Beranda blog Halaman 33

    Astra Motor Kaltim 2 Gelar Kontes Layanan Honda 2025

    0
    Kontes Layanan Honda
    Jajaran management Astra Motor Kaltim 2 bersama para juara 1 dari 6 kategori yang diperlombakan dalam ajang KLHR 2025. (FOTO: Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Sebagai bentuk komitmen dalam menyajikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan setia sepeda motor Honda, Astra Motor Kaltim 2 kembali menggelar Kontes Layanan Honda Regional (KLHR) 2025 pada Sabtu (19/5). Gelaran ini menjadi ajang pembuktian kualitas sumber daya manusia di jaringan dealer Honda wilayah Kalimantan Timur 2.

    Mengusung tema lokal “Gawi Manuntung, Waja Sampai Kaputing”, yang berarti bekerja hingga tuntas dengan semangat pantang menyerah, kontes ini menekankan pentingnya pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga hangat dan bersahabat hingga kepuasan pelanggan benar-benar tercapai.

    Manager Honda Customer Care (HC3) Astra Motor Kaltim 2, Muhammad Abbas, menjelaskan bahwa KLHR merupakan bentuk nyata sinergi antara Astra Motor dan PT Astra Honda Motor (AHM) dalam menjaga standar layanan di jaringan dealer Honda.

    “Ajang ini merupakan bagian dari inovasi berkelanjutan kami dalam memberikan pengalaman interaksi pelanggan yang semakin menyenangkan. Harapannya, kontes ini bisa menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hingga melampaui ekspektasi konsumen,” ujar Abbas.

    Tahun ini, kontes diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai dealer di Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Bontang, hingga Malinau. Mereka bersaing dalam enam kategori utama: Pimpinan Jaringan, Koordinator Front Line People (FLP), Customer Relationship Management (CRM), FLP Sales, FLP Non Sales, dan Deliveryman.

    Para peserta harus melalui tahap seleksi ketat sejak Maret 2025, dimulai dengan tes tertulis dan seleksi administrasi. Dari sana, 6 peserta terbaik dari tiap kategori melanjutkan ke babak final dengan serangkaian penilaian mulai dari tes lanjutan, wawancara, role play, hingga presentasi proyek.

    Pemenang utama dari masing-masing kategori akan mewakili wilayah Kalimantan Timur 2 dalam final nasional KLHR 2025 yang dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang, mempertemukan seluruh juara dari jaringan Main Dealer Honda se-Indonesia.

    Daftar Juara KLHR 2025 Astra Motor Kaltim 2:

    Deliveryman

    • Juara 1: David Wahyu Eko S – Astra Motor Tenggarong
    • Juara 2: Pringgo H S – Astra Motor Bontang
    • Juara 3: Marsellie Surya Pranata – Astra Motor Agus Salim

    FLP Non Sales

    • Juara 1: Putri Sri Astuti – Astra Motor Bontang
    • Juara 2: Annisa Suci Devira – Astra Motor M Yamin
    • Juara 3: Henti Prayogi – Sempurna Jaya Tenggarong

    FLP Sales

    • Juara 1: Vandy Wibowo – Astra Motor Agus Salim
    • Juara 2: Erana Ambarwati – Astra Motor Bontang
    • Juara 3: Regina Febriani – Astra Motor Kadrie Oening

    PIC CRM

    • Juara 1: Vivi Alfionita – Astra Motor Bontang
    • Juara 2: Noor Hikmah – Astra Motor M Yamin
    • Juara 3: Aldila Basir – Astra Motor Agus Salim

    Koordinator FLP

    • Juara 1: Deddy Pislian – Astra Motor Bontang

    PIC Dealer

    • Juara 1: Andre – Astra Motor Kadrie Oening

    (Red)

    Facebook Comments Box

    Ahli Waris Haji Darjad Sedih dan Prihatin: “Rumah Sakit Ini Dibangun dengan Niat Baik, Tapi…”

