Mei12 , 2026

    Rheza Danica Raih Podium di Thailand, Pebalap Indonesia Makin Kompetitif di ARRC 2026

    Related

    APITU Berbagi Siap Ramaikan Banjarbaru

    UNDAS.ID, Banjarbaru –Banjarbaru bersiap menjadi pusat berkumpulnya ratusan praktisi...

    Modal Podium di Sepang, Pebalap Indonesia Makin Percaya Diri di ARRC Thailand

    UNDAS.ID, Thailand - Semangat persaingan kembali membara di lintasan...

    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill

    UNDAS.ID, Samarinda – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di...

    Share

    UNDAS.ID, Buriram – Persaingan panas kembali tersaji di lintasan Chang International Circuit saat putaran kedua Asia Road Racing Championship 2026 berlangsung pada 9–10 Mei 2026. Di tengah ketatnya duel para pebalap Asia, talenta muda Indonesia kembali menunjukkan taringnya dengan performa kompetitif di berbagai kelas balapan.

    Sorotan utama datang dari Rheza Danica Ahrens yang sukses mempersembahkan podium kedua pada race pertama kelas Asia Production (AP) 250. Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi performa tim Astra Honda Racing Team sepanjang musim 2026.

    Memulai race pertama dari posisi kelima, Rheza tampil agresif sejak lampu start menyala. Mengandalkan performa Honda CBR250RR, pebalap asal Yogyakarta itu langsung merangsek ke barisan depan dan memimpin balapan sejak lap pertama.

    Sepanjang 10 lap, persaingan berlangsung ketat. Rheza terus bertahan di grup terdepan hingga akhirnya berhasil mengamankan podium kedua setelah duel sengit melawan para rivalnya.

    Sementara itu, Irfan Ardiansyah, yang tampil menggantikan Muhammad Badly Ayatullah, sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal balapan. Namun kendala teknis membuatnya harus menyelesaikan race di posisi ke-14.

    Pada race kedua yang berlangsung Minggu (10/5), Rheza kembali tampil kompetitif. Start dari posisi kelima, ia langsung bergabung dalam perebutan posisi depan sejak lap awal. Sementara Irfan yang memulai balapan dari posisi keenam sempat tercecer ke grup tengah sebelum akhirnya berhasil kembali merapat ke rombongan depan pada lima lap terakhir.

    Duel ketat hingga tikungan terakhir membuat Rheza nyaris kembali naik podium. Ia harus puas finis di posisi keempat setelah melakukan overtake di lap akhir, sedangkan Irfan mengakhiri race di posisi ketujuh.

    “Pekan ini menjadi pengalaman berharga buat saya. Meskipun tidak meraih podium di race kedua, tapi saya mendapatkan poin yang penting untuk klasemen. Pada putaran berikutnya di Motegi, saya akan berusaha lebih kuat dan mengincar kemenangan bersama tim yang terus memberikan usaha terbaiknya,” ujar Rheza.

    Di kelas Supersports 600, perjuangan sengit juga diperlihatkan Herjun Atna Firdaus bersama Fadillah Arbi Aditama. Mengendarai Honda CBR600RR, Herjun tampil agresif sejak race pertama dan berhasil bertahan di posisi lima besar sepanjang balapan.

    Persaingan ketat membuat Herjun nyaris meraih podium setelah finis di posisi keempat. Sementara Arbi, yang masih dalam kondisi belum sepenuhnya fit akibat insiden saat sesi kualifikasi, tetap mampu tampil kompetitif dan finis di posisi ketujuh.

    Sayangnya, race kedua menjadi tantangan berat bagi Herjun. Saat berusaha menembus grup depan, pebalap asal Pati, Jawa Tengah itu mengalami insiden terjatuh pada lap keempat dan gagal melanjutkan balapan. Di sisi lain, Arbi tetap menjaga konsistensinya dengan finis di posisi kedelapan.

    Perjuangan tak kalah menarik datang dari kelas Asia Superbike 1000 melalui M. Adenanta Putra. Menjalani musim debut di kelas tertinggi ARRC bersama Honda CBR1000RR-R, Adenanta terus menunjukkan perkembangan positif.

    Pada race pertama, pebalap berusia 22 tahun itu memulai balapan dari posisi kedelapan dan berhasil finis di posisi kesembilan setelah menjaga ritme balap dengan baik. Di race kedua, Adenanta tampil lebih percaya diri dan mampu menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.

    “Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi,” ujar Adenanta.

    General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap yang terus menunjukkan daya saing tinggi sepanjang akhir pekan balap di Buriram.

    “Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan. Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap Internasional,” ujar Andy.

    Hasil di Buriram menjadi modal penting dalam persaingan klasemen sementara musim ini. Konsistensi performa kini menjadi fokus utama tim sebelum menghadapi putaran ketiga ARRC 2026 yang akan berlangsung di Mobility Resort Motegi pada 12–14 Juni 2026.

    Dengan semangat yang terus terjaga, para pebalap Indonesia kembali membawa harapan besar untuk mengibarkan Merah Putih di lintasan balap Asia. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img