Beranda blog Halaman 4

    Bukan Cuma Gowes, Komunitas Pancal Bike Samarinda Dapat Edukasi Safety Riding

    0
    Bukan Cuma Gowes, Komunitas Pancal Bike Samarinda Dapat Edukasi Safety Riding
    Astra Motor Kaltim 2 menggelar edukasi safety riding bagi komunitas Pancal Bike Samarinda untuk meningkatkan kesadaran #Cari_Aman. (FOTO: Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara kembali digaungkan di Kota Samarinda melalui kegiatan edukasi safety riding yang melibatkan komunitas pecinta olahraga sepeda di Kota Tepian.

    Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali mengadakan kegiatan Safety Riding bagi komunitas Pancal Bike Samarinda pada Minggu pagi (17/5/2026) di salah satu kafe kawasan Jalan Juanda, Samarinda.

    Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 20 peserta yang berasal dari komunitas pecinta olahraga sepeda di Kota Samarinda. Edukasi dikemas dengan menggabungkan semangat keselamatan berkendara dan gaya hidup sehat.

    Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2, Arisetya mengatakan kegiatan edukasi tersebut menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk komitmen membangun budaya keselamatan berkendara di masyarakat.

    “Kami selalