Beranda blog Halaman 66

    Teknik Pengereman Motor yang Tepat untuk Menghindari Ban Terkunci dan Slip

    0
    Teknik Pengereman
    Tips #Cari_Aman saat naik motor dengan menghindari posisi jari tangan standby di tuas rem ala Astra Motor Kaltim 2. (esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Salah satu cara untuk menjaga keselamatan berkendara adalah dengan melakukan pengereman yang tepat. Namun, masih banyak pengendara sepeda motor yang melakukan kebiasaan berbahaya, yaitu menempatkan jari di tuas rem depan saat berkendara. Kebiasaan ini ternyata bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

    Fajrin Nur Huda, Safety Riding Instructor dari Astra Motor Kaltim 2, menjelaskan bahwa teknik pengereman dengan menempatkan jari di tuas rem depan saat berkendara bisa sangat berbahaya. Saat dalam kondisi panik, otak cenderung merespons secara refleks dengan menarik rem depan sekuat mungkin, bahkan sebelum tuas gas sepenuhnya tertutup. Kondisi ini dapat menyebabkan motor tetap melaju meski rem depan sudah ditarik, yang pada akhirnya membuat pengereman menjadi tidak optimal.

    “Jika pengendara dalam situasi panik, sering kali jari yang standby di tuas rem depan langsung menariknya, padahal tuas gas belum sepenuhnya dilepas. Ini bisa mengakibatkan motor tetap melaju dan pengereman menjadi tidak efektif,” jelas Fajrin.

    Ia menambahkan bahwa risiko ini lebih besar pada kecepatan rendah di bawah 30 km/jam. Saat rem depan digunakan terlalu kuat dalam kecepatan rendah, ban depan bisa terkunci, menyebabkan motor tergelincir atau pengendara jatuh.

    Untuk menghindari situasi seperti ini, Fajrin menyarankan teknik pengereman agar pengendara sepeda motor membiasakan diri menggunakan kombinasi rem depan dan belakang, terutama saat melaju dengan kecepatan 30-80 km/jam.

    “Pengendara motor harus membiasakan diri dengan kendaraannya dan selalu memperhatikan keselamatan berkendara. Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah menempatkan jari di tuas rem depan. Sebaiknya genggam penuh grip motor untuk tetap #Cari_Aman selama di jalan,” tutup. (red)

    Facebook Comments Box

    Siswa MAN 1 Samarinda Juarai AHM Best Student 2024

    0
    MAN 1 Samarinda
    M. Uwais Al-Qarani sebagai salah satu peserta dari MAN 1 Samarinda saat sesi presentasi dihadapan juri AHM Best Student 2024 tingkat Regional pada selasa (10/09) lalu.. (Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Muhammad Uwais Al-Qarani, siswa MAN 1 Samarinda, berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Astra Honda Motor Best Students (AHM Best Student) 2024 tingkat Regional Kalimantan Timur 2. Ajang bergengsi yang digelar oleh Astra Motor Kaltim 2 bersama PT Astra Honda Motor (AHM) ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda dalam membangun bangsa.

    Dengan tema “Muda Berkarya Majukan Bangsa”, AHM Best Student 2024 berhasil menjaring ratusan peserta dari berbagai SMA/MA sederajat di Kalimantan Timur. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, lima finalis dengan ide-ide terbaik yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) berhasil melaju ke tahap akhir.

    Uwais berhasil memukau para juri dengan karya inovasinya yang berjudul “SUNMORI – Nusantara Memorie’s Riddle”. Karya ini merupakan sebuah platform edukasi yang bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.

    “Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Kaltim 2 terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terlebih dalam bidang pendidikan lewat program AHM Best Student yang telah diselenggarakan sejak 22 tahun lalu,” ujar Darma Wijaya, Region Head Astra Motor Kaltim 2.