    0
    Haji Darjad
    Muhammad Erwin Ardiansyah Darjad bersama ahli waris Haji Darjad menyampaikan keprihatinan atas yang terjadi di RSHD saat dihadapan awak media beberapa waktu lalu. (FOTO: Beranda.co)

    UNDAS.ID, Samarinda — Muhammad Erwin Ardiansyah Darjad, salah satu ahli waris dari almarhum Haji Darjad, menyampaikan rasa keprihatinannya terkait kondisi manajemen dan karyawan Rumah Sakit Haji Darjad yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

    Dalam konferensi pers yang digelar beberapa waktu yang di Midtown Hall 1, Lantai 2, Hotel Midtown Samarinda, Erwin menegaskan bahwa pihak keluarga sebagai pemegang saham mayoritas tidak pernah dilibatkan dalam pengelolaan rumah sakit tersebut.

    “Meski kami adalah pemegang saham melalui PT Darjad Bina Keluarga, sejak awal kami tidak pernah dilibatkan dalam pengelolaan operasional Rumah Sakit Haji Darjad. Maka dari itu, semua persoalan manajemen dan karyawan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak manajemen saat ini,” ujar Erwin di hadapan awak media.

    Lebih jauh, ia mengungkapkan rasa sedih dan keprihatinan atas kondisi yang terjadi. Rumah sakit tersebut, menurutnya, dibangun atas dasar niat baik dan semangat kebersamaan para ahli waris terdahulu demi meneruskan niat baik almarhum Haji Darjad, salah satu tokoh masyarakat di Kota Samarinda.

    “Rumah sakit ini menyandang nama besar Haji Darjad, yang dulu dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat di Kota Samarinda. Kami sangat sedih karena perjalanan rumah sakit ini tidak seperti yang kami harapkan. Harusnya jadi warisan yang membanggakan, bukan malah jadi perbincangan negatif di media sosial,” ucap Erwin lirih.

    Erwin juga menanggapi berbagai komentar yang beredar di media sosial terkait kondisi rumah sakit. Ia menyatakan pihak keluarga tidak menyalahkan masyarakat atas kritik yang muncul. “Kami menghargai semua pendapat. Setiap orang berhak berbicara dan menyampaikan masukan. Kami justru berterima kasih atas perhatian publik terhadap rumah sakit ini,” imbuhnya.

    Sebagai penutup, Erwin menyampaikan harapan agar pihak manajemen segera melakukan pembenahan internal agar permasalahan yang ada tidak terulang kembali. “Kami berharap rumah sakit ini bisa lebih baik ke depannya. Nama Haji Darjad harus dijaga, karena dibalik nama itu ada sejarah, ada perjuangan, dan ada niat mulia,” tandasnya. (Red)

    Facebook Comments Box

    Kartini Masa Kini Diajak Berkendara Aman dan Cantik di Persimpangan oleh AHM

    0
    Kartini
    Melalui seminar Kartini Muda Tetap Cantik dan #Cari_Aman, lebih dari 1.680 perempuan dari berbagai komunitas telah menerima aktivitas edukatif Safety Riding yang sukses digelar PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 28 jaringan main dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. (Esti)

    UNDAS.ID, Jakarta – Memperingati Hari Kartini 2025, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 28 jaringan main dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia menggelar kampanye edukasi keselamatan berkendara yang ditujukan khusus bagi perempuan. Bertajuk “Persimpangan Aman, Cantik Sampai Tujuan”, program ini menyuarakan pentingnya kesadaran berlalu lintas bagi para Kartini masa kini.

    Kampanye ini tidak sekadar mengajak perempuan tampil bergaya di jalan, tetapi juga menumbuhkan sikap cermat dan waspada, khususnya saat melintasi persimpangan—titik rawan yang kerap memicu kecelakaan.

