UNDAS.ID, Samarinda – Dewan Perwakilan Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Timur resmi memiliki ketua baru. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XII REI Kaltim 2025, Wahyudi terpilih sebagai Ketua DPD REI Kaltim periode 2025–2028, setelah unggul dalam pemungutan suara yang digelar di Ballroom Mahakam 1 Hotel Harris Samarinda, Kamis (23/10/2025).
Musda tahun ini mengusung tema “Mendorong Tercapainya Pembangunan 100.000 Unit Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kalimantan Timur.” Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Atas nama Pemprov Kaltim, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musda ini. Ini momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama menghadirkan hunian layak bagi seluruh masyarakat di Kaltim,” kata Seno Aji dalam sambutannya.
Dalam pemungutan suara yang diikuti oleh 78 pemilik suara, Wahyudi memperoleh 46 suara, sementara pesaingnya Bambang N. Ariadhi mendapat 31 suara, dan 1 suara dinyatakan abstain. Hasil tersebut menegaskan Wahyudi sebagai nahkoda baru REI Kaltim untuk tiga tahun mendatang.
Usai terpilih, Wahyudi menegaskan komitmennya untuk mendorong keterlibatan generasi muda di sektor properti Kaltim.
“Misi kami ke depan adalah meningkatkan minat kaum muda untuk terjun langsung ke dunia properti. Kalimantan Timur punya potensi besar, dan generasi muda harus jadi motor penggeraknya,” ujarnya.
Ia juga memastikan kepengurusan baru REI Kaltim akan menggabungkan semangat muda dengan pengalaman para senior.
“Struktur organisasi ke depan akan diisi oleh banyak anak muda agar kita bisa bergerak cepat. Tapi kami tetap libatkan para senior sebagai pembimbing,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD REI Kaltim periode sebelumnya, Bagus Susetyo, berpesan agar kepengurusan baru tetap menjaga kekompakan dan semangat kolaborasi.
“Semua pengurus harus berjalan dalam satu gerbong untuk kemajuan dan kebesaran REI Kaltim. Perlu juga ada pendidikan dan pelatihan bagi pengembang pemula agar mereka bisa tumbuh bersama,” ujar Bagus.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, yang menekankan pentingnya solidaritas dan regenerasi dalam organisasi.
“Siapa pun yang terpilih harus mampu menjaga amanat organisasi dan memupuk kekompakan. Musda ini bukan sekadar pergantian pemimpin, tapi juga momentum penyegaran,” kata Joko.
Dengan terpilihnya Wahyudi, REI Kaltim menatap masa depan dengan semangat baru untuk memperkuat industri properti dan mempercepat pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kalimantan Timur. (red)