    Darma menambahkan bahwa AHM Best Student merupakan salah satu bentuk komitmen Astra Motor Kaltim 2 dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia. “AHM Best Student ini diharap dapat menjadi ruang bagi siswa-siswa SMA sederajat untuk dapat meningkatkan semangat berinovasi guna melahirkan generasi muda yang unggul dan peduli terhadap kemajuan bangsa Indonesia melalui beragam inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” tukasnya.

    Para pemenang AHM Best Student tingkat regional akan melaju ke tahap nasional yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang. Mereka akan bersaing dengan para finalis dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperebutkan gelar juara nasional.

    Berikut daftar Juara AHM Best Student 2024 Tingkat Regional Kaltim 2

    Juara 1 : M. Uwais Al-Qarani dari MAN 1 Samarinda
    Juara 2 : A.Q.B Aritmatika dari SMAS IT Daarul Hikmah Boarding School Bontang
    Juara 3 : Sarah Afifah Ramadhani dari SMK Negeri 5 Samarinda

    (red)

    Facebook Comments Box

    Jokowi Resmi Membuka MTQ Nasional XXX di Samarinda, Tampilkan Inovasi Digital

    0
    MTQ Nasional XXX

    UNDAS.ID, Samarinda – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXX di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu malam, 8 September 2024. Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Presiden Jokowi yang hadir mengenakan pakaian adat Kutai, didampingi oleh Ibu Negara, Iriana.

    Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Samarinda menjadi tuan rumah MTQ pertama kali 48 tahun lalu, dan kini penyelenggaraan acara ini sudah jauh lebih baik. Ia mengapresiasi adanya berbagai inovasi baru yang diterapkan dalam MTQ kali ini, termasuk penggunaan teknologi digital seperti aplikasi e-MTQ, e-Makro, dan e-Skoring.

    “Saya berharap, yang terpenting selain penyelenggaraan MTQ yang berkualitas, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an juga semakin kokoh dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya,” ungkap Presiden.

    Jokowi juga menyoroti pentingnya pegangan moral yang kuat di tengah era digital saat ini, di mana informasi mudah diakses melalui media sosial dan platform online. Ia menekankan bahwa setiap individu kini bisa berperan seperti wartawan tanpa adanya kontrol editorial, sehingga penting untuk mampu memilah informasi yang baik dan benar.

    “Kita harus mampu menyaring berita yang benar dan bermanfaat. Di sinilah peran agama menjadi pegangan moral yang kuat, dan MTQ berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual bangsa,” kata Jokowi.

    Presiden Jokowi juga memberikan pesan khusus kepada para peserta yang mengikuti MTQ Nasional XXX di Samarinda tahun ini. Ia berharap partisipasi mereka membawa manfaat bagi pengembangan syiar dan penyebaran nilai-nilai agama Islam di Indonesia.

    “Semoga keikutsertaan dalam MTQ ini menjadi langkah penting dalam menyebarluaskan ajaran Al-Qur’an serta memperkuat akhlak bangsa demi kemajuan negara,” tuturnya. (red)

    Facebook Comments Box

    Sejarah MTQ di Indonesia dan Tujuannya

    0
    Sejarah MTQ
    MTQ Nasional ke-30 akan di gelar di Samarinda, Kalimantan Timur mulai 6 hingga 16 September 2024. (Foto: Antara)

    UNDAS.ID, Samarinda – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) adalah ajang perlombaan membaca Al-Qur’an dengan sentuhan seni yang diadakan di Indonesia, terutama dalam lingkungan pesantren, sekolah Islam, dan komunitas Muslim. MTQ bertujuan untuk mengagungkan Al-Qur’an serta menggali nilai-nilai luhur di dalamnya agar menjadi pedoman hidup umat Islam. Acara ini dikenal sebagai festival keagamaan nasional yang mempertemukan para penghafal dan pembaca Al-Qur’an dari berbagai daerah.