    Selama periode 7 hingga 30 April 2025, lebih dari 1.680 perempuan dari berbagai kalangan—mulai dari komunitas motor, organisasi profesi, hingga pengguna harian sepeda motor—terlibat dalam kegiatan edukatif yang digelar secara interaktif. Mereka tak hanya dibekali teori keselamatan, namun juga dilatih langsung menggunakan alat simulasi Honda Riding Trainer untuk menghadapi beragam situasi jalan, termasuk risiko di persimpangan.

    Puncak kegiatan berlangsung pada 21 April di AHM Safety Riding Park, Deltamas. Dalam acara ini, sejumlah narasumber berpengalaman turut hadir, seperti Kompol Endah Puspita Rini dari Polda Metro Jaya, Instruktur Safety Riding AHM Laras Dwi Yulia, dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Erlina Indriasari. Para peserta mendapatkan pembekalan langsung mengenai aturan lalu lintas terbaru dan strategi mengenali serta menghindari potensi bahaya di jalan.

    General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

    “Kami ingin perempuan Indonesia merasa bebas saat berkendara, namun tetap menjunjung tinggi keselamatan. Melalui program ini, kami ingin membekali mereka agar mampu melindungi diri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Andy.

    Program ini juga menjadi bagian dari kampanye nasional #Cari_Aman, yang terus dikembangkan AHM sejak lebih dari dua dekade lalu. Hingga kini, AHM telah mengedukasi lebih dari 29 juta orang melalui dukungan 120 instruktur safety riding, termasuk 14 di antaranya adalah perempuan.

    Fokus di Titik Rawan: Persimpangan Jalan

    Menurut data internal AHM, sebagian besar kecelakaan lalu lintas terjadi akibat kelalaian manusia, terutama saat melintasi persimpangan. Tiga faktor utama yang kerap menjadi penyebab adalah kurangnya kesadaran terhadap kondisi sekitar, tidak menyesuaikan kecepatan, dan tidak menjaga jarak aman.

    Melalui pelatihan dan simulasi, peserta diajak memahami pentingnya mengurangi kecepatan sebelum masuk persimpangan, aktif mengamati arah kanan-kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melaju. Edukasi ini tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan pembentukan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan—khususnya bagi perempuan.

    Dengan semangat Kartini, kampanye ini menjadi simbol apresiasi terhadap peran aktif perempuan Indonesia yang berani dan tangguh, tak hanya di jalan raya, tetapi juga di persimpangan kehidupan. (red)

    Facebook Comments Box

    Keluarga Haji Darjad Angkat Suara: Kami Tidak Pernah Dilibatkan dalam Manajemen

    0
    Haji Darjad
    Muhammad Erwin Ardiansyah Darjad (tengah), salah satu ahli waris almarhum Haji Darjad menjelaskan posisi keluarga besar dalam polemik yang terjadi di RSHD. (FOTO: undas.id)

    UNDAS.ID, Samarinda — Muhammad Erwin Ardiansyah Darjad, salah satu ahli waris almarhum Haji Darjad, menyampaikan klarifikasi terkait kepemilikan dan posisi keluarga besarnya dalam struktur kepemilikan Rumah Sakit Haji Darjad yang belakangan menjadi sorotan publik.

    Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 21 April 2025, pukul 13.30 WITA di Midtown Hall 1, Lantai 2, Hotel Midtown, Kota Samarinda, Erwin menjelaskan bahwa Rumah Sakit Haji Darjad dibangun atas dasar kesepakatan anak-anak almarhum Haji Darjad. Kesepakatan itu kemudian melahirkan perusahaan keluarga bernama PT Darjad Bina Keluarga (DBK) yang memiliki lahan tempat rumah sakit berdiri.

    “Rumah sakit ini awalnya dibangun melalui semangat kebersamaan keluarga. Lahan milik keluarga digunakan, dan PT DBK kemudian menggandeng para dokter untuk mengelola operasional rumah sakit melalui pembentukan PT Medical Etam,” ujar Erwin.

