Agustus29 , 2026

    Kampanye #Cari_Aman Dorong Generasi Z Lebih Peduli Keselamatan Berkendara

    Related

    Jangan Abaikan, Filter Udara Kotor Bisa Bikin Motor Boros dan Loyo

    UNDAS.ID – Filter udara motor kotor menjadi salah satu...

    AHASS Setya Tama Motor Resmi Dibuka, Layanan Honda Bengalon Makin Dekat

    UNDAS.ID – Astra Honda Authorized Service Station atau AHASS...

    Honda Independence 2026: DP Mulai Rp900 Ribu, Hemat hingga Rp8 Juta

    UNDAS.ID – Promo Honda Agustus 2026 bertajuk Honda Independence...

    Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Pengendara Motor Wajib Tahu 9 Tips Ini

    UNDAS.ID – Kabut asap di Kalimantan Timur (Kaltim) akibat...

    Convoy Merdeka 2026: 40 Riders Keliling Samarinda Rayakan HUT RI

    UNDAS.ID – Convoy Merdeka 2026 menjadi cara lebih dari...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Astra Motor Kalimantan Timur 2 terus menggaungkan kampanye keselamatan berkendara di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z, melalui program edukatif bertajuk #Cari_Aman. Kampanye ini menjadi upaya nyata dalam menumbuhkan kesadaran berkendara aman di tengah meningkatnya risiko gangguan konsentrasi akibat penggunaan gawai saat mengemudi.

    Menurut Data dan Proporsi Generasi Tahun 2025, Generasi Z menjadi kelompok dengan populasi terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 28 persen dari total penduduk, disusul oleh generasi milenial sebesar 26 persen dan Generasi X sekitar 20 persen. Dominasi ini membuat Gen Z memiliki peran penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Indonesia.

    Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2, Fajrin Nur Huda, menekankan pentingnya penerapan ilmu keselamatan berkendara, terutama di kalangan anak muda yang rentan kehilangan fokus saat berkendara.
    “#Cari_Aman adalah kampanye inisiatif Honda yang bertujuan meningkatkan kesadaran generasi Z akan pentingnya keselamatan berkendara menggunakan bahasa dan pendekatan yang relevan dengan dunia digital mereka,” ujar Fajrin.

    Ia menjelaskan, Generasi Z yang lahir di era teknologi memiliki karakteristik unik yang memengaruhi perilaku berkendara di jalan. Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor menyoroti empat tantangan utama yang dihadapi Gen Z saat berkendara:

    1. Distraksi Teknologi – Ketergantungan terhadap smartphone, headset, atau perangkat wearable kerap mengalihkan perhatian dari jalan. Konsentrasi menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan.
    2. Persepsi Risiko Rendah – Banyak Gen Z merasa kecelakaan tidak akan menimpa mereka, sehingga sering mengabaikan potensi bahaya di jalan.
    3. Tekanan Media Sosial – Dorongan membuat konten ekstrem di media sosial dapat memicu perilaku berbahaya di jalan raya.
    4. Kurangnya Kesadaran Konsekuensi – Fokus pada kesenangan jangka pendek membuat sebagian pengendara muda abai terhadap dampak jangka panjang kecelakaan.

    Fajrin menambahkan, pendidikan lalu lintas perlu dikemas lebih menarik dan relevan agar Gen Z memiliki minat belajar yang tinggi terhadap keselamatan berkendara.
    “Budaya #Cari_Aman harus menjadi bagian dari gaya hidup mereka — bukan hanya aturan di jalan, tetapi bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan sesama pengguna jalan,” tegasnya. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img