    Secara teknis, MTQ melombakan seni membaca Al-Qur’an dengan aturan dan teknik yang dikenal sebagai Qira’at. Teknik ini memerlukan keterampilan khusus dalam melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan irama tertentu yang diajarkan oleh guru mengaji. Melalui MTQ, seni membaca Al-Qur’an semakin populer di kalangan umat Muslim.

    Sejarah MTQ di Indonesia dan Perkembangannya

    Merangkum dari berbagai sumber, MTQ pertama kali diadakan pada tahun 1968 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan hanya memperlombakan tilawah (pembacaan) untuk kategori dewasa. Pada acara tersebut, Qari Ahmad Syahid dari Jawa Barat dan Muhammadong dari Sulawesi Selatan muncul sebagai pemenang pertama. Kesuksesan penyelenggaraan MTQ pertama mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melanjutkan tradisi ini.

    MTQ kedua diselenggarakan di Banjarmasin pada tahun 1969, diikuti oleh MTQ ketiga yang diadakan di Jakarta pada tahun 1970 dengan acara yang lebih meriah. Sejak itu, MTQ mulai dikenal luas oleh umat Muslim di seluruh Indonesia.

    Kini, MTQ tidak hanya melombakan tilawah, tetapi juga berbagai cabang lain, seperti Tahfizh Qur’an (menghafal Al-Qur’an), Fahmil Qur’an (pemahaman Al-Qur’an), Syarhil Qur’an (syarahan Al-Qur’an), Khattil Qur’an (kaligrafi Al-Qur’an), dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Seiring perkembangan dunia Islam, MTQ terus bertransformasi menjadi ajang yang menginspirasi banyak kalangan untuk mendalami dan mengagungkan Al-Qur’an.

    Daftar Penyelenggaraan MTQ Nasional

    Berikut adalah daftar tahun dan tempat penyelenggaraan MTQ Nasional sejak pertama kali diadakan:

    1968: Kota Makassar, Sulawesi Selatan
    1969: Bandung, Jawa Barat
    1970: Banjarmasin, Kalimantan Selatan
    1971: Medan, Sumatra Utara
    1972: Jakarta, DKI Jakarta
    1973: Mataram, Nusa Tenggara Barat
    1974: Surabaya, Jawa Timur
    1975: Palembang, Sumatera Selatan
    1976: Samarinda, Kalimantan Timur
    1977: Manado, Sulawesi Utara
    1979: Semarang, Jawa Tengah
    1981: Banda Aceh, Aceh
    1983: Padang, Sumatra Barat
    1985: Pontianak, Kalimantan Barat
    1988: Bandar Lampung, Lampung
    1991: Yogyakarta, DIY Yogyakarta
    1994: Pekanbaru, Riau
    1997: Jambi, Jambi
    2000: Palu, Sulawesi Tengah
    2003: Palangkaraya, Kalimantan Tengah
    2006: Kendari, Sulawesi Tenggara
    2008: Serang, Banten
    2010: Bengkulu, Bengkulu
    2012: Ambon, Maluku
    2014: Batam, Kepulauan Riau
    2016: Mataram, Nusa Tenggara Barat
    2018: Medan-Deli Serdang, Sumatera Utara
    2020: Padang-Padang Pariaman, Sumatera Barat
    2022: Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
    2024: Samarinda, Kalimantan Timur

    MTQ menjadi salah satu ajang nasional yang turut mempererat persatuan umat Islam di Indonesia sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai kitab suci. (red)

    Facebook Comments Box

    Kaltim Siap Gelar MTQ Nasional XXX, BKPRMI Dukung Penuh

    0
    MTQ Nasional
    Akhmed Reza Fachlevi, Ketua Umum DPW BKPRMI Kalimantan Timur.

    UNDAS.ID, Samarinda – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXX akan segera digelar di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 6-16 September 2024. Ajang bergengsi ini akan diikuti oleh 1.998 peserta dari 35 provinsi di seluruh Indonesia.

    Akhmed Reza Fachlevi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltim, menyambut antusias penyelenggaraan MTQ Nasional ini. Ia mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk memberikan dukungan penuh terhadap event akbar tersebut.

