuti 1.215 pelajar SMA dan sederajat dari seluruh Indonesia. Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”, AHM Best Student 2026 mendorong generasi muda menghadirkan inovasi yang menjawab persoalan di lingkungan sekitar sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

    Setelah melalui seleksi regional, sebanyak 27 finalis terbaik berkompetisi di tingkat nasional. Mereka mempresentasikan gagasan di hadapan dewan juri yang melibatkan perwakilan Pusat Prestasi Nasional, Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta PPM School of Management.

    Puncak kompetisi berlangsung melalui Webinar Inspiratif dan malam penghargaan pada 21 Oktober 2026.

    LeraWash menjadi salah satu inovasi yang menarik perhatian karena menggabungkan bahan alami dengan teknologi bioplastik. Produk tersebut memanfaatkan lerak dan daun waru yang dikemas dalam bioplastic pods berbahan rumput laut yang dapat terurai secara hayati. Gagasan ini berangkat dari kepedulian terhadap pencemaran perairan akibat penggunaan deterjen sintetis.

    “AHM Best Student menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Sebagai anak muda, saya dilatih untuk tidak pantang menyerah dan berani mewujudkan ide kepedulian terhadap kondisi sekitar. Kemenangan ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjalanan karya saya dari bangku sekolah yang bisa memberi arti untuk masyarakat dan negeri,” ungkap Yazid.

    Inovasi Pertanian hingga Pengolahan Limbah

    Selain Yazid, dua pelajar lainnya meraih penghargaan utama melalui gagasan yang menyasar persoalan berbeda.

    Predikat Silver diraih Fajrin Al Majid dari SMAN Sumatera Selatan lewat karya Smart Pest Control. Inovasi ini menggabungkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk membantu petani mengendalikan hama secara lebih efektif dan efisien.

    Sementara itu, penghargaan Bronze diberikan kepada Muhammad Hatan Fahlady dari SMAN 3 Yogyakarta melalui KALARESIK. Karya tersebut mengolah limbah ban bekas dan tekstil menjadi produk bernilai ekonomi, seperti dompet dan tas, sekaligus membuka peluang usaha bagi pengrajin lokal.

    Ketiga karya tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian terhadap lingkungan, pertanian, dan ekonomi dapat dikembangkan menjadi gagasan inovatif oleh pelajar. Melalui kompetisi ini, para peserta juga memperoleh ruang untuk menguji ide, bertukar pengalaman, dan memperluas perspektif dalam menciptakan solusi bagi masyarakat.

    Finalis Dibekali Pengetahuan AI dan Kepemimpinan

    AHM Best Student 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi. Para finalis juga mengikuti rangkaian bootcamp pada 22–24 September 2026 yang mencakup lokakarya mengenai perkembangan kecerdasan buatan. Pembekalan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan peserta memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab dan produktif.

    Pada sesi Webinar Inspiratif, Direktur HR, GA, IT & SI AHM, Rita Prajitno, berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, pengembangan potensi diri, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

    Peserta juga mengikuti sesi Inside the Expert Mind bersama Imam Santoso, dosen Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung sekaligus influencer pendidikan. Sesi tersebut mendorong peserta memperkuat semangat belajar sepanjang hayat serta mengembangkan gagasan melalui proses pembelajaran dan pengujian.

    General Manager Corporate Communication AHM, Rina Listiani, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan karakter generasi muda yang inovatif, adaptif, kritis, dan mampu memberikan kontribusi positif.

    “Melalui AHM Best Student, kami ingin mendukung talenta muda dengan memberikan ruang untuk berani menyampaikan gagasan, mengembangkan inovasi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap karya yang dihasilkan tidak berhenti dalam kompetisi, tetapi terus dikembangkan agar berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Rina.

    Pemenang Mendapat Beasiswa dan Perangkat Pendukung

    Sebagai bentuk apresiasi, pemenang Gold memperoleh beasiswa pendidikan senilai Rp5 juta dan satu unit notebook. Pemenang Silver mendapatkan beasiswa Rp3 juta beserta notebook, sedangkan pemenang Bronze menerima beasiswa Rp2 juta dan notebook.

    Sebanyak 24 finalis nasional lainnya masing-masing memperoleh beasiswa pendidikan Rp1 juta dan sertifikat penghargaan.

    AHM juga menggelar Social Media Challenge yang diikuti 27 peserta melalui konten kreatif di Instagram dan TikTok. Tantangan ini mengajak generasi muda menyuarakan kepedulian terhadap isu sosial dan pembangunan berkelanjutan. Tiga konten terbaik mendapat apresiasi berupa beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp3 juta.

    Selain penghargaan utama, AHM Best Student 2026 turut memberikan apresiasi kepada guru pembimbing dan menetapkan pemenang favorit. Penghargaan Guru Pembimbing Terbaik 1 diraih Nabila Humaira dari SMA Fatih Bilingual School, Aceh; Terbaik 2 diraih Nur Padmi Tyastusi dari SMAN Sumatera Selatan; dan Terbaik 3 diraih Pratiwi Sutarni dari SMAN 3 Yogyakarta.

    Sementara itu, predikat Pemenang Favorit diraih Ni Putu Issabel Kirana Selena Devi dari SMAN 1 Tabanan, Bali.

    Melalui AHM Best Student, gagasan yang berangkat dari lingkungan sekolah diharapkan dapat berkembang menjadi inovasi yang memberi manfaat lebih luas. Bagi para pelajar, ajang ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa kreativitas dan kepedulian sosial dapat menjadi bekal penting dalam membangun masa depan Indonesia.

    (adv)

    Facebook Comments Box
    spot_img