Beranda blog Halaman 67

    Keindahan Pasir Putih dan Air Jernih Pulau Beras Basah Memikat Pengunjung

    0
    Pulau Beras Basah
    Destinasi wisata Pulau Beras Basah di Bontang. (foto: ist)

    UNDAS.ID – Benua Etam, julukan Kalimantan Timur, terkenal dengan hutan tropisnya yang lebat. Tapi tahukah kamu, di balik kekayaan alamnya, Benua Etam juga menyimpan surga tersembunyi yang tak kalah indah? Salah satunya adalah Pulau Beras Basah di Kota Bontang.

    Pulau Beras Basah, dengan pasir putihnya yang halus dan air lautnya yang jernih, bagaikan permata tersembunyi di pesisir Bontang. Konon, nama pulau ini berasal dari kisah unik. Dahulu kala, sebuah kapal Kesultanan Kutai yang membawa muatan beras karam di perairan dangkal. Beras yang tumpah dari kapal tersebut teronggok di atas air, menyerupai pulau kecil berpasir putih yang selalu basah.

    Menjelajahi pulau ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Perjalanannya dimulai dari pelabuhan Bontang dengan speedboat, melintasi laut biru yang jernih. Sepanjang perjalanan, kamu bisa menikmati panorama bawah laut yang menakjubkan dengan mata telanjang.

    Setibanya di pulau, kamu akan disambut oleh hamparan pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Berenang, snorkeling, dan bermain di pantai adalah aktivitas yang wajib dicoba di sini. Bagi pecinta fotografi, tempat ini menawarkan berbagai spot foto instagramable dengan latar belakang laut biru dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

    Keindahannya pun tak hanya terletak pada pantainya. Di sini, kamu juga bisa menemukan hutan mangrove yang masih terjaga. Menjelajahi hutan mangrove dengan perahu adalah cara yang seru untuk melihat berbagai jenis flora dan fauna yang unik.

    Jika kamu mencari ketenangan dan ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota, destinasi wisata ini adalah pilihan yang tepat. Pulau kecil ini menawarkan suasana yang tenang dan damai, jauh dari keramaian.

    Berkunjung ke Pulau Beras Basah tidak hanya akan memberikan pengalaman wisata yang tak terlupakan, tetapi juga membantu melestarikan surga tersembunyi di Benua Etam ini. (red)

    Facebook Comments Box

    Erau: Menelusuri Jejak Sejarah dan Budaya Kutai

    0
    Erau
    Tradisi adat erau yang ada di Tenggarong. (foto: KutaiKartanegara.com)

    UNDAS.ID – Erau, sebuah pesta budaya yang sarat makna dan tradisi, merupakan warisan budaya tertua di Indonesia. Berakar dari Kerajaan Kutai Kartanegara, tradisi ini telah dilestarikan sejak abad ke-13, menjadikannya sebuah permata budaya yang tak ternilai.

    Kata “Erau” dalam bahasa Kutai berarti ramai, hilir mudik, bergembira, dan berpesta ria. Awal mula tradisi ini terukir dalam sejarah saat putra tunggal petinggi negeri Jahitan Layar, Aji Batara Agung Dewa Sakti, berusia lima tahun.

    Upacara “tijak tanah” dan “mendi ke tepian” diadakan sebagai tanda bahwa sang anak diizinkan bermain di luar rumah. Seluruh rakyat pun bersuka cita, merayakan momen ini dengan hidangan dan hiburan selama 40 hari 40 malam.

    Kelak, anak kecil itu menjadi Raja Kutai Kartanegara pada awal abad ke-14. Sejak saat itu, ritual tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dalam upacara pengukuhan raja-raja baru.

    Salah satu ritual yang menarik perhatian adalah Upacara Beluluh. Upacara ini bertujuan untuk membersihkan Sultan dari unsur-unsur jahat. Dipimpin oleh Dewa dan Belian (shaman istana), ritual ini menghadirkan perempuan-perempuan berbusana kuning dan lelaki berhias unik, menari dan meluluhkan unsur jahat dengan bambu.

    Pada malam harinya, Belian dan Dewa menari mengelilingi rumbai-rumbai daun kelapa kering di halaman Kedaton, memohon izin dan berkah dari roh leluhur untuk kelancaran Erau. Upacara ini berlangsung selama tiga malam berturut-turut.