    “MTQ Nasional bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan syiar Islam dan mendekatkan diri pada Al-Quran,” ujar Reza.

    Sebagai tuan rumah, Kaltim diharapkan mampu menunjukkan potensi dan kekompakan masyarakatnya dalam menyambut tamu dari berbagai daerah. Reza optimis, pada acara kali ini akan menjadi ajang yang membanggakan bagi Kaltim dan memberikan dampak positif bagi perkembangan umat Islam di Indonesia.

    Fokus pada Pembinaan generasi muda

    Reza juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda dalam bidang keagamaan. Melalui MTQ Nasional, diharapkan generasi muda dapat lebih mencintai Al-Quran dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    “Kita harus terus mendorong generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan, salah satunya melalui MTQ ini,” tambah Reza.

    Harapan Besar untuk Kafilah Kaltim

    Sebagai putra daerah, Reza turut memberikan semangat kepada kafilah Kaltim yang akan berlaga di MTQ Nasional. Ia berharap para peserta dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional.

    “Saya yakin, dengan persiapan yang matang dan dukungan dari seluruh masyarakat, kafilah Kaltim mampu meraih prestasi gemilang,” ungkapnya.

    Sejarah MTQ Nasional dan Perkembangannya

    MTQ sendiri merupakan ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an yang telah menjadi tradisi penting bagi umat Islam di Indonesia. MTQ pertama kali dicetuskan pada tahun 1940 dengan terbentuknya Jami’iyyatul Qurro wal Huffadz, organisasi yang didirikan oleh Nahdlatul Ulama, organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia.

    Sejarah resmi MTQ dimulai pada tahun 1968 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang saat itu hanya menyelenggarakan lomba tilawah untuk kategori dewasa. Pada kesempatan tersebut, Qari Ahmad Syahid dari Jawa Barat dan Muhammadong dari Sulawesi Selatan keluar sebagai pemenang. Kesuksesan penyelenggaraan MTQ pertama ini membawa antusiasme untuk terus melanjutkan ajang ini secara nasional. (red)

    Facebook Comments Box

    Akhmed Reza Fachlevi Resmi Dilantik Jadi DPRD Kaltim, Terus Perjuangkan Aspirasi Rakyat

    0
    Akhmed Reza Fachlevi
    Akhmed Reza Fachlevi.

    UNDAS.ID, Samarinda – Akhmed Reza Fachlevi, yang kembali terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk periode 2024-2029, resmi dilantik hari ini di gedung DPRD Kaltim, Samarinda. Dijumpai usai pelantikan, Reza menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong kemajuan pembangunan di Kaltim.

    “Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan pelantikan anggota DPRD Provinsi Kaltim untuk periode 2024-2029. Kami optimis bahwa anggota DPRD periode ini akan memberikan kontribusi terbaik untuk pembangunan Kalimantan Timur,” ujar Reza, yang kini memasuki periode kedua sebagai legislator di tingkat provinsi.

    Reza menambahkan bahwa masih ada banyak tugas dari periode sebelumnya yang perlu diselesaikan, dan ia berkomitmen untuk menuntaskannya bersama anggota DPRD yang baru. “Pada periode ini, kami akan bersinergi dengan pemerintah provinsi Kaltim, termasuk dengan badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelasnya.

    Reza juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah dalam menghadapi tantangan pembangunan, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur. Ia menekankan bahwa kebijakan yang diambil harus mampu mengatasi potensi kesenjangan sosial yang mungkin muncul.

    Selain itu, Reza menggarisbawahi beberapa bidang yang memerlukan perhatian khusus, seperti pendidikan dan pelayanan publik. “Masih banyak daerah di Kalimantan Timur yang tertinggal, terutama dalam hal pendidikan. Banyak sekolah di pelosok dan daerah terpencil yang masih memerlukan perhatian lebih,” ungkapnya.

