Maret25 , 2026

    Dari Desa untuk Negeri: 30 Kader Kesehatan Sukamukti ‘Dibekingi’ AHM

    Related

    Dari Desa untuk Negeri: 30 Kader Kesehatan Sukamukti ‘Dibekingi’ AHM

    UNDAS.ID, Bekasi - Di Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Jawa...

    8 Tips Mudik Motor Aman Jelang Lebaran, Nomor 4 Sering Diabaikan!

    UNDAS.ID, Samarinda - Menjelang Hari Raya Idulfitri, menjadi perhatian...

    Ngabuburit Seru! 90 Peserta Ramaikan Honda AT Family Day Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda - Event Honda AT Family Day Samarinda,...

    Astra Motor Kaltim 2 Pererat Silaturahmi Media Lewat Bukber di Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda - Ramadan selalu menghadirkan ruang untuk berbagi...

    Share

    UNDAS.ID, Bekasi – Di Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Jawa Barat, peran kader kesehatan desa semakin terasa penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Melalui pelatihan kader PT Astra Honda Motor (AHM) dan penguatan layanan kesehatan desa, Posyandu Sukamukti terus berkembang sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Program kesehatan AHM pun hadir memperkuat upaya tersebut, di balik kerja tanpa lelah puluhan kader yang melayani ribuan warga dengan sepenuh hati.

    Sebanyak 30 kader kesehatan lintas usia menjadi garda terdepan pelayanan di Puskesmas Pembantu (PUSTU) dan Posyandu Desa Sukamukti. Mereka secara bergantian memberikan layanan kesehatan sepanjang tahun kepada lebih dari 1.100 warga, mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia.

    Dedikasi inilah yang mendorong PT Astra Honda Motor (AHM) bersama pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat untuk memperkuat kapasitas para kader. Melalui program pelatihan dan pendampingan, AHM berupaya memastikan layanan kesehatan di tingkat desa semakin berkualitas dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

    Dalam pelatihan tersebut, para kader dibekali 25 jenis keterampilan yang menjadi standar dalam Tanda Kecakapan Kader (TKK). Materi yang diberikan mencakup layanan dasar bagi ibu hamil, balita, hingga lansia, termasuk kemampuan komunikasi efektif dan pengelolaan posyandu.

    Proses pembelajaran dilakukan secara komprehensif melalui teori, simulasi, hingga praktik langsung di lapangan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri kader dalam melayani masyarakat.

    Salah satu kader Posyandu Desa Sukamukti, Kanah, mengaku pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi dirinya dan rekan-rekannya.

    “Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami terutama dalam upaya meningkatkan pelayanan dan edukasi kesehatan masyarakat. Terlebih, kami juga sudah dibekali standar dan petunjuk pelaksanaan kegiatan, sehingga kami bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,” lanjut Kanah.

    Keberadaan kader kesehatan yang kompeten menjadi kunci dalam memperkuat layanan kesehatan primer di tingkat desa. Hal ini juga sejalan dengan penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mengedepankan pendekatan berbasis siklus hidup pasien.

    Di PUSTU Desa Sukamukti, layanan ini tidak hanya dinikmati oleh warga setempat. Sekitar 13.000 warga dari Desa Sukabungah dan Desa Medalkrisna juga turut merasakan manfaatnya.

    General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan pentingnya peran layanan kesehatan di tingkat desa dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.

    “Kesehatan adalah modal utama untuk masa depan yang lebih baik. Kami meyakini kolaborasi multistakeholder dapat membantu setiap keluarga desa meraih kehidupan yang lebih sehat dan produktif, sehingga kualitas hidup dapat lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Muhib.

    Tidak hanya pelatihan, AHM juga memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang layanan kesehatan. Mulai dari tempat tidur pasien, kursi tunggu, alat pemadam api ringan, hingga perangkat kerja seperti laptop dan meja operasional.

    Fasilitas pendukung lainnya seperti instalasi air bersih dan pendingin ruangan juga disiapkan guna meningkatkan kenyamanan layanan. Selain itu, bantuan alat kesehatan seperti timbangan bayi dan dewasa, stadiometer, infantometer, hingga thermo gun turut melengkapi kebutuhan di PUSTU dan Posyandu.

    Komitmen AHM dalam mendukung kesehatan masyarakat juga diperluas ke wilayah lain. Di Karawang, perusahaan menyalurkan lebih dari 360 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita. Sementara di Jakarta, pelatihan dan sertifikasi kader Posyandu dilakukan bersama Kementerian Kesehatan sesuai standar nasional.

    Melalui berbagai inisiatif ini, AHM tidak hanya berkontribusi pada peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat desa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, sejahtera, dan siap menghadapi masa depan. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img