    Sementara itu, di tangga Kedaton, para prajurit berbusana hitam dengan tombak bersiaga untuk Upacara Bapelas. Di teras, keluarga Sultan menyambut tamu, dan di depan pintu masuk ruangan utama, para perempuan bertugas sebagai Pangkon, membawa tanaman dapur, melambangkan kesuburan dan kemakmuran.

    Erau bukan sekadar pesta rakyat, tetapi sebuah perjalanan budaya yang membawa kita menelusuri jejak sejarah dan tradisi Kerajaan Kutai Kartanegara. Keindahan ritualnya, kentalnya budaya, dan atmosfernya yang magis menjadikan Erau sebuah pengalaman yang tak terlupakan. (red)

    Facebook Comments Box

    Maldives versi Indonesia: Kepulauan Derawan Tawarkan Wisata Bahari yang Fantastis

    0
    Kepulauan Derawan
    Maldives versi Indonesia, Kepulauan Derawan Tawarkan Wisata Bahari yang Fantastis. (Foto: Indonesia Trip)

    UNDAS.ID Kalimantan Timur, yang terkenal dengan hutan tropisnya yang lebat, ternyata menyimpan surga tersembunyi yang tak kalah indah dengan wisata alam lainnya. Kepulauan Derawan, di Kabupaten Berau, adalah Maldives versi Indonesia yang menawarkan wisata bahari yang fantastis.

    Air laut di Derawan sangat jernih, menjadikannya tempat yang ideal untuk wisata taman bawah laut. Tak heran, banyak wisatawan dan penyelam kelas dunia yang datang ke sini untuk menikmati keindahan bawah lautnya.

    Selain wisata bahari, juga memiliki keunikan lain. Pulau-pulau kecil di sini menjadi habitat penting bagi berbagai spesies terumbu karang, hutan mangrove, dan satwa langka seperti penyu hijau dan penyu sisik.

    Menariknya lagi, Kepulauan Derawan menawarkan penginapan dan resort di pinggir pantai dengan harga yang lebih murah dibandingkan Maldives. Keren kan?

    Jika kamu mencari alternatif liburan yang terjangkau dengan pengalaman yang tak terlupakan, Kepulauan Derawan adalah pilihan yang tepat. Dengan biaya yang relatif murah, kamu bisa menikmati keindahan 4 pulau sekaligus, yaitu Pulau Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki. Jarak antar pulau yang berdekatan memungkinkan kamu untuk menjelajahinya dengan mudah menggunakan speedboat.

    Dilansir dari dispar.kaltimprov.go.id, secara geografis, tempat ini terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Raburabu, Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau Maratua dan Pulau Derawan serta beberapa gosong karang seperti gosong Muaras, gosong Pinaka, gosong Buliulin, gosong Masimbung, dan gosong Tababinga.

    Di Kepulauan Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun dan hutan bakau (hutan mangrove). Selain itu banyak spesies yang dilindungi berada di Kepulauan Derawan seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung (dugong), ikan barakuda dan beberapa spesies lainnya.

    Tunggu apa lagi? Yuk, masukkan Kepulauan Derawan ke dalam daftar destinasi wisata kamu. (red)

    Facebook Comments Box

    Karya-Karya Akira Toriyama yang Mengubah Dunia Manga dan Anime

    0
    Akira Toriyama
    Karya-Karya Akira Toriyama yang Mengubah Dunia Manga dan Anime. (foto: Image: Square Enix / Toei Animation / Shueisha)

    UNDAS.ID – Dunia manga dan anime telah kehilangan Akira Toriyama, seorang maestro yang dikenal sebagai pencipta Dragon Ball, Dr. Slump, dan sejumlah karya ikonik lainnya. Toriyama, yang mengembuskan napas terakhir pada 1 Maret 2024 lalu pada usia 68 tahun, dikabarkan meninggal karena pendarahan di sekitar otak.

