Agustus26 , 2026

    Narrow Plank: Teknik Berkendara Aman dan Seimbang di Jalan Sempit

    Related

    Jangan Abaikan, Filter Udara Kotor Bisa Bikin Motor Boros dan Loyo

    UNDAS.ID – Filter udara motor kotor menjadi salah satu...

    AHASS Setya Tama Motor Resmi Dibuka, Layanan Honda Bengalon Makin Dekat

    UNDAS.ID – Astra Honda Authorized Service Station atau AHASS...

    Honda Independence 2026: DP Mulai Rp900 Ribu, Hemat hingga Rp8 Juta

    UNDAS.ID – Promo Honda Agustus 2026 bertajuk Honda Independence...

    Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Pengendara Motor Wajib Tahu 9 Tips Ini

    UNDAS.ID – Kabut asap di Kalimantan Timur (Kaltim) akibat...

    Convoy Merdeka 2026: 40 Riders Keliling Samarinda Rayakan HUT RI

    UNDAS.ID – Convoy Merdeka 2026 menjadi cara lebih dari...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Jalanan sempit dan padat sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor di Indonesia. Untuk itu, teknik berkendara narrow plank menjadi keterampilan penting yang wajib dikuasai, terutama saat melintasi gang kecil atau saat menghadapi kemacetan.

    Instruktur Safety Riding Astra Motor Kaltim 2, Fajrin Nur Huda, menjelaskan bahwa teknik narrow plank sangat membantu pengendara dalam menjaga keseimbangan dan kontrol kendaraan, khususnya ketika motor melaju dalam kecepatan rendah.

    “Teknik menjaga keseimbangan ini kami sebut dengan istilah narrow plank. Teknik ini perlu dipahami untuk menguji keterampilan dan kontrol pengendara saat melintasi jalur sempit,” jelas Fajrin.

    Ia juga menegaskan bahwa latihan ini bukan hanya untuk kebutuhan pelatihan formal, tetapi sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, terutama di wilayah perkotaan dengan kondisi jalan yang bervariasi.

    9 Tips Berkendara Aman di Jalan Sempit dengan Teknik Narrow Plank:

    1. Jaga Keseimbangan: Fokus pada keseimbangan tubuh saat berkendara pelan. Gunakan gerakan tubuh seperti membuka tangan atau kaki untuk menstabilkan posisi.

    2. Postur Tubuh Lurus: Pastikan posisi tubuh tetap tegak. Untuk pengguna motor sport, paha bisa digunakan untuk mencengkram tangki.

    3. Hindari Putaran Mesin Tinggi: Jangan memainkan gas berlebihan. Putaran mesin tinggi dapat memaksa Anda menggantung kopling yang berisiko merusak mesin.

    4. Jaga Sistem Rem Tetap Dingin: Saat melewati tanjakan atau tikungan sempit, hindari rem berlebihan. Istirahatkan kendaraan jika perlu.

    5. Kuasai Dimensi Kendaraan: Memahami ukuran dan manuver motor membantu saat menembus ruang terbatas.

    6. Jaga Jarak Aman: Selalu beri ruang dengan kendaraan lain untuk manuver darurat.

    7. Tetap di Kiri Jalan: Jika ragu dengan kondisi jalan utama, posisikan kendaraan di sisi kiri untuk menghindari konflik lalu lintas.

    8. Gunakan Klakson Bijak: Klakson bukan alat marah, tapi komunikasi. Gunakan untuk memberi sinyal ke pejalan kaki atau kendaraan lain.

    9. Cek Situasi Sebelum Keluar Gang: Pastikan jalur utama aman sebelum Anda melintas, guna mencegah kecelakaan mendadak.

    “Latihan narrow plank sangat penting dalam rangka meningkatkan keterampilan berkendara dan penguasaan kendaraan. Teknik ini membantu pengendara lebih percaya diri di jalanan sempit dan padat,” tutup Fajrin.

    Dengan menguasai teknik ini, pengendara tak hanya lebih aman dalam melintasi jalan sempit, tapi juga lebih siap menghadapi kondisi lalu lintas ekstrem sekalipun. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img