    Menurutnya, PT Medical Etam kini menjadi entitas yang menjalankan Rumah Sakit Haji Darjad secara operasional. Dalam struktur kepemilikan di PT Medical Etam, PT Darjad Bina Keluarga memiliki 75% saham, sedangkan sisanya 25% saham dimiliki oleh para dokter dan perorangan.

    Namun, seiring berjalannya waktu dan wafatnya para pendiri, terjadi dinamika dalam pengelolaan internal. “Kami sudah berusaha melakukan peralihan posisi pengurus PT DBK, tapi prosesnya tidak berjalan mulus. Upaya kami untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 2023 terhambat karena adanya perbedaan pandangan di internal,” jelas Erwin.

    Permohonan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Samarinda untuk mendapatkan izin pelaksanaan RUPS juga ditolak. Akibatnya, PT Darjad Bina Keluarga tidak memiliki hak suara dalam RUPS PT Medical Etam pada tahun 2023.

    Dari RUPS tersebut, diterbitkanlah perubahan Anggaran Dasar PT Medical Etam berdasarkan SK Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-0032995.AH.01.02.Tahun 2023 tertanggal 14 Juni 2023. “Artinya, manajemen saat ini (PT Medical Etam: red) terbentuk tanpa keikutsertaan PT DBK karena kami masih dalam proses peralihan legalitas,” jelas Erwin.

    Dalam kesempatan itu, Erwin menyampaikan komposisi keluarga ahli waris yang sebenarnya. “Haji Darjad memiliki lima anak. Empat telah meninggal dunia. Saat ini, yang masih adalah Achmadsyah Haji Darjad, dan dari beliau ada anak namanya Usup duduk disebelah beliau. Lalu ada dr. Muhammad Deddy Pratama, cucu dari almarhum Haji Darjad beliau putera almarhum Nusyirwan Ismail. Ada juga Hj Sri Lestari, istri almarhum Nusyirwan Ismail, dan Ayu Milasari, putri almarhum Nusyirwan Ismail,” bebernya.

    Erwin menegaskan, klarifikasi ini penting untuk meluruskan persepsi publik serta memberikan pemahaman yang utuh atas status dan posisi para ahli waris di Rumah Sakit Haji Darjad.

    “Jadi manajemen yang saat ini ada adalah hasil RUPS tanpa PT Darjad Bina Keluarga (DBK: red) karena saat itu (2023) kami belum mengurus peralihan sehingga tidak aktif dan tidak punya hak suara. Jadi jelas ya posisi kami,” tegasnya. (Red)

    Facebook Comments Box

    Miris! Dokter Keturunan Pendiri RSHD Ungkap Jasa Medis Tak Pernah Dibayar

    0
    RSHD
    Suasana konferensi pers ahli waris H. Darjad, Senin 21 April 2025, sekira pukul 13.30 siang tadi, di Hotel Midtown --Midtown Hall 1, Lantai 2. (FOTO: Abe)

    UNDAS.ID, Samarinda — Kekecewaan terhadap manajemen Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) akhirnya pecah ke permukaan. Salah satu ahli waris pendiri rumah sakit, dr Muhammad Deddy Pratama, secara terbuka mengungkapkan ketidakberesan yang terjadi selama ia berpraktik di sana. Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Midtown Samarinda pada Senin (21/4/2025), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini menyampaikan sejumlah fakta mengejutkan, termasuk tidak adanya kontrak kerja dan tunggakan pembayaran jasa medis.

    “Saya bekerja dari akhir 2023 hingga 2024, tapi tidak pernah menandatangani kontrak kerja apa pun. Bahkan hingga hari ini, jasa medis saya tidak dibayar,” ungkap Deddy di hadapan awak media. Ia menambahkan, kondisi serupa juga dialami oleh banyak dokter spesialis lainnya.