    Tidak hanya itu, Reza juga menekankan pentingnya peningkatan perhatian terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, pemerintah harus memberikan ruang dan kesempatan lebih kepada penyandang disabilitas untuk berkontribusi dalam masyarakat, termasuk dalam hal lapangan pekerjaan. “Mereka perlu dihargai dan didukung dengan kebijakan yang memadai,” tambahnya.

    Pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, juga menjadi sorotan Reza. Ia mengangkat masalah yang masih dihadapi oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie, seperti isu insentif tenaga medis. Reza menyatakan keyakinannya bahwa dengan sinergi yang baik antara DPRD dan pemerintah provinsi, masalah-masalah ini dapat diatasi demi kemajuan daerah.

    Dengan kehadiran IKN di Kalimantan Timur, Reza berharap pembangunan di wilayah ini akan semakin pesat. “Kami berharap dengan adanya IKN, pembangunan di Kalimantan Timur bisa lebih maju dan merata,” ujarnya.

    Reza juga menyampaikan harapannya agar pelantikan anggota DPRD Kaltim periode 2024-2029 ini dapat membawa perubahan positif dan mempercepat pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Timur. “Dengan komitmen kuat dari seluruh anggota DPRD, kami optimistis bahwa aspirasi masyarakat akan diperjuangkan demi kemajuan daerah,” tutupnya. (red)

    Facebook Comments Box

    Jejak Karir Akhmed Reza Fachlevi: Dari DPRD Kota Samarinda Hingga DPRD Kaltim

    0
    Akhmed Reza Fachlevi
    Akhmed Reza Fachlevi dijumpai awak media usai dilantik. (Santi)

    UNDAS.ID, Samarinda – Dengan mengenakan peci dan jas hitam, Akhmed Reza Fachlevi, pria kelahiran Samarinda pada 26 November 1990, resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin, 2 September 2024. Momen ini turut dihadiri oleh istrinya, Syarifah Hilda Sofia Lianti Al Habsyi, yang menemani Reza dalam perjalanan karir politiknya.

    Putra pasangan Drs H Tajjudin Noor, MM, dan Hj Erma Suryani, M.S, ini berhasil menorehkan perjalanan karir yang cemerlang dalam dunia politik lokal. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Kota Samarinda, Reza melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda.

    Karir politik Reza dimulai pada tahun 2014, ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Samarinda. Meski baru memasuki dunia politik, kinerjanya selama lima tahun di DPRD Kota Samarinda mendapatkan apresiasi yang luas dari masyarakat. Prestasi ini membuka jalan bagi Reza untuk melangkah ke tingkat provinsi, dan pada tahun 2024, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur.

    Keberhasilannya dalam memenangkan hati masyarakat tak lepas dari dukungan dan doa orang tuanya. Ayah Reza, Drs H Tajjudin Noor, MM, yang pernah menjabat sebagai Camat Marang Kayu dan Camat Tenggarong, menjadi inspirasi utama bagi Reza untuk terjun ke dunia politik. “Pengalaman politik dan birokrasi ayah saya sangat berpengaruh dalam perjalanan karir saya,” ungkap Reza saat ditemui di sela-sela kesibukannya.

    Selain berkiprah di dunia politik, Reza juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia dipercaya untuk memimpin sejumlah cabang olahraga di Kalimantan Timur, termasuk sebagai Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), Ketua Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), serta Wakil Ketua III Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Tidak hanya itu, Reza juga menjabat sebagai Ketua Harian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur, Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR), dan pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (KBB-KT).