    Kehilangan Toriyama meninggalkan kekosongan yang besar dalam industri manga. Namun, warisan karyanya tetap hidup dan memengaruhi banyak orang. Salah satu karyanya yang paling berkesan adalah Dragon Ball, yang telah mengukir namanya dalam sejarah. Ini adalah beberapa karya terkenal Akira Toriyama:

    1. Dr. Slump (1980-1985)
    Dr. Slump adalah manga komedi yang mengisahkan petualangan seorang ilmuwan eksentrik bernama Senbei Norimaki dan ciptaannya, Arale, seorang robot berbentuk gadis kecil dengan kekuatan super. Cerita yang menggemaskan ini memperkenalkan dunia pada gaya visual khas Toriyama dan dikenal karena humor yang menyegarkan. Serial ini muncul di Weekly Shonen Jump selama lima tahun, dari 1980 hingga 1984, dan menjadi bukti bakat komedi Toriyama.

    2, Dragon Ball (1984-1995)
    Dragon Ball adalah salah satu manga paling ikonik yang pernah ada. Mengisahkan petualangan Kakarot, seorang alien yang mencari Dragon Ball, bola mistis yang bisa mengabulkan keinginan. Dengan perpaduan seni bela diri, karakter alien yang unik, dan petualangan epik yang terinspirasi dari cerita-cerita klasik Tiongkok, Dragon Ball berhasil memukau khalayak dari berbagai usia dan diadaptasi menjadi anime yang sukses.

    3. Cowa! (1997–1998)
    Cowa! adalah manga shonen yang menarik tentang Paifu, seorang anak laki-laki dengan kekuatan super. Meskipun tidak sepopuler Dragon Ball, manga ini tetap dicintai oleh banyak penggemar karena humor dan aksi yang menghibur.

    4. Kajika (1998–1999)
    Kajika adalah kisah penebusan dosa dengan sentuhan khas Toriyama. Kisah ini mengikuti perjalanan Kajika, seorang yang terlahir dengan sifat jahat dan harus melakukan kebaikan untuk menebusnya. Dengan humor dan petualangan khasnya, Toriyama membungkus cerita ini dengan unik dan menarik.

    5. Sand Land (2000)
    Sand Land adalah cerita pasca-apokaliptik yang mengingatkan pada Mad Max, di mana kelompok pemberani berjuang melawan raja yang mengendalikan sumber air. Cerita ini baru-baru ini diadaptasi menjadi video game dan anime.

    6. Jaco the Galactic Patrolman (2013)
    Jaco the Galactic Patrolman adalah manga yang menampilkan unsur komedi tentang seorang ilmuwan pensiunan yang kehidupannya terbalik oleh kedatangan seorang polisi alien. Manga ini unik karena merupakan prekuel dari seri Dragon Ball, menampilkan dunia yang sama dengan Dragon Ball.

    Meskipun Toriyama telah tiada, warisan karyanya akan terus hidup dan memengaruhi generasi mendatang, seperti halnya karya-karyanya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya populer. (red)

    Facebook Comments Box

    Mengenali Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika: Dari Biji hingga Cita Rasa

    0
    Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika
    Memahami perbedaan kopi membantu Anda memilih sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. (foto: astronauts)

    UNDAS.IDUkuran Biji: Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika paling mudah terlihat adalah ukuran bijinya. Biji kopi Robusta lebih kecil, bulat, padat, dan kasar. Biji kopi Arabika lebih besar, lonjong, dan halus.

    Ketinggian Tempat Tanam: Kopi Arabika tumbuh di dataran tinggi (700-1.700 mdpl) dengan suhu 16-20°C. Kopi ini rentan hama dan penyakit, sehingga hanya tumbuh di daerah tertentu, seperti Afrika Tengah dan Timur, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara dan Selatan.

    Kopi Robusta lebih fleksibel, bisa ditanam di dataran rendah (400-700 mdpl) dengan suhu 21-24°C. Kopi ini tahan hama dan penyakit, sehingga tumbuh di banyak tempat, seperti Afrika Barat, Asia Tenggara, dan Asia Selatan.

    Aroma dan Cita Rasa: Kopi Robusta memiliki aroma khas gandum dan rasa pahit. Biji Robusta mentah beraroma kacang-kacangan.

