Maret25 , 2026

    Aksi Nyata Santri! Pesantren Al Kautsar Tanah Laut Tanam 50 Pohon Produktif

    Related

    Dari Desa untuk Negeri: 30 Kader Kesehatan Sukamukti ‘Dibekingi’ AHM

    UNDAS.ID, Bekasi - Di Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Jawa...

    8 Tips Mudik Motor Aman Jelang Lebaran, Nomor 4 Sering Diabaikan!

    UNDAS.ID, Samarinda - Menjelang Hari Raya Idulfitri, menjadi perhatian...

    Ngabuburit Seru! 90 Peserta Ramaikan Honda AT Family Day Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda - Event Honda AT Family Day Samarinda,...

    Astra Motor Kaltim 2 Pererat Silaturahmi Media Lewat Bukber di Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda - Ramadan selalu menghadirkan ruang untuk berbagi...

    Share

    UNDAS.ID, Tanah Laut – Dalam rangka upaya rehabilitasi lingkungan dan meningkatkan kualitas udara serta ruang terbuka hijau, Pesantren Al Kautsar Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, menggelar kegiatan penanaman pohon produktif dan peneduh beberapa waktu lalu.

    Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, di antaranya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut (Tala), Kecamatan Tambang Ulang, Aparat Desa Pulau Sari, para santri dan dewan guru Pesantren Al Kautsar, serta Nayaka Foundation organisasi yang fokus pada isu-isu pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

    Sebanyak 50 bibit pohon ditanam di sekitar area pesantren, terdiri dari jenis manggis, nangka, lengkeng, serta pohon peneduh seperti ketapang kencana, trambesi, dan mahoni. Penanaman ini difokuskan di lahan terbuka dan tempat umum sekitar pesantren.

    “Ini bukan sekadar kegiatan simbolik, tapi bagian dari gerakan nyata untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup kita. Kami berharap kegiatan ini dapat direplikasi di desa dan lembaga pendidikan lainnya.” ujar Pengelola Informasi Lingkungan DPRKPLH Tala, Irza Rifani dalam sambutannya.

    Pesantren bukan hanya tempat mencetak pemimpin spiritual, tapi juga pemimpin masa depan yang peduli terhadap keberlangsungan bumi. Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk kehidupan esok. Hal ini diungkapkan oleh Abdul Rahim, Campaign Director Nayaka Foundation.

    Sementara itu, Pengurus Pesantren Al Kautsar menyambut baik program ini dan menekankan relevansinya dengan ajaran Islam.

    “Dalam Islam, merusak lingkungan adalah dosa, dan menjaga alam adalah bentuk ibadah. Kami ingin menanamkan nilai-nilai ini pada para santri, tidak hanya lewat kitab tapi juga lewat aksi nyata,” ujar Ustadz Mahfud.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Pesantren Hijau” yang diinisiasi Nayaka Foundation yang bertujuan menjadikan pesantren sebagai pusat pembelajaran lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Selain penanaman pohon, rencana ke depan mencakup pelatihan pengelolaan sampah, konservasi air, dan pertanian organik.

    Pohon-pohon produktif yang ditanam juga diharapkan memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi pesantren, baik melalui hasil buah untuk konsumsi santri maupun sebagai potensi sumber pendapatan tambahan.

    Sinergi antara lembaga pemerintah, komunitas, dan lembaga pendidikan dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pesantren Al Kautsar telah menjadi contoh bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan kepedulian ekologis. (yma)

    Facebook Comments Box
    spot_img