Oktober11 , 2026

    Percasi Kaltim Tingkatkan Pembinaan Atlet Muda hingga ke Desa

    Related

    Bintang Pranata Raih Podium Kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

    UNDAS.ID - Bintang Pranata berhasil mengamankan podium kedua pada...

    Siswa Samarinda Raih Juara 2 Nasional Cari Aman Academy 2026

    UNDAS.ID - Cari Aman Academy 2026 mengantarkan Geraldo Tristan...

    6 Pebalap Indonesia Siap Gaspol di IM4AC Mandalika 2026

    UNDAS.ID - Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri...

    2.179 Mahasiswa Ikut Gerakan Donor Darah, 6.345 Kantong Terkumpul

    UNDAS.ID - Donor darah mahasiswa menjadi bagian dari gerakan...

    Serunya Rolling City HBD 2026, 560 Riders Jelajah Kota Tepian

    UNDAS.ID - 560 riders menyusuri sejumlah ruas Kota Samarinda...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fahlevi, menegaskan pentingnya pembinaan atlet muda di Benua Etam. Saat dijumpai, dirinya mengungkapkan, rencana untuk meningkatkan kualitas atlet dan pelatih serta memperluas jaringan Percasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

    “Kami sudah menghimpun beberapa nama atlet muda berbakat, dan sekarang kami juga mencari pelatih yang kompeten. Tidak hanya melibatkan pelatih daerah, kami juga akan bekerja sama dengan pelatih berskala nasional maupun internasional,” ujar Reza di Samarinda.

    Saat ini, Reza mengakui bahwa prestasi catur Kaltim lebih dominan di kategori putri. Oleh karena itu, ia berharap pembinaan yang lebih intensif dapat mendorong kemunculan atlet putra yang berprestasi. “Kami ingin memperluas pembinaan, termasuk melalui kejuaraan di sekolah-sekolah serta tingkat desa dan kecamatan, untuk menemukan dan membina atlet-atlet muda berbakat,” jelasnya.

    Reza juga menyerukan kepada pengurus cabang (Pengcab) di kabupaten/kota untuk membentuk Percasi di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Hal ini diharapkan dapat menghimpun atlet-atlet potensial yang selama ini belum terdata oleh Pengprov Kaltim. “Masih banyak atlet berbakat di daerah yang belum teridentifikasi. Dengan pembentukan Percasi hingga tingkat desa, kami optimistis dapat menjaring mereka,” tambahnya.

    Reza menegaskan, keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat dan komunitas olahraga di tingkat lokal. Ia berharap upaya ini mampu melahirkan generasi baru pecatur Kaltim yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

    Dengan langkah ini, menurutnya Percasi Kaltim menunjukkan komitmennya untuk menjadikan catur sebagai olahraga yang terus berkembang di seluruh wilayah Kalimantan Timur, sekaligus mempersiapkan atlet-atlet muda untuk masa depan yang lebih gemilang.

    “Harapannya itu untuk menghimpun atlet-atlet yang tidak terdata, namun sebenarnya memiliki potensi dan tidak terdata oleh Pengprov Kaltim,” tandasnya. (Red/Abe)

    Facebook Comments Box
    spot_img