    Kopi Arabika memiliki variasi rasa yang lebih banyak, dari lembut dan manis hingga tajam dan kuat, tergantung asal bijinya. Biji Arabika mentah beraroma buah-buahan manis. Kopi Arabika lebih asam daripada Robusta.

    Kadar Kafein: Kopi Robusta memiliki kadar kafein lebih tinggi (2,2%) daripada Arabika (1,2%).

    Manfaat Kesehatan: Kopi Robusta kaya antioksidan yang membantu menghilangkan stres oksidatif dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Mana yang Lebih Baik?

    Kopi Robusta dan Arabika sama-sama baik, dan memiliki penggemarnya masing-masing.

    Tips Memilih Kopi:

    Kopi Arabika: Pilih jika Anda ingin kopi dengan rasa lembut dan beragam.
    Kopi Robusta: Pilih jika Anda ingin kopi pekat dengan kafein tinggi.
    Kopi Blend: Pilih jika Anda ingin kopi kaya rasa dengan kafein sedang.

    Memahami perbedaan kopi membantu Anda memilih sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. (red)

    Facebook Comments Box

    Menjelajahi Keanekaragaman Kopi Indonesia, Dari Arabika yang Klasik hingga Liberika yang Unik

    0
    Kopi Indonesia
    Menjelajahi Keanekaragaman Kopi Indonesia, Dari Arabika yang Klasik hingga Liberika yang Unik. (ist)

    UNDAS.ID – Indonesia, surga bagi para pecinta kopi, menawarkan kekayaan rasa dan aroma kopi yang tiada tara. Dari dataran tinggi pegunungan hingga pesisir pantai, berbagai jenis kopi tumbuh subur dengan karakternya yang khas. Artikel ini akan membawa Anda menjelajahi empat jenis kopi utama di Indonesia: Arabika, Robusta, Liberika, dan Excelsa.

    1. Kopi Arabika: Sang Primadona dengan Cita Rasa Istimewa
    Kopi Indonesia
    Kopi Arabika. (foto: bhineka)

    Kopi Arabika, dikenal sebagai kopi klasik dengan rasa yang kompleks dan aroma yang memikat. Tumbuh di ketinggian 700-1700 meter di atas permukaan laut, kopi ini menawarkan rasa asam dan fruity yang khas. Di Indonesia, kopi Arabika terkenal dari daerah Toraja, Sumatera Utara, Aceh, dan Jawa.

    2. Kopi Robusta: Kekuatan Rasa Pahit yang Menggoda

    Kopi Indonesia
    Jenis Kopi Robusta. (foto: shope)

    Kopi Robusta, pilihan bagi penikmat kopi yang menyukai rasa pahit dan kadar kafein tinggi. Tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 400-700 meter, kopi ini menawarkan rasa earthy dan robusta yang kuat. Di Indonesia, kopi Robusta terkenal dari daerah Lampung, Dampit Malang, Flores, dan Jawa.

    3. Kopi Liberika: Si Unik dengan Aroma Khas

    Kopi Indonesia
    Kopi Liberika. (mhcoffee.co.id)

    Kopi Liberika, menawarkan sensasi kopi yang berbeda dengan aroma floral dan rasa smoky yang unik. Tumbuh di dataran rendah, kopi ini memiliki buah yang besar dengan dua biji kopi di dalamnya. Di Indonesia, kopi Liberika dapat ditemukan di daerah Jambi dan Bengkulu.

    4. Kopi Excelsa: Ketahanan dan Cita Rasa yang Menarik

    Kopi Indonesia
    Kopi Excelsa. (Fb adinurwanda66)

    Kopi Excelsa, pilihan ideal untuk dataran rendah dan lahan gambut. Tumbuh di ketinggian 0-750 meter, kopi ini tahan terhadap suhu tinggi dan kekeringan. Kopi Excelsa menawarkan rasa nutty dan fruity yang menarik. Di Indonesia, kopi Excelsa dapat ditemukan di daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi.

    Indonesia memiliki kekayaan kopi yang luar biasa dengan berbagai jenis kopi yang menawarkan rasa dan aroma yang unik. Jelajahi kopi-kopi Indonesia dan temukan kopi favorit Anda.

