Oktober28 , 2026

    UU Nomor 40 Tahun 2009 Jadi Acuan Bidang Pengembangan Pemuda

    Related

    Modifikator Kaltim Juara Nasional HMC 2026, Scoopy dan Vario 125 Jadi Andalan

    UNDAS.ID – Modifikator asal Kalimantan Timur kembali menorehkan prestasi...

    Final Battle HMC 2026: Ini Para Jawara Modifikasi Honda

    UNDAS.ID – Honda Modif Contest (HMC) 2026 menetapkan tiga...

    Honda Bikers Day 2026 Kumpulkan 32.214 Bikers, Donasi Rp50 Juta

    UNDAS.ID – Honda Bikers Day (HBD) 2026 berhasil menyatukan...

    Honda Africa Twin Tampil Makin Gagah, Hadir Warna Baru Grand Prix Red

    UNDAS.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran...

    Modifikator Samarinda Siap Bersaing di Final Battle HMC 2026

    UNDAS.ID – Modifikator asal Kalimantan Timur bersiap menunjukkan kreativitasnya...

    Share

    UNDAS, SAMARINDA – Kabid Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Mardareta, menyatakan UU No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan menjadi salah satu dasar sejumlah program yang dilaksanakan pihaknya. Dalam Bab I Ketentuan Umum, Pasal 1 Ayat 7 disebutkan, pengembangan kepemimpinan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi keteladanan, keberpengaruhan, serta penggerakan pemuda.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Di Ayat 8 kemudian tertulis, pengembangan kewirausahaan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi keterampilam dan kemandirian berusaha.

    Terakhir di Ayat 9, disebutkan jika pengembangan kepeloporan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi dalam merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan, dan memberikan jalan keluar atas pelbagai masalah.

    Makanya, ujar Mardareta, pelaksanaan kepemudaan itu dilakukan dengan tiga tahap. Yakni penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan. “Penyadaran itu maksudnya kami sadarkan dulu bahwa seseorang itu adalah pemuda. Setelah itu diberdayakanlah mereka. Makanya ada Bidang Pemberdayaan di sini. Pemberdayaan itu mereka yang punya aktivitas tertentu diberdayakan,” ujarnya.

    Bagi Mardareta, setelah diberdayakan dan diberi pemahaman fungsi sebagai pemuda, mereka lalu dikembangkan. “Pengembangan itu benar-benar ke pengembangan diri. Contohnya Pelatihan Kecakapan Hidup,” ucapnya.

    Dalam Pelatihan Kecakapan Hidup, mereka yang sebelumnya sekadar pemuda dan peserta, dibekali dengan skill. Misalnya, pelatihan skill infografis, videografi, fotografi,hingga barbershop. Rata-rata pemuda yang mengikuti Pelatihan Kecakapan Hidup ini dibekali selama 5 hari.

    “Nanti dapat setifikat,” ungkapnya. “Minimal mereka punya skill. Kalau bisa mereka berwirausaha dari skill yang mereka punya. Harapannya seperti itu,” ulas Mardareta. (tim/adv)

    Facebook Comments Box
    spot_img