Maret10 , 2026

    Teknik Pengereman Motor yang Tepat untuk Menghindari Ban Terkunci dan Slip

    Related

    Honda Community Tebar Kebaikan Ramadan di Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda – Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk...

    Dramatis! Bintang Pranata Sukma Podium di Moto4 Asia Cup

    UNDAS.ID, Buriram, Thailand - Pebalap muda Indonesia menunjukkan performa...

    Jangan Abaikan! 8 Cara Perawatan Motor Saat Puasa Biar Tak Tekor di Jalan

    UNDAS.ID, Samarinda - Perawatan sepeda motor saat puasa menjadi...

    Dramatis! Sengit IM4AC 2026 Buriram, Bintang Pranata Sukma Rebut Podium

    UNDAS.ID, Buriram, Thailand - Atmosfer panas Idemitsu Moto4 Asia...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Salah satu cara untuk menjaga keselamatan berkendara adalah dengan melakukan pengereman yang tepat. Namun, masih banyak pengendara sepeda motor yang melakukan kebiasaan berbahaya, yaitu menempatkan jari di tuas rem depan saat berkendara. Kebiasaan ini ternyata bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

    Fajrin Nur Huda, Safety Riding Instructor dari Astra Motor Kaltim 2, menjelaskan bahwa teknik pengereman dengan menempatkan jari di tuas rem depan saat berkendara bisa sangat berbahaya. Saat dalam kondisi panik, otak cenderung merespons secara refleks dengan menarik rem depan sekuat mungkin, bahkan sebelum tuas gas sepenuhnya tertutup. Kondisi ini dapat menyebabkan motor tetap melaju meski rem depan sudah ditarik, yang pada akhirnya membuat pengereman menjadi tidak optimal.

    “Jika pengendara dalam situasi panik, sering kali jari yang standby di tuas rem depan langsung menariknya, padahal tuas gas belum sepenuhnya dilepas. Ini bisa mengakibatkan motor tetap melaju dan pengereman menjadi tidak efektif,” jelas Fajrin.

    Ia menambahkan bahwa risiko ini lebih besar pada kecepatan rendah di bawah 30 km/jam. Saat rem depan digunakan terlalu kuat dalam kecepatan rendah, ban depan bisa terkunci, menyebabkan motor tergelincir atau pengendara jatuh.

    Untuk menghindari situasi seperti ini, Fajrin menyarankan teknik pengereman agar pengendara sepeda motor membiasakan diri menggunakan kombinasi rem depan dan belakang, terutama saat melaju dengan kecepatan 30-80 km/jam.

    “Pengendara motor harus membiasakan diri dengan kendaraannya dan selalu memperhatikan keselamatan berkendara. Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah menempatkan jari di tuas rem depan. Sebaiknya genggam penuh grip motor untuk tetap #Cari_Aman selama di jalan,” tutup. (red)

    Facebook Comments Box
    spot_img