April20 , 2026

    Dari Samarinda hingga Mahakam Ulu, Guru Kaltim Luncurkan Inovasi Ajaran Digital

    Related

    Akhir Pekan Seru! Honda Premium Matic Day Hadir di Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda - Honda Premium Matic Day (HPMD) Samarinda...

    Jangan Asal Duduk! 5 Posisi Berkendara Ini Bikin Kamu Lebih Aman dan Nyaman

    UNDAS.ID, Samarinda - Sering dianggap sepele, kelelahan saat berkendara...

    Rheza dan Herjun Bersinar! AHRT Sabet Podium di ARRC 2026

    UNDAS.ID, Sepang – Astra Honda Racing Team (AHRT) mencatatkan...

    Debut Adenanta di ASB1000, Indonesia Siap Dominasi ARRC

    UNDAS.ID, Sepang – Astra Honda Racing Team (AHRT) siap...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Sejumlah guru di Kalimantan Timur terus mengembangkan inovasi pembelajaran digital guna meningkatkan kualitas proses belajar dan minat siswa di berbagai jenjang pendidikan. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan yang menekankan kreativitas, teknologi, dan pendekatan interaktif.

    Guru Kimia SMA Negeri 1 Samarinda, Aulia Nauli Efendi, mengungkapkan dirinya mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif menggunakan Canva Coding yang dipadukan dengan kartu flash card agar siswa tidak hanya menghafal konsep.
    “Saya membuat multimedia pembelajaran interaktif menggunakan Canva Coding yang dikombinasikan dengan kartu flash card agar anak-anak tidak hanya menghafal konsep,” ujar Aulia, Sabtu.

    Metode tersebut mengajak siswa memecahkan misteri kode kimia untuk menentukan bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan, pendekatan ini terbukti membuat siswa lebih aktif dan antusias dibandingkan sekadar mengerjakan latihan soal di lembar kerja.

    Aulia yang meraih Juara 2 Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 kategori Transformatif tingkat provinsi itu menambahkan, fasilitas panel interaktif di sekolah turut mendukung kelancaran simulasi permainan edukatif yang ia kembangkan.

    Inovasi serupa juga dilakukan Guru SMK Negeri 15 Samarinda, Rosninani, yang masuk daftar 50 penyusun bahan ajar digital terbaik tingkat provinsi. Ia memproduksi video pembelajaran praktik pelayanan pelanggan (customer service) yang menampilkan siswa sebagai pemeran utama.

    “Materi video mencakup simulasi cara melayani konsumen dengan baik hingga strategi menangani berbagai keluhan pelanggan,” jelas Rosninani.

    Tantangan berbeda dihadapi Guru SMA Negeri 1 Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Nor Kumala Dewi, peraih Juara 2 GTK Dedikatif. Ia menyiapkan bahan ajar digital yang dapat diakses siswa kapan saja, termasuk saat kondisi darurat seperti banjir yang melanda daerahnya.

    “Contohnya saat wilayah tugas saya dilanda banjir yang memaksa sekolah diliburkan, bahan ajar digital yang sudah diunduh bisa dikerjakan di rumah masing-masing,” ujar Dewi.

    Upaya para guru ini menunjukkan bahwa inovasi pendidikan berbasis digital terus berkembang di Kaltim, sekaligus membantu memastikan proses belajar tetap berjalan efektif di berbagai kondisi. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img