Juli28 , 2026

    IKN, Bahri Ingatkan Daya Saing Pemuda

    Related

    Juara 1 Nasional! Astra Motor Kalimantan Timur 2 Sabet Best Main Dealer AHM-TSC 2026

    UNDAS.ID, Cikarang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Astra Motor...

    Intip Jagoan Astra Motor Kaltim 2 di Astra Honda Instructors Competition 2026

    UNDAS.ID, Samarinda - Tujuh insan terbaik Astra Motor Kalimantan...

    45 Polisi Cilik Ikuti Edukasi Keselamatan Berkendara di Hari Anak Nasional

    UNDAS.ID, Samarinda - Momentum Hari Anak Nasional dimanfaatkan untuk...

    Safety Riding Camp 2026 Cetak Agen Keselamatan Berkendara dari Seluruh Indonesia

    UNDAS.ID, Samarinda - Upaya membangun budaya keselamatan berkendara di...

    Share

    UNDAS, SAMARINDA – Kabid Pemberdayaan Pemuda, Dispora Kaltim, Bahri, mengajak para pemuda untuk aktif berpartisipasi dalam pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan Dispora Kaltim. Langkah itu diambil sebagai respons terhadap arus masuknya SDM dan investasi ke IKN yang akan menciptakan tantangan sekaligus peluang baru bagi generasi muda di Kaltim.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Dia menekankan pentingnya pelatihan tersebut sebagai sarana guna meningkatkan keterampilan dan daya saing pemuda. “Ini kesempatan pemuda untuk mandiri. Lulus SMA atau kuliah nantinya bisa membiayai hidup mereka sendiri. Hadirnya IKN akan persaingan hidup akan lebih ketat,” ujarnya.

    Pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan Dispora Kaltim, ungkap Bahri, mencakup berbagai bidang. Mulai dari tata rias kecantikan, tata busana, kayu atau mebel, dan barbershop. “Semua dirancang untuk mempersiapkan pemuda dalam menghadapi tantangan di dunia kerja dan kewirausahaan,” ucapnya.

    Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan pemuda yang siap bersaing di era yang semakin dinamis. Namun, Bahri mengingatkan, kehadiran IKN membawa potensi lapangan kerja yang luas, sehingga pemuda perlu mengambil langkah proaktif untuk memanfaatkan peluang tersebut. Melalui pelatihan-pelatihan itu, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya siap beradaptasi, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan daerah.

    “Saya berharap mereka benar-benar menyimak di setiap pelatihan itu. Semua sama, apabila tekun akan berbuah baik. Apapun yang diajarkan oleh narasumber dipahami. Mereka harus bersaing, otak itu sama saja, bedanya hanya diasah atau tidaknya,” tutup Bahri. (tim/adv)

    Facebook Comments Box
    spot_img