    Dukungan yang kuat dari keluarga, terutama dari ayahnya yang berpengalaman dalam dunia birokrasi, serta dedikasi dan kerja kerasnya, telah membawa Akhmed Reza Fachlevi ke posisi yang ia capai saat ini sebagai salah satu pemimpin muda di Kalimantan Timur. (red)

    Facebook Comments Box

    The Plasterz Tampil di SMKTRIFEST Bawakan Lagu Dewa 19 hingga Stand Here Alone

    0
    The Plasterz
    The Plasterz, Band Lokal Banjarbaru yang Bawa Lagu-Lagu Stand Here Alone. (Ist)

    UNDAS.ID, Banjarbaru — Dalam rangka memperingati hari jadi ke-20 SMK Negeri 3 Banjarbaru, band lokal The Plasterz turut ambil bagian dengan penampilan yang memukau pada acara This Our Celebration SMKTRIFEST yang digelar pada Sabtu (31/8).

    Band yang terdiri dari Fira dan Algaida sebagai vokalis, Finsa pada drum, Rasya sebagai bassist, serta Aji dan Adit pada gitar, menghidupkan suasana dengan membawakan sejumlah lagu dari berbagai genre.

    Tampil sekitar pukul 11.30 WITA, The Plasterz membawakan beberapa lagu yang sudah tidak asing lagi di telinga para penggemar musik pop punk. Fira, salah satu vokalis, menjelaskan alasan di balik pemilihan lagu-lagu yang mereka bawakan.

    “Kebanyakan dari kami memang suka dengan genre pop punk. Karena Stand Here Alone adalah band pop punk yang cukup dikenal, kami sepakat untuk membawakan lagu-lagu mereka,” ujar Fira saat dihubungi awak media ini melalui aplikasi pesan whatapps.

    The Plasterz
    Penampilan enerjik The Plasterz di hari Jadi SMK Negeri 3 Banjarbaru. (Ist)

    Dalam penampilannya, The Plasterz membawakan beberapa hits dari Stand Here Alone, seperti Kita Lawan Mereka, Wanita Masih Banyak, dan Hilang Harapan. Tidak hanya itu, mereka juga menampilkan salah satu lagu legendaris dari Dewa 19, Separuh Nafas.

    Fira mengungkapkan bahwa pemilihan lagu “Separuh Nafas” ini bukan tanpa alasan. Lagu ini adalah salah satu lagu yang kami mainkan saat pertama kali memulai debut kami,” tandasnya. (red)

    Facebook Comments Box

    Dari Samarinda ke Nasional: Modifikator Kalimantan Siap Bertarung di HMC 2024, Ini Daftar Pemenangnya

    0
    HMC 2024

    UNDAS.ID, Samarinda – Honda Modif Contest (HMC) 2024 Samarinda Series, ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Kalimantan Timur, berhasil digelar dengan sukses oleh Astra Motor Kaltim 2 bersama PT Astra Honda Motor (AHM) pada Minggu, 25 Agustus 2024.

    Darma Wijaya, Region Head Astra Motor Kaltim 2, menyatakan bahwa HMC 2024 Samarinda Series menjadi wadah penting bagi para modifikator di Kalimantan Timur untuk mengekspresikan kreativitas mereka. “Kami sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme para modifikator Kaltim yang telah mempersiapkan karya terbaiknya di event ini,” ungkap Darma.

    “Melalui HMC ini, kami berkomitmen untuk terus mendukung para modifikator berbakat di Kalimantan Timur dalam mewujudkan sepeda motor Honda impian mereka,” tandas.

    Berikut Daftar Pemenang Honda Modif Contest (HMC) 2024 Samarinda Series:

    Kategori Special Achievement

    • Best ADV 160: Andri (No. Peserta 021)
    • Best PCX 160: Sulung Hadi Wijaya (No. Peserta 047)
    • Best Fashion: Riduan (No. Peserta 067)
    • Best Regional Class: Indah Hariani S. (No. Peserta 088)
    • Content Creator Pick: Putri Vanessa (No. Peserta 011) & Sukriadi (No. Peserta 104)
    • Community Participants Pick: Kita Garage / Cb 150 x Samarinda
    • Best Fun Community Contest: Muhammad Akmal (No. Peserta 082)
    • Best Media Pick: Andri (No. Peserta 021)

