Maret8 , 2026

    Wujud Komitmen Melestarikan Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat, 8.000 Bibit Mangrove Ditanam di Muara Pagatan

    Related

    Honda Community Tebar Kebaikan Ramadan di Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda – Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk...

    Dramatis! Bintang Pranata Sukma Podium di Moto4 Asia Cup

    UNDAS.ID, Buriram, Thailand - Pebalap muda Indonesia menunjukkan performa...

    Jangan Abaikan! 8 Cara Perawatan Motor Saat Puasa Biar Tak Tekor di Jalan

    UNDAS.ID, Samarinda - Perawatan sepeda motor saat puasa menjadi...

    Dramatis! Sengit IM4AC 2026 Buriram, Bintang Pranata Sukma Rebut Podium

    UNDAS.ID, Buriram, Thailand - Atmosfer panas Idemitsu Moto4 Asia...

    Share

    UNDAS.ID, Tanah Bumbu – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan diwarnai aksi nyata pelestarian lingkungan dengan penanaman 8.000 bibit mangrove di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Selasa, 2 Juli 2024 lalu.

    Kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, World Cleanup Kalimantan Selatan, Nayaka Foundation, Bank Kalsel, dan masyarakat setempat. Ribuan peserta bahu membahu membersihkan pantai dan menanam bibit mangrove, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menjaga lingkungan. Penanaman mangrove di Muara Pagatan ini menjadi langkah nyata dalam merespons perubahan iklim global, melindungi kehidupan laut, dan mendukung masyarakat pesisir.

    Yamadipati, Leader World Cleanup Kalimantan Selatan, berharap kegiatan ini menjadi titik awal bagi kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. “Dengan upaya bersama seperti ini, kita dapat menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat untuk semua,” ujar Yama.

    Bambang, salah satu peserta dari perwakilan perusahaan swasta, mengungkapkan rasa bangganya dapat turut serta dalam upaya melestarikan mangrove. Dia memahami bahwa mangrove adalah aset berharga bagi ekosistem laut dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

    Bank Kalsel, sebagai salah satu pihak yang terlibat, turut menyumbangkan bibit mangrove dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka. Kontribusi ini diharapkan dapat membantu mempercepat rehabilitasi ekosistem mangrove di sekitar Muara Pagatan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan ekonomi lokal.

    Penanaman 8.000 bibit mangrove di Muara Pagatan menjadi contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan. Diperlukan komitmen dan kolaborasi dari semua pihak untuk menjaga kelestarian alam dan memastikan keberlanjutan hidup masyarakat di masa depan.

    Facebook Comments Box
    spot_img