Maret15 , 2026

    Selamat Jalan Bunda Iffet, Ibu dan Penjaga Cinta di Balik Slank

    Related

    Astra Motor Kaltim 2 Pererat Silaturahmi Media Lewat Bukber di Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda - Ramadan selalu menghadirkan ruang untuk berbagi...

    Seno Aji Sebut Wartawan Ujung Tombak Informasi Pembangunan di Kaltim

    UNDAS.ID, Samarinda – Wartawan Kaltim berkumpul dalam kegiatan silaturahmi...

    Sahur On The Road Samarinda Bagikan 3.800 Paket Sahur untuk Warga

    UNDAS.ID, Samarinda – Semangat berbagi mewarnai kegiatan Sahur On...

    Rolling City hingga Hijab Class Warnai Hijabers Serenity Ride

    UNDAS.ID, Samarinda – Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali...

    Share

    UNDAS.ID, Jakarta — Dunia musik Indonesia berduka. Bunda Iffet, sosok yang selama puluhan tahun menjadi ibu, manajer, sekaligus pelindung bagi grup musik legendaris Slank, meninggal dunia pada Sabtu malam, 26 April 2025, pukul 22.42 WIB di usia 87 tahun.

    Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Natascha Satriaji, istri vokalis Slank, Kaka, melalui unggahan di Instagram Story akun @nataschaule. Dalam unggahannya, Natascha membagikan foto peralatan medis terakhir yang digunakan Bunda Iffet sebelum menghembuskan napas terakhir.

    “Terima kasih Bunda Iffet yang selalu ada untuk kami. Innalillahiwainnailaihirojiun,” tulis Natascha, mengungkapkan rasa kehilangan mendalam.

    Ucapan belasungkawa juga datang dari gitaris Slank, Abdee Negara. Melalui akun Instagram @abdeenegara, ia menulis singkat namun penuh makna, “Dari kami yang berdukacita.”

    Sosok Sentral di Balik Slank

    Iffet Veceha Sidharta nama lengkapnya, bukan hanya ibu kandung dari Bimbim Slank, melainkan juga manajer dan figur sentral di balik kesuksesan Slank. Ia berperan besar menjaga perjalanan karier dan kehidupan pribadi para personel, terutama saat menghadapi masa-masa kelam, seperti perjuangan mereka melawan ketergantungan narkoba di era 90-an.

    Perannya yang penuh kasih namun tegas, membuat Bunda Iffet dihormati sebagai “ibu” oleh seluruh anggota Slank. Kisah perjuangannya bersama Slank bahkan diabadikan dalam sebuah memoar berjudul “Rock ‘n Roll Mom” yang menggambarkan pengabdiannya dalam mendampingi anak-anak Slank melewati suka dan duka.

    Perjalanan Terakhir

    Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Bunda Iffet sempat menurun dan ia dirawat intensif di rumah sakit sejak 22 April 2025. Bimbim, sang putra, sempat mengabarkan tentang kondisi tersebut kepada media.

    “Tolong doain ya. Bunda sekarang lagi di rumah sakit, lagi drop dan butuh recovery panjang,” ujar Bimbim pada 24 April lalu di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

    Jenazah Bunda Iffet disemayamkan di rumah duka yang terletak di Jalan Potlot 3 No.14, Duren Tiga — markas besar Slank yang sarat sejarah. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, pada Minggu, 27 April 2025. (*)

    Facebook Comments Box
    spot_img