Juli23 , 2026

    Safety Riding Camp 2026 Cetak Agen Keselamatan Berkendara dari Seluruh Indonesia

    Related

    Safety Riding Camp 2026 Cetak Agen Keselamatan Berkendara dari Seluruh Indonesia

    UNDAS.ID, Samarinda - Upaya membangun budaya keselamatan berkendara di...

    Wakili Astra Motor Kaltim 2, Hefrin dan Bagus Tantang Teknisi Terbaik Honda se-Indonesia

    UNDAS.ID, Samarinda - Komitmen meningkatkan kualitas layanan purna jual...

    Noor Hikmah Masuk Top 6 Kontes Layanan Honda Nasional 2026

    UNDAS.ID, Samarinda - Komitmen menghadirkan layanan Honda yang semakin...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Upaya membangun budaya keselamatan berkendara di Indonesia terus diperkuat melalui Safety Riding Camp 2026. Mengusung semangat #Cari_aman, program yang digelar Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) ini mempertemukan 53 duta terbaik dari kalangan guru, siswa, hingga mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

    Kegiatan yang berlangsung di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center Deltamas, Bekasi, pada Juli 2026 ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus kompetisi bagi para peserta dalam mengasah pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan komunikasi sebagai agen keselamatan di lingkungan masing-masing.

    Sebanyak 53 peserta yang lolos ke babak final merupakan hasil seleksi regional dari 128 peserta sejak April 2026 melalui tema “Keep The Good Vibes with #Cari_aman”. Mereka terdiri atas 36 guru dan siswa SMA/sederajat dari enam Safety Riding Lab Astra Honda, sembilan mahasiswa dari Universitas Jember dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta delapan guru PAUD dari Medan, Yogyakarta, dan Karawang.

    Salah satu peserta, Nicholas Larhaine Prayitno Putro dari Universitas Jember, mengaku mendapatkan banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut.

    “Saya bersyukur dapat mengikuti Safety Riding Camp dan mendapatkan kesempatan belajar bersama para duta dari berbagai daerah. Semoga ilmu yang saya peroleh dapat bermanfaat untuk menginspirasi lebih banyak masyarakat agar berkendara dengan aman,” ujar Nicholas.

    Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai materi yang tidak hanya menguji kemampuan teori dan praktik berkendara, tetapi juga melatih kemampuan mengenali potensi bahaya di jalan, simulasi menggunakan Honda Riding Trainer (HRT), teknik komunikasi sebagai edukator, hingga pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan.

    Khusus bagi guru PAUD, materi disampaikan melalui pendekatan mendongeng agar pesan keselamatan berkendara lebih mudah dipahami anak-anak sejak usia dini. Di akhir kegiatan, Yayasan AHM memberikan apresiasi kepada peserta terbaik sebagai penghargaan atas dedikasi mereka dalam mengampanyekan budaya keselamatan di jalan raya.

    Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin menegaskan bahwa tujuan utama Safety Riding Camp bukan sekadar melahirkan juara, tetapi memperluas kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

    “Setiap duta keselamatan berkendara memiliki peran sebagai agen perubahan di lingkungannya. Karena itu, kami terus memperkuat kompetensi mereka agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat melalui berbagai cara, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Semangat Sinergi Bagi Negeri kami wujudkan dengan menghadirkan edukasi keselamatan melalui berbagai metode yang mudah diakses dan dimengerti sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” tutup Muhib.

    Selain melalui Safety Riding Camp, edukasi keselamatan juga diperluas ke Sekolah Satu Hati binaan AHM yang melibatkan 43 guru dan siswa SMA/sederajat. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga aktif mengajak orang lain menerapkan budaya berkendara yang aman.

    Hingga saat ini, para Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda telah mengedukasi lebih dari 11.857 masyarakat melalui pelatihan teori maupun praktik. Di ranah digital, mereka juga telah memproduksi sekitar 600 konten edukasi sejak 2025 yang berhasil menjangkau lebih dari 519.819 tayangan, menunjukkan bahwa pesan keselamatan dapat disampaikan secara kreatif dan relevan bagi generasi muda. (adv/red)

    Facebook Comments Box
    spot_img