    Berikut beberapa tips dasar mengenali kopi:

    1. Apa perbedaan utama antara kopi Arabika dan Robusta?

    Kopi Arabika memiliki rasa yang lebih kompleks dan aroma yang lebih harum dibandingkan Robusta. Robusta memiliki rasa pahit yang lebih kuat dan kadar kafein yang lebih tinggi.

    2. Di mana tempat terbaik untuk membeli kopi di Indonesia?

    Anda dapat membeli kopi di berbagai tempat, seperti kedai kopi, toko online, dan pasar tradisional. Pastikan Anda memilih kopi yang sesuai dengan selera Anda.

    3. Bagaimana cara menyeduh kopi yang sempurna?

    Ada berbagai cara untuk menyeduh kopi, seperti dengan menggunakan French press, V60, atau moka pot. Pilihlah metode yang sesuai dengan peralatan dan preferensi Anda.

    4. Apa saja manfaat kesehatan dari kopi?

    Kopi dapat membantu meningkatkan fokus, konsentrasi, dan stamina. Kopi juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit Alzheimer, Parkinson, dan diabetes tipe 2.

    5. Apa saja tips untuk menyimpan kopi agar tetap segar?

    Simpan kopi di tempat yang kering, sejuk, dan kedap udara. Hindarkan kopi dari paparan sinar matahari langsung. (red)

    Facebook Comments Box

    Merawat Motor Saat Ngabuburit di Bulan Ramadhan

    0
    Merawat Motor

    UNDAS.ID – Bulan Ramadhan identik dengan tradisi ngabuburit, keliling kota mencari takjil. Bagi pengendara, merawat motor penting untuk memastikan kendaraan prima agar ngabuburit aman dan nyaman.

    Lucky Roberto, Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 2, mengingatkan agar pengendara rutin melakukan perawatan dan pemeriksaan motor. “Perawatan dan pemeriksaan rutin memastikan performa motor optimal saat dipakai ngabuburit atau beraktivitas sehari-hari,” tuturnya.

    Lebih baik lagi, lakukan perawatan di bengkel resmi AHASS. “Di sana, teknisi terlatih dan berpengalaman akan memeriksa dan menangani motor Anda dengan standar yang tinggi,” kata Lucky.

    Mengapa Perawatan Motor Penting?

    1. Keselamatan Pengendara: Perawatan yang baik membantu mencegah kegagalan rem, lampu, dan suspensi. Hal ini penting untuk keselamatan berkendara.

    2. Efisiensi Bahan Bakar: Mesin yang terawat lebih hemat bahan bakar. Perawatan rutin seperti ganti oli, filter udara, dan busi membantu mengoptimalkan pembakaran.

    3. Mencegah Kerusakan Lebih Lanjut: Perawatan rutin membantu mendeteksi masalah sejak dini. Tindakan preventif ini mencegah kerusakan lebih serius dan biaya perbaikan mahal.

    4. Meningkatkan Masa Pakai Komponen: Perawatan dan pembersihan komponen mencegah keausan dan kerusakan, sehingga usia motor lebih panjang.

    5. Kenyamanan Berkendara: Motor yang terawat memberikan kenyamanan lebih saat berkendara.

    6. Mempertahankan Nilai Jual: Motor yang terawat memiliki nilai jual lebih tinggi.

    Merawat motor secara teratur adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan, keamanan, dan nilai jualnya. Jadi, jangan lupa rawat motor Anda sebelum ngabuburit!

    (red)

    Facebook Comments Box

    Kopi Liberika Sendoyan, Kebangkitan Kopi Kalimantan Barat

    0
    Kopi Liberika Sendoyan
    Buah Kopi Liberika Sendoyan khas dari Kalbar. (Foto: Akun FB: @dedyjasmine8778)

    UNDAS.ID – Kopi Liberika Sendoyan, kopi khas Kalimantan Barat, kini tengah bangkit kembali setelah sempat meredup. Kopi ini digemari karena rendah kafein dan aman bagi lambung, serta memiliki rasa unik dengan sentuhan buah-buahan.

    Dulunya kopi jenis ini pernah jaya di era 2000-an, namun sempat tergantikan oleh lada dan sawit. Kini, para petani di Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, kembali membudidayakan kopi ini melalui program Gerakan Tanam Kopi Liberika Sendoyan.

