UNDAS.ID, Samarinda – Tujuh insan terbaik Astra Motor Kalimantan Timur 2 bersiap mengemban misi membawa nama daerah di panggung nasional. Mereka akan tampil dalam Astra Honda Instructors Competition 2026, ajang yang menjadi tolok ukur kompetensi instruktur, advisor dealer, dan advisor komunitas Honda dari seluruh Indonesia.
Kompetisi bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center (AHM SRTC), Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ajang tahunan ini mempertemukan para instruktur, advisor dealer, dan advisor komunitas terbaik dari seluruh jaringan Honda di Indonesia.
Tahun ini, Astra Motor Kalimantan Timur 2 mengirimkan tujuh kontestan yang akan tampil di berbagai kategori kompetisi. Mereka adalah Sapta Febrianto dari Astra Motor M. Yamin Samarinda yang akan berlaga pada kategori Advisor Dealer.
Sementara dari unsur komunitas, Syahda Alya Rosalie akan mewakili kategori Advisor Community AT, sedangkan Tuafiq Perdana dan Eri Junaidi akan bertanding pada kategori Advisor Community Sport. Ketiganya berasal dari komunitas Samarinda Scoopy Club.
Adapun dari jajaran instruktur Main Dealer, Derexius Julio Korompis dan Arisetyya Julkadar akan bersaing pada kategori Sport, sedangkan Ibnu Fachrizal dipercaya tampil di kategori Big Bike.
Salah satu peserta, Ibnu Fachrizal, mengatakan seluruh kontestan telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi kompetisi nasional tersebut. Baginya, hasil akhir bukan menjadi tujuan utama, melainkan bagaimana mampu memberikan penampilan terbaik selama perlombaan.
“Juara itu bonus. Yang paling penting kami bisa memberikan yang terbaik,” ujar Fachrizal salah satu kontestan saat dihubungi, Sabtu, (25/7).
Astra Honda Instructors Competition menjadi salah satu agenda rutin PT Astra Honda Motor dalam menguji sekaligus meningkatkan kompetensi para instruktur keselamatan berkendara, advisor dealer, dan advisor komunitas Honda dari seluruh Indonesia.
Melalui ajang ini, para peserta tidak hanya dituntut menguasai teknik berkendara yang aman, tetapi juga kemampuan menyampaikan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat sesuai standar keselamatan.
Keikutsertaan tujuh wakil Astra Motor Kalimantan Timur 2 diharapkan mampu membawa prestasi di tingkat nasional sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan instruktur dan advisor yang kompeten untuk mendukung budaya keselamatan berkendara di Indonesia. (red)



