April17 , 2026

    Sejumlah Cabor Dianggap Bisa Ukir Prestasi

    Related

    Jangan Asal Duduk! 5 Posisi Berkendara Ini Bikin Kamu Lebih Aman dan Nyaman

    UNDAS.ID, Samarinda - Sering dianggap sepele, kelelahan saat berkendara...

    Rheza dan Herjun Bersinar! AHRT Sabet Podium di ARRC 2026

    UNDAS.ID, Sepang – Astra Honda Racing Team (AHRT) mencatatkan...

    Debut Adenanta di ASB1000, Indonesia Siap Dominasi ARRC

    UNDAS.ID, Sepang – Astra Honda Racing Team (AHRT) siap...

    Wajib Pajak Waspada! Aturan Baru 2026 Bikin SPT Tak Bisa Asal

    UNDAS.ID, Banjarbaru – Dunia perpajakan Indonesia memasuki era baru...

    April’s Eco Ride! Promo Motor Honda Hemat Bulan Ini

    UNDAS.ID, Samarinda – Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali...

    Share

    UNDAS, SAMARINDA – Sejumlah cabor unggulan berhasil dipetakan Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Kaltim. Dari 68 cabor yang ada di Kaltim, 11 diantaranya masuk dalam unggulan. Sebut saja seperti gulat, panahan, taekwondo, kriket, hockey, kempo, layar, silat, sepatu roda, angkat besi, dan tarung derajat.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Cabor-cabor ini kami harapkan bisa meningkatkan prestasi olahraga Kaltim di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rasman, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga.

    Baginya, penetapan cabor unggulan itu bertujuan untuk mengembangkan atlet melalui pembinaan yang lebih terarah. Menariknya, Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga menggunakan acuan UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan untuk melakukan pemetaan tersebut. “Jadi pengembangan dan pembinaan atlet bisa lebih terencana, terpadu, sistematis, dan berkelanjutan,” ucap Rasman.

    Kendati begitu, menurut Rasman, setiap cabor punya potensi besar untuk meraih prestasi. Termasuk cabor lain di luar 11 cabor unggulan ini. Apalagi, Dispora Kaltim berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam membantu pengembangan, pembinaan, hingga fasilitas.

    “Pembinaan tentu perlu proses, waktu, sarana prasarana dan anggaran,” ungkapnya. “Tapi akan terus kami mulai dari usia dini dengan melakukan pendataan di tiap kabupaten/kota untuk didapatkan pembinaan secara sport science dan sport intellegence,” ulas Rasman. (tim/adv)

    Facebook Comments Box
    spot_img