September10 , 2026

    UU Nomor 40 Tahun 2009 Jadi Acuan Bidang Pengembangan Pemuda

    Related

    Kabut Asap Makin Pekat? Ini Tips Aman Berkendara dari Honda

    UNDAS.ID - Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan...

    Honda Kasih Diskon 20 Persen untuk Service Motor di AHASS

    UNDAS.ID - Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tidak hanya dirayakan...

    Hari Pelanggan Nasional: Honda Libatkan 1.600 Dealer untuk Manjakan Konsumen

    UNDAS.ID – Hari Pelanggan Nasional alias Harpelnas tahun ini...

    Salat Istisqa PWI Kaltim di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

    UNDAS.ID – Kemarau di Kalimantan Timur belum menunjukkan tanda-tanda...

    ARRC Sepang 2026: Rheza Danica Kejar 26 Pebalap hingga Podium

    UNDAS.ID – Asia Road Racing Championship (ARRC) Sepang menghadirkan...

    Share

    UNDAS, SAMARINDA – Kabid Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Mardareta, menyatakan UU No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan menjadi salah satu dasar sejumlah program yang dilaksanakan pihaknya. Dalam Bab I Ketentuan Umum, Pasal 1 Ayat 7 disebutkan, pengembangan kepemimpinan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi keteladanan, keberpengaruhan, serta penggerakan pemuda.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Di Ayat 8 kemudian tertulis, pengembangan kewirausahaan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi keterampilam dan kemandirian berusaha.

    Terakhir di Ayat 9, disebutkan jika pengembangan kepeloporan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi dalam merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan, dan memberikan jalan keluar atas pelbagai masalah.

    Makanya, ujar Mardareta, pelaksanaan kepemudaan itu dilakukan dengan tiga tahap. Yakni penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan. “Penyadaran itu maksudnya kami sadarkan dulu bahwa seseorang itu adalah pemuda. Setelah itu diberdayakanlah mereka. Makanya ada Bidang Pemberdayaan di sini. Pemberdayaan itu mereka yang punya aktivitas tertentu diberdayakan,” ujarnya.

    Bagi Mardareta, setelah diberdayakan dan diberi pemahaman fungsi sebagai pemuda, mereka lalu dikembangkan. “Pengembangan itu benar-benar ke pengembangan diri. Contohnya Pelatihan Kecakapan Hidup,” ucapnya.

    Dalam Pelatihan Kecakapan Hidup, mereka yang sebelumnya sekadar pemuda dan peserta, dibekali dengan skill. Misalnya, pelatihan skill infografis, videografi, fotografi,hingga barbershop. Rata-rata pemuda yang mengikuti Pelatihan Kecakapan Hidup ini dibekali selama 5 hari.

    “Nanti dapat setifikat,” ungkapnya. “Minimal mereka punya skill. Kalau bisa mereka berwirausaha dari skill yang mereka punya. Harapannya seperti itu,” ulas Mardareta. (tim/adv)

    Facebook Comments Box
    spot_img