    Kategori Utama

    Matic & Cub Stock / Bolt On:

    • Juara 1: Indah Hariani S. (No. Peserta 088)
    • Juara 2: Hendrik (No. Peserta 076)
    • Juara 3: Abi Rahman (No. Peserta 024)

    Matic & Cub Advance:

    • Juara 1: Riduan (No. Peserta 067)
    • Juara 2: Fifgiyanto (No. Peserta 013)
    • Juara 3: Aliyan Nur (No. Peserta 128)

    Matic & Cub Community Touring:

    • Juara 1: Andri (No. Peserta 021)
    • Juara 2: Ali Akbar Rabsanjani (No. Peserta 065)
    • Juara 3: Sapta Febriyanto (No. Peserta 086)

    Sport Community Touring:

    • Juara 1: Jumansyah (No. Peserta 107)
    • Juara 2: Roni Utomo (No. Peserta 074)
    • Juara 3: Fahrul Fauzi (No. Peserta 113)

    All Sport (Naked & Fairing):

    • Juara 1: Efendi Kurniawan Hariyanto (No. Peserta 066)
    • Juara 2: Diyah Palupi (No. Peserta 051)
    • Juara 3: M. Afwan J.A (No. Peserta 053)

    Show Off > 2006:

    • Juara 1: Muhammad Salman (No. Peserta 068)
    • Juara 2: Nita Safitri (No. Peserta 069)
    • Juara 3: Sukriadi (No. Peserta 104)

    All Stock & Advance < 2006:

    • Juara 1: Indra Wijaya Kasthan (No. Peserta 030)
    • Juara 2: Indra Wijaya Kasthan (No. Peserta 036)
    • Juara 3: Indra Wijaya Kasthan (No. Peserta 033)

    Racing Style:

    • Juara 1: Imran (No. Peserta 022)
    • Juara 2: Bayu Andika (No. Peserta 002)
    • Juara 3: Saharuddin (No. Peserta 081)

    FFA (Free For All):

    • Juara 1: Mardiansyah (No. Peserta 092)
    • Juara 2: Febrian (No. Peserta 117)
    • Juara 3: Mardiansyah (No. Peserta 117)

    (red)

    Facebook Comments Box

    Sukses Besar! HMC 2024 Samarinda Series Jadi Ajang Kreasi

    0
    HMC 2024 Samarinda

    UNDAS.ID, Samarinda – Honda Modif Contest (HMC) 2024 Samarinda Series, ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Kalimantan Timur, berhasil digelar dengan sukses oleh Astra Motor Kaltim 2 bersama PT Astra Honda Motor (AHM) pada Minggu, 25 Agustus 2024.

    Event yang berlangsung di halaman parkir GOR Segiri Samarinda ini menarik 128 modifikator lokal untuk bersaing dalam 9 kelas utama dan 6 kelas special achievement. Para peserta menampilkan beragam hasil modifikasi sepeda motor Honda dengan konsep yang fresh, fun, dan kreatif tanpa batasan.

    Kesuksesan acara ini semakin terasa dengan berbagai hiburan menarik yang disajikan sepanjang hari, dari pagi hingga malam, yang turut memeriahkan suasana bagi peserta dan pengunjung yang hadir.

    Darma Wijaya, Region Head Astra Motor Kaltim 2, menyatakan bahwa HMC 2024 Samarinda Series menjadi wadah penting bagi para modifikator di Kalimantan Timur untuk mengekspresikan kreativitas mereka. “Kami sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme para modifikator Kaltim yang telah mempersiapkan karya terbaiknya di event ini,” ungkap Darma.

    “Melalui HMC ini, kami berkomitmen untuk terus mendukung para modifikator berbakat di Kalimantan Timur dalam mewujudkan sepeda motor Honda impian mereka,” tambahnya.

    Darma juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan berharap mereka dapat tampil lebih baik lagi dalam Final Battle HMC 2024 yang akan datang. (red)

    Facebook Comments Box