April30 , 2026

    Menang di Tingkat Nasional, Pemuda Pelopor Diminta Jadi Pembicara

    Related

    Logo Hardiknas 2026 Resmi Diluncurkan, Ini Makna dan Pesan Kuatnya

    UNDAS.ID, Jakarta - Arah baru pendidikan Indonesia kembali ditegaskan...

    Rolling City Malam Hari, Komunitas Honda Samarinda Tampil Stylish

    UNDAS.ID, Samarinda - Vario Night Ride kembali menjadi magnet...

    Ride with Class! NGASAP Samarinda Pererat Solidaritas Riders

    UNDAS.ID, Samarinda - Ngaspal Sama Bapak (NGASAP) Samarinda menjadi...

    Sapu Bersih! Andi Gilang Borong Podium di MRS 2026 Mandalika

    UNDAS.ID, Mandalika - Hasil Mandalika Racing Series 2026 menjadi...

    Zen on Wheels: Kampanye Safety Riding untuk Kartini Masa Kini

    UNDAS.ID, Jakarta - Di tengah mobilitas yang semakin tinggi,...

    Share

    UNDAS, SAMARINDA – Seleksi pemilihan Pemuda Pelopor untuk tingkat nasional telah dilakukan Dispora Kaltim. Prosesnya dilaksanakan sejak Mei lalu. Ada 59 peserta yang lolos dari tingkat kabupaten/kota. Setelah di seleksi, terpilih 5 peserta terbaik.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Mereka adalah Sudirman asal Kukar dengan Bidang Kepeloporan Pangan. Ardis Christian asal Balikpapan dengan Bidang Kepeloporan Pengelolaan SDA, Lingkungan dan Pariwisata.

    Al Ali Murrabbaniah asal Kukar dengan Bdang Kepeloporan Pendidikan. Ary Febrian Masis asal PPU dengan Bidang Kepeloporan Seni Budaya. Dan terakhir Choliq Hidayah asal Bontang dengan Bidang Kepeloporan Inovasi Teknologi.

    Kata Kabid Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Mardareta, pemilihan Pemuda Pelopor yang dilaksanakan tiap tahun memiliki benefit bagi para peserta. Terutama para pemenang di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

    “Makanya, banyak para pemenang Pemuda Pelopor tingkat nasional dari Kaltim kini merasakan benefitnya. Salah satunya adalah dipercaya menjadi pembicara bagi pemuda lain,” ujarnya.

    Menariknya, tawaran seperti ini tidak hanya mereka dapatkan di Kaltim. Tetapi juga di pelbagai provinsi lain di Indonesia. “Pemuda Pelopor adalah event pemerintah. Jadi sudah pasti jika ada kaitannya dengan kepemudaan, mereka yang menjadi pemenang akan diundang dalam event-event penting untuk menjadi pembicara,” ucapnya.

    Kata Mardareta, Dispora Kaltim secara umum hanya membuka jalan bagi peserta yang mengikuti program ini. “Jadi kalau ada yang tidak ikut namun sudah memiliki karya, ya tidak apa,” katanya.

    “Meski hanya membuka jalan, peran Dispora Kaltim justru ingin memperkenalkan karya para peserta terpilih ke tingkat yang lebih tinggi,” timpal Mardareta. (tim/adv)

     

    Facebook Comments Box
    spot_img