    Deddy, yang merupakan cucu Hj. Zaenab—anak pertama H. Darjad, pendiri RSHD—serta putra almarhum Nusyirwan Ismail, mantan Wakil Wali Kota Samarinda, menyayangkan sikap manajemen RSHD yang dinilainya tidak profesional dan tertutup. “Tidak ada komunikasi yang efektif. Bahkan saat kami mencoba bicara baik-baik, pihak manajemen seperti lari dari tanggung jawab,” tegasnya.

    Menurut Deddy, ia sempat direkomendasikan oleh dr Andreas Anang, Sp.JP yang kala itu menjabat Direktur RSHD. Namun sejak hari pertama bekerja, ia sudah merasakan kejanggalan. “Seorang profesional pasti butuh legalitas kerja. Tapi saya tidak diberi kontrak, tidak ada PKS (perjanjian kerja sama), semua informal,” ujarnya.

    Meski secara legalitas praktik ia mematuhi semua regulasi—termasuk Surat Izin Praktik dan STR yang sah—Deddy menyatakan statusnya sebagai karyawan rumah sakit tidak pernah diakui secara resmi. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan utama mengapa ia tak menerima bayaran atas jasa medis yang diberikan.

    Deddy menyebut bahwa dirinya bukan satu-satunya korban. Ia mengaku telah mendengar banyak cerita serupa dari rekan-rekan sejawat. Bahkan, ada dokter spesialis lain yang tidak menerima pembayaran selama lebih dari setahun. “Ini bukan masalah saya pribadi. Ini menyangkut hak banyak tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan hati,” katanya.

    Akhirnya, karena merasa tidak dihargai dan kondisi manajemen yang tidak kunjung membaik, Deddy memilih mundur. Ia mengajukan surat pengunduran diri yang disetujui langsung oleh CEO RSHD, drh. Iliansyah.

    Sebagai penutup, Deddy berharap kejadian ini bisa menjadi refleksi bersama. Ia menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi efektif dalam pengelolaan institusi kesehatan. “RSHD adalah rumah sakit keluarga kami. Tapi kalau pengelolaannya begini terus, nama baik pendirinya ikut tercoreng,” pungkasnya. (Red)

    Facebook Comments Box

    Cuacamendung Kembali Menyapa dengan Harapan Baru Lewat “Hope in Bitterness”

    0
    Cuacamendung
    Cuacamendung Hadirkan Harapan Lewat Musik Instrumental.

    UNDAS.ID — Setelah lebih dari satu dekade mengeksplorasi musik instrumental, Cuacamendung kembali hadir membawa harapan dalam nuansa yang mendalam. Band asal Samarinda ini resmi merilis single terbaru bertajuk Hope in Bitterness, karya yang menjadi penanda kembalinya mereka ke dunia musik setelah vakum selama beberapa tahun.

    Dibentuk pada 2010, Cuacamendung lahir dari keresahan kolektif akan minimnya ruang berekspresi dalam musik instrumental yang bebas dari narasi tunggal. Debut mereka hadir lewat EP perdana pada 2011, berisi tiga trek yang membuka jalan eksplorasi mereka terhadap musik atmosferik dan penuh ruang interpretasi.

    Namun pada 2016, perjalanan itu sempat terhenti. Para personel memilih beristirahat dan menjauh sejenak dari panggung musik. Baru pada 2023, mereka bangkit dengan formasi baru yang lebih solid dan segar: Muhammad Trida (gitar, synth, piano, strings), Bisma Abiyanda (gitar), Raul Yulian (bass), dan Rizal Perdana (drum).

    Kembalinya Cuacamendung tidak sekadar reuni, tetapi juga regenerasi visi. Kerjasama dengan Sindikat Sinema lewat TOKOTIKO Live Session menjadi titik tolak mereka meramu kembali karya. Kini, bersama Muara Records, mereka bersiap meluncurkan Hope in Bitterness dalam format eksklusif CD berisi satu single dan tiga trek live.