    Gerakan Tanam Kopi Liberika Sendoyan diadakan dengan tujuan diantaranya meningkatkan kesejahteraan petani, mengembalikan kejayaan kopi Liberika Sendoyan, memenuhi kebutuhan kopi lokal dan melestarikan budaya ngopi di Kalimantan Barat.

    Seorang petani bernama Budi, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Batu Layar Sejahtera, Desa Sendoyan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Bersama petani binaannya, Budi pun menggencarkan program Gerakan Tanam Kopi Liberikan Sendoyan pada pertengahan Juni 2023 lalu, seperti dikutip dari Antara.

    Menurut Budi sejak dulu budaya ngopi di Kabupaten Sambas bahkan Kalimantan Barat serta Nusantara tidak terlepas dari kata kopi atau ngopi. Pada sisi lainnya pemenuhan kebutuhan lokal akan kopi di daerah masih minim dan sebagian besar penduduknya membeli kopi dari luar. Artinya, gerakan tanam kopi bisa menjadi solusi untuk kemandirian pemenuhan kebutuhan kopi lokal menjadi terpenuhi.

    “Di sini, budaya ngopi itu masih kental. Setiap hari warga ngopi, baik pagi, siang, atau malam hari,” ujar Budi.

    Keunikan Kopi Jenis Ini:

    • Tumbuh di tanah gambut
    • Memiliki rasa unik dengan sentuhan buah-buahan
    • Rendah kafein dan aman bagi lambung
    • Jenis kopi langka dan unik

    Kopi jenis ini memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas unggulan Kalimantan Barat. Dengan dukungan pemerintah, edukasi, dan pemasaran yang baik, kopi ini dapat bersaing di pasar nasional dan internasional. Selain itu dengan kerja sama semua pihak, kopi ini dapat menjadi kebanggaan Kalimantan Barat dan Indonesia.

     

    Facebook Comments Box

    Cristiano Ronaldo, Dari Madeira ke Puncak Dunia

    0
    Cristiano Ronaldo
    Kisah Cristiano Ronaldo, dari bocah Madeira menjadi Raja Sepak Bola. (Foto: AP/Armando Franca)

    UNDAS.ID – Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro, lahir di Madeira, Portugal pada tanggal 5 Februari 1985 dari pasangan Jose Dinis Aveiro dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. Ayah Ronaldo berprofesi sebagai tukang kebun sedangkan sang ibu bekerja sebagai juru masak. Sejak kecil, bakat sepak bolanya sudah terlihat. Dia memulai karirnya di Andorinha, kemudian Nacional, dan akhirnya Sporting CP. Pada usia 18 tahun, dia dilirik oleh Manchester United dan memulai perjalanannya menjadi bintang sepak bola dunia.

    Di Manchester United, Ronaldo berkembang pesat. Dia menjadi pemain kunci dan membantu tim meraih banyak gelar juara. Ketenarannya semakin melejit dan dia dijuluki CR7. Pada tahun 2009, Ronaldo pindah ke Real Madrid dengan rekor transfer dunia. Di Real Madrid, Ronaldo mencapai puncak karirnya. Dia memenangkan banyak trofi individu dan kolektif, termasuk 4 Ballon d’Or.

    Setelah 9 tahun di Real Madrid, Ronaldo pindah ke Juventus. Di Juventus, dia tetap menunjukkan performa gemilangnya. Pada tahun 2021, Ronaldo kembali ke Manchester United. Namun, setelah satu musim, dia memutuskan untuk pindah ke klub Arab Saudi Al Nassr.

    Ronaldo adalah salah satu pemain sepak bola terhebat sepanjang masa. Dia telah memenangkan banyak penghargaan individu dan kolektif. Dia juga merupakan pemain yang sangat populer dan memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Bukan hanya seorang pemain sepak bola yang hebat, tetapi juga seorang ikon global dan pengusaha sukses. Ia memiliki pengaruh besar pada dunia sepak bola dan budaya populer.

    Berikut beberapa fakta menarik tentang Cristiano Ronaldo:

    • Dia adalah pemain pertama yang mencetak 100 gol di Liga Champions, La Liga, dan Premier League.
    • Dia adalah pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang masa.
    • Dia telah memenangkan 5 Ballon d’Or, 5 Liga Champions, dan 7 gelar liga di Inggris, Spanyol, dan Italia.
    • Dia adalah salah satu atlet terkaya di dunia.

