Mei15 , 2026

    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill

    Related

    Inspiratif! Perempuan Indonesia Didorong Berani Pimpin dan Ciptakan Perubahan

    UNDAS.ID, Jakarta - Langkah besar menuju lingkungan kerja yang...

    APITU Berbagi Siap Ramaikan Banjarbaru

    UNDAS.ID, Banjarbaru –Banjarbaru bersiap menjadi pusat berkumpulnya ratusan praktisi...

    Modal Podium di Sepang, Pebalap Indonesia Makin Percaya Diri di ARRC Thailand

    UNDAS.ID, Thailand - Semangat persaingan kembali membara di lintasan...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 19 Samarinda menjadi langkah nyata dalam menyiapkan siswa siap terjun ke dunia industri otomotif. Siswa kelas XII kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) diuji menggunakan standar industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

    Kegiatan yang berlangsung di bengkel TSM SMK Negeri 19 Samarinda pada April 2026 itu mendapat dukungan penuh dari Astra Motor Kalimantan Timur 2 sebagai mitra industri pendidikan vokasi.

    Dalam pelaksanaannya, Astra Motor Kaltim 2 hadir melalui tim Technical Training Main Dealer untuk melakukan verifikasi sarana dan prasarana ujian. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh proses UKK berjalan sesuai standar Astra Honda Motor.

    Peran Main Dealer sebagai tim verifikator dinilai penting agar pelaksanaan UKK tidak hanya menjadi formalitas akademik, tetapi juga menjadi pengakuan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri otomotif modern.

    Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama, mengatakan pelaksanaan UKK ini merupakan tindak lanjut penguatan kurikulum Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda dalam menjembatani kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

    “Pelaksanaan UKK ini menjadi wujud nyata kami, Astra Motor Kalimantan Timur 2 bersama SMK Mitra Binaan untuk terus bersinergi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di Industri dan Dunia Kerja,” ungkap Nindya.

    Materi yang diujikan dalam UKK telah disesuaikan dengan standar kompetensi industri otomotif. Para siswa menjalani praktik langsung mulai dari perawatan berkala, diagnosis kerusakan, hingga perbaikan sistem kelistrikan dan mesin sesuai Standard Operating Procedure (SOP) bengkel resmi Honda.

    Kepala SMKN 19 Samarinda, Fajri Syamsirani menyampaikan bahwa UKK menjadi bagian penting dari komitmen sekolah dalam mendukung program “SMK Bisa, SMK Hebat”.

    Menurutnya, keterlibatan praktisi industri secara langsung diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan agar lebih siap terserap di dunia industri otomotif nasional.

    Seluruh rangkaian kegiatan UKK 2026 berlangsung tertib dan lancar hingga penutupan. Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk terjun secara profesional di dunia kerja serta mampu beradaptasi dengan perkembangan industri otomotif yang terus berubah. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img