    Rilisan ini akan tersedia terbatas saat perayaan Record Store Day Samarinda 2025 pada 25 April mendatang, menandai momen spesial bagi para penikmat musik independen di Kalimantan Timur.

    Cuacamendung

    Hope in Bitterness: Ketika Harapan Tumbuh dari Kepahitan

    Dengan durasi 9 menit 9 detik, Hope in Bitterness tidak menyodorkan lirik, melainkan perasaan. Musiknya mengajak pendengar menyelami ruang-ruang emosional yang sunyi namun intens. Perasaan ragu, tenang, hingga harapan yang perlahan muncul menjadi benang merah dalam lagu ini. Cuacamendung dengan sengaja menghapus batas antara musisi dan pendengar, membiarkan setiap orang menafsirkan kisah mereka sendiri dalam tiap denting dan dentuman.

    Bagi Cuacamendung, lagu ini lebih dari sekadar karya. Ia adalah pijakan awal menuju EP penuh yang tengah digarap, di mana setiap nada dipoles dengan pendekatan produksi yang lebih dewasa dan penuh perhatian pada detail instrumen.

    Kolaborasi Visual dan Eksklusivitas

    Dalam proses kreatifnya, Hope in Bitterness melibatkan ilustrator Reza Aryanda Manggala Yudha dan desainer grafis Karla Anisa Putri untuk menciptakan sampul visual yang selaras dengan atmosfer lagu. Studio Cuacamendung menjadi saksi produksi lagu ini yang berlangsung dari 2023 hingga 2024, dengan Muhammad Trida berperan besar sebagai penata suara, rekaman, dan mastering.

    Distribusi digital akan dimulai pada 25 April 2025 pukul 10.00 Wita melalui berbagai platform streaming seperti Spotify, Deezer, Apple Music, dan YouTube Music. (Red)

    Facebook Comments Box

    Kartini Modern di Jalan Raya: Tips Berkendara Aman dan Stylish untuk Perempuan Masa Kini​

    0
    Kartini
    Peringati hari kartini, Astra Motor Kaltim 2 selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Bontang dan Malinau bagikan tips berkendara lewat campgin #Cari_Aman bagi kaum kartini masa kini. (Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, penting bagi perempuan masa kini untuk memahami pentingnya keselamatan saat berkendara. Berkendara bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu perempuan berkendara dengan aman dan tetap stylish:​

    1. Fokus dan Konsentrasi Penuh
    Konsentrasi adalah kunci utama dalam berkendara. Hindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kelelahan yang dapat menurunkan fokus.​

    2. Gunakan Helm yang Tepat
    Helm adalah perlengkapan wajib yang melindungi kepala dari cedera serius. Pilih helm yang sesuai dengan ukuran kepala dan telah memenuhi standar keamanan (SNI). Bagi pengguna hijab, pilihlah helm yang nyaman digunakan bersama hijab dan pastikan hijab tidak mengganggu penglihatan atau kenyamanan saat berkendara. ​

    3. Perhatikan Barang Bawaan
    Bawalah barang bawaan seperlunya dan simpan di tempat yang aman, seperti bagasi motor atau tas ransel yang nyaman. Hindari membawa tas yang menggantung di bahu karena dapat mengganggu keseimbangan dan meningkatkan risiko kecelakaan.​

    4. Pilih Alas Kaki yang Aman
    Gunakan alas kaki yang menutupi seluruh kaki dan memiliki sol yang tidak licin. Hindari penggunaan sepatu hak tinggi atau sandal yang dapat mengurangi kontrol saat mengoperasikan motor. ​

    5. Kenakan Pakaian yang Nyaman dan Aman
    Pilih pakaian yang tidak terlalu longgar untuk menghindari tersangkut pada bagian motor. Gunakan jaket, sarung tangan, dan celana panjang untuk melindungi tubuh dari cedera jika terjadi kecelakaan.​