    Kisah Cristiano Ronaldo adalah bukti bahwa kerja keras, dedikasi, dan tekad dapat mengantarkan seseorang mencapai mimpinya. Dia adalah inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.

    Prestasi Cristiano Ronaldo:

    Club

    Sporting CP

    • Piala Super Portugal: 2002

    Manchester United

    • Liga Utama Inggris: 2006–07, 2007–08, 2008–09
    • Piala FA: 2003–04
    • Piala Liga Inggris: 2005–06, 2008–09
    • Community Shield FA: 2007, 2008
    • Liga Champions UEFA: 2007–08
    • Piala Dunia Antarklub FIFA: 2008

    Real Madrid

    • La Liga: 2011–12, 2016–17
    • Piala Raja Spanyol: 2010–11, 2013–14
    • Piala Super Spanyol: 2012, 2017
    • Liga Champions UEFA: 2013–14, 2015–16, 2016–17, 2017–18
    • Piala Super UEFA: 2014, 2016, 2017
    • Piala Dunia Antarklub FIFA: 2014, 2016, 2017

    Juventus

    • Serie A: 2018–19, 2019–20
    • Piala Italia: 2020–21
    • Piala Super Italia: 2018, 2020

    Al Nassr

    • Piala Champions Klub Arab: 2023

    Internasional

    Portugal U20

    • Turnamen Toulon: 2003

    Portugal

    • Kejuaraan Eropa UEFA: 2016
    • Liga Negara UEFA: 2018–19

    Individu

    • FIFA Ballon d’Or/Ballon d’Or: 2008, 2013, 2014, 2016, 2017
    • Bola Emas Piala Dunia Antarklub FIFA: 2016
    • Bola Perak Piala Dunia Antarklub FIFA: 2008, 2014, 2017
    • FIFA FIFPro World11: 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021
    • Penghargaan Pemain Terbaik Pria UEFA: 2013–2014, 2015–2016, 2016–2017
    • Pemain Muda Terbaik FIFPro: 2003–04, 2004–05
    • Pemain Terbaik Dunia Tahun Ini: 2008, 2013, 2014, 2016, 2017
    • Penghargaan Bravo: 2004
    • Pemain Sepakbola Pria Internasional Terbaik: 2014, 2016, 2018, 2021
    • Pesepakbola Pria Terbaik di Dunia: 2014, 2016
    • Pencetak Gol Terbaik Dunia IFFHS: 2011, 2013, 2014, 2015
    • Olahragawan Terbaik Portugis Tahun Ini: 2007, 2008, 2009, 2011, 2012, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019
    • Pemain Terbaik Tahun Ini: 2008, 2013, 2014, 2016
    • Penghargaan Khusus FIFA Terbaik untuk Pencapaian Karir Luar Biasa: 2021
    • Penghargaan GOAL: 2008, 2012, 2014, 2016, 2017
    • Pemain Paling Berharga (MVP) Serie A: 2019-20
    • Pemain Terbaik Supercoppa Italiana: 2020
    • Trofeo Alfredo Di Stéfano: 2011–12, 2012–13, 2013–14, 2015–16
    • Pemain Terbaik PFA Fans Tahun Ini: 2006–07, 2007–08
    • Sir Matt Busby Pemain Terbaik Tahun Ini: 2004, 2007, 2008, 2022
    • Pemain Muda PFA Tahun Ini: 2006–07
    • Pencetak Gol Internasional Terbaik Dunia IFFHS: 2013, 2014, 2016, 2017, 2019
    • Pemain Portugis Terbaik Sepanjang Masa: 2015
    • Pemain Terbaik Abad Ini (2001-20): 2020
    • Pemain Terbaik Klub UEFA: 2008
    • Penghargaan Sepak bola Nasional Terbaik: 2022
    • Onze D’or: 2008, 2016–17
    • Skuat Terbaik Liga Champions UEFA: 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18, 2018–19, 2019–20
    • Pemain Terbaik Dunia FIFPro: 2008
    • Sepatu Emas Kejuaraan Eropa UEFA: 2020
    • Sepatu Perak Kejuaraan Eropa UEFA: 2016
    • Tim Terbaik ESM: 2006–07, 2007–08, 2010–11, 2011–12, 2012–13, 2013–14, 2014–15, 2016–17, 2018–19
    • Tim Terbaik Kejuaraan Eropa UEFA: 2004, 2012, 2016
    • Dubai D’or: 2011, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019
    • FIFA Puskas Awards: 2009
    • Golden Foot: 2020
    • Pemain Terbaik Dunia FIFA: 2008
    • Pemain Pria Terbaik FIFA: 2016, 2017
    • Sepatu Emas Eropa: 2007–08, 2010–11, 2013–14, 2014–15
    • Pemain Portugal Terbaik versi FPF: 2015, 2016, 2017, 2018, 2019
    • Pemain Terbaik Tahunan versi PFA: 2006–07,[196] 2007–08
    • Pemain Terbaik Liga Utama Inggris: 2006–07, 2007–08
    • Sepatu Emas Liga Utama Inggris: 2007–08
    • Pemain Terbaik La Liga: 2013–14
    • Trofi Pichichi: 2010–11, 2013–14, 2014–15
    • Penyerang Terbaik Serie A: 2020–21
    • Pemain Terbaik Tahunan Serie A: 2019
    • Capocannoniere: 2020–21.

