Juli22 , 2026

    Akhmed Reza Fachlevi Soroti Kejadian Kebakaran di PT KFI

    Related

    Wakili Astra Motor Kaltim 2, Hefrin dan Bagus Tantang Teknisi Terbaik Honda se-Indonesia

    UNDAS.ID, Samarinda - Komitmen meningkatkan kualitas layanan purna jual...

    Noor Hikmah Masuk Top 6 Kontes Layanan Honda Nasional 2026

    UNDAS.ID, Samarinda - Komitmen menghadirkan layanan Honda yang semakin...

    Rayakan HUT ke-56, Astra Motor Gelar Donor Darah Serentak di 12 Provinsi

    UNDAS.ID, Semarang - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56,...

    Usia 56 Tahun, Astra Motor Perkuat Komitmen Hijau dengan Solar PV 40 kWp

    UNDAS.ID, Semarang - Komitmen menghadirkan energi terbarukan terus diperkuat...

    Share

    UNDAS.ID, Samarinda – Akhmed Reza Fachlevi, Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, menyoroti kinerja PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) setelah perusahaan nikel tersebut kembali mengalami kebakaran pada Kamis (16/5/2024), yang mengakibatkan tiga pekerja mengalami luka bakar ringan.

    Kebakaran ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada tahun 2023, kebakaran serupa di PT KFI menyebabkan dua korban, dengan satu di antaranya meninggal dunia. Dalam insiden terbaru, video yang beredar di masyarakat menunjukkan ledakan-ledakan besar dan kobaran api pada Sabtu (18/5/2024) dini hari, yang menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar.

    Pria yang disapa Reza ini, berharap manajemen PT KFI atau Smelter Nikel di Sanga-sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk mengambil langkah-langkah konkret dan proaktif dalam meningkatkan keselamatan kerja dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan tersebut.

    “Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua karena insiden seperti ini sudah beberapa kali terjadi, baik kecelakaan kerja maupun kebakaran,” tegas Reza.

    Ia juga menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem K3 di smelter tersebut. Evaluasi ini mencakup pemeriksaan kelengkapan fasilitas proteksi kebakaran, pelatihan prosedur keselamatan kerja bagi para pekerja, dan penerapan langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja yang lebih ketat.

    “Dengan demikian, diharapkan insiden kebakaran dan kecelakaan kerja yang terjadi sebelumnya bisa dihindari, dan lingkungan kerja di Smelter Nikel menjadi lebih aman dan kondusif bagi seluruh pekerja,” tandasnya. (*)

    Facebook Comments Box
    spot_img