    6. Rencanakan Perjalanan dengan Baik
    Sebelum berangkat, rencanakan rute perjalanan dan perkirakan waktu tempuh. Hindari berkendara di malam hari atau melalui jalan yang sepi jika tidak diperlukan. Selalu informasikan kepada keluarga atau teman tentang rute dan perkiraan waktu tiba.​

    Dengan menerapkan tips di atas, perempuan masa kini dapat berkendara dengan aman, nyaman, dan tetap stylish. Semangat Kartini tidak hanya tercermin dalam perjuangan, tetapi juga dalam kesadaran akan pentingnya keselamatan diri di jalan raya. (Red)

    Facebook Comments Box

    Arsenio Al Ghifari Raih Podium di Kejurnas Motocross 2025 Meski Jatuh Lima Kali

    0
    Arsenio Al Ghifari
    Arsenio Al Ghifari, salah satu Pebalap AHRT, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada Race 1 kelas MX2 di seri perdana Kejurnas Motocross 2025. (Esti)

    UNDAS.ID, Wonosobo – Pebalap muda andalan Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Al Ghifari, tampil penuh semangat dalam seri perdana Kejurnas Motocross 2025 yang digelar di Sirkuit Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (12/4). Meski harus berjibaku dengan cuaca ekstrem dan lintasan berlumpur, dirinya berhasil mengamankan posisi ketiga (P3) di kelas MX2 Race 1.

    Sirkuit berubah menjadi medan berat usai hujan deras mengguyur sebelum balapan dimulai. Tanah gembur dan licin memaksa panitia melakukan bypass di beberapa bagian trek demi menjaga keselamatan pebalap. Dalam kondisi ini, tim AHRT memilih menggunakan ban tipe mid-soft—sebuah strategi yang cukup tepat untuk medan kombinasi ruts dalam dan lapisan tanah padat di bawahnya.

    Namun, bukan tanpa tantangan. Arsenio Al Ghifari terjatuh lima kali akibat kehilangan traksi dan kesulitan menjaga ban tetap berada di alur yang benar. Meski demikian, pebalap muda ini tetap menunjukkan ketangguhan luar biasa hingga finis di posisi ketiga.

    “Kondisi cuaca sangat menantang, saya beberapa kali tergelincir. Tapi saya bersyukur bisa finis di podium. Sayangnya Race 2 dibatalkan, padahal saya sudah siap tampil lebih baik. Saya akan bersiap maksimal untuk seri berikutnya,” ujarnya usai balapan.

    Balapan kedua akhirnya dibatalkan karena kerusakan lintasan yang makin parah serta kabut tebal yang mulai turun menjelang sore. Keputusan ini diambil demi keselamatan seluruh pebalap.

    General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, memberikan apresiasi besar terhadap perjuangan salah satu dari pebalap dari AHRT ini.

    “Menduduki podium ketiga di tengah cuaca ekstrem adalah bukti konsistensi dan semangat juang Arsenio, juga menunjukkan performa tangguh Honda CRF250R dalam kondisi apapun. Ini awal yang baik untuk musim balap tahun ini,” ujar Andy.

    Dengan raihan podium ini, Arsenio Al Ghifari tetap membuka peluang besar untuk merebut gelar juara nasional 2025. Seri selanjutnya akan berlangsung di Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Juli mendatang. AHRT menyatakan siap melakukan persiapan lebih matang untuk menyambut enam seri tersisa di musim ini. (Red)

    Facebook Comments Box

    Honda Sport Motoshow 2025, Deretan Motor Sport Honda Pukau Warga Bontang

    0
    Honda Sport Motoshow
    Sederet sepeda motor sport Honda yakni Honda CBR250RR, Honda CBR150R, Honda CB150X, Honda CB150R Streetfire hingga Honda CRF150L sukses pukau warga kota Bontang lewat Honda Sport Motoshow (HSMS) 2025 pada Sabtu (12/4) lalu di Atrium Citimall Bontang,. (Esti)