    (red)

    Facebook Comments Box

    Dominasi Oppenheimer di Oscar 2024, Bawa Pulang 7 Piala

    0
    Oscar 2024
    Film Oppenheimer di Oscar 2024, Bawa Pulang 7 Piala Termasuk Sutradara Terbaik untuk Christopher Nolan. (ist)

    UNDAS.ID – Wow, Oscar 2024 baru saja selesai dan penuh kejutan! Film Oppenheimer benar-benar mendominasi dengan 7 piala Oscar, termasuk Sutradara Terbaik untuk Christopher Nolan. Cillian Murphy dan Robert Downey Jr juga meraih Oscar pertama mereka untuk akting mereka di Oppenheimer. Emma Stone pun tak mau kalah, membawa pulang Oscar keduanya untuk Aktris Terbaik di film Poor Things.

    Di luar penghargaan, ada momen mengharukan di mana ratusan orang di karpet merah Oscar menyerukan gencatan senjata untuk Israel dan Palestina. Beberapa tamu undangan bahkan menunjukkan dukungannya dengan menyematkan pin bendera Palestina di bajunya.

    Berikut daftar lengkap para pemenang Oscar 2024:

    Best Picture: Oppenheimer Best Director: Christopher Nolan – Oppenheimer

    Actor in a Leading Role: Cillian Murphy – Oppenheimer

    Actress in a Leading Role: Emma Stone – Poor Things

    Actor in a Supporting Role: Robert Downey Jr. – Oppenheimer

    Actress in a Supporting Role: Da’Vine Joy Randolph – The Holdovers

    Adapted Screenplay: American Fiction

    Original Screenplay: Anatomy of a Fall

    Cinematography: Oppenheimer – Hoyte van Hoytema

    Original Song: “What Was I Made For?” dari Barbie – Billie Eilish dan Finneas O’Connell

    Costume Design: Poor Things – Holly Waddington

    Sound: The Zone of Interest – Tarn Willers dan Johnnie Burn

    Original Score: Oppenheimer – Ludwig Goransson

    Live Action Short Film: The Wonderful Story of Henry Sugar – Wes Anderson dan Steven Rales
    Animated Short Film: War Is Over! Inspired by the Musif of John & Yoko – Dave Mullins dan Brad Booker

    Documentary Feature Film: 20 Days in Mariupol

    Documentary Short Film: The Last Repair Shop

    International Feature Film: The Zone of Interest

    Animated Feature Film: The Boy and the Heron – Hayao Miyazaki dan Toshio Suzuki

    Makeup and Hairstyling: Poor Things – Nadia Stacey, Mark Coulier, dan Josh Weston

    Production Design: Poor Things

    Film Editing: Oppenheimer

    Visual Effects: Godzilla Minus One

    (red)

    Facebook Comments Box