    UNDAS.ID, Bontang — Astra Motor Kaltim 2 kembali menyapa warga Bontang melalui gelaran Honda Sport Motoshow 2025 yang berlangsung meriah di Atrium Citimall Bontang pada Sabtu, 12 April 2025. Mengusung tema “Exide Your Ride, Ini Baru Laki”, acara ini sukses menghadirkan pengalaman berkendara maksimal bagi para pecinta motor sport Honda.​

    Beragam sepeda motor sport andalan Honda dipamerkan, termasuk Honda CBR250RR, CBR150R, CB150X, CB150R Streetfire, hingga CRF150L. Pengunjung dapat melihat langsung performa dan fitur unggulan dari setiap model yang dirancang untuk memberikan sensasi berkendara layaknya di sirkuit balap.​

    Marketing Manager Astra Motor Kaltim 2, Yehezkiel Felix, menyatakan bahwa Honda Sport Motoshow merupakan wujud komitmen perusahaan untuk mendekatkan produk Honda kepada masyarakat, khususnya di segmen motor sport. “Dengan semangat Satu Hati, kami ingin memberikan kebanggaan dalam setiap aktivitas berkendara, baik di jalanan perkotaan maupun di lintasan balap,” ujar Felix.​

    Tidak hanya pameran motor, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas menarik seperti Honda Sales Exhibition, kuis dan permainan interaktif, gathering komunitas, hiburan musik, serta door prize yang menambah semarak suasana. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo spesial dengan potongan harga hingga Rp13 juta.​

    Honda Sport Motoshow 2025 di Bontang menjadi bukti antusiasme tinggi masyarakat terhadap dunia otomotif, sekaligus memperkuat eksistensi Honda sebagai pilihan utama bagi para pengendara yang menginginkan performa dan gaya dalam satu paket.​ (Red)

    Facebook Comments Box

    PT KPC Diminta Bangun Jembatan, DPRD Kaltim Wanti-Wanti Bahaya Hauling

    0
    PT KPC
    Komisi III DPRD Kaltim pada Kamis (17/4/2025) melakukan peninjauan lapangan di kawasan Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur. (FOTO: Yoghy)

    UNDAS.ID, Kutai Timur – Komisi III DPRD Kalimantan Timur melakukan inspeksi lapangan ke Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, guna menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait aktivitas pengangkutan batu bara yang dilakukan PT Kaltim Prima Coal (KPC) di jalur jalan nasional. Aktivitas hauling tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga karena melibatkan kendaraan berat yang melebihi kapasitas jalan.

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, memimpin peninjauan yang dilakukan pada Kamis (17/4/2025). Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jalan umum yang saat ini digunakan untuk aktivitas industri berat.

    “Kami menyaksikan langsung bagaimana kendaraan-kendaraan hauling melintasi jalan nasional. Ini sangat membahayakan pengguna jalan, apalagi dengan tonase kendaraan yang melebihi kapasitas seharusnya. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas,” ujar Reza di lokasi peninjauan.

    Lebih lanjut, anggota Komisi III DPRD Kaltim, Arfan, menekankan pentingnya solusi jangka panjang agar aktivitas industri tambang tidak merusak infrastruktur publik maupun mengancam keselamatan warga.

    “Kami akan menyarankan kepada PT KPC untuk membangun jembatan penyeberangan khusus hauling. Jalan nasional dan provinsi harus dijaga kelayakannya untuk masyarakat umum,” tegasnya.

    Inspeksi tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan penyeimbangan antara kepentingan industri dengan hak-hak masyarakat. DPRD Kaltim menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap masyarakat dan fasilitas umum.

    Komisi III DPRD Kaltim rencananya akan segera menggelar pertemuan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan PT KPC, untuk mencari solusi komprehensif yang menguntungkan semua pihak. (Red)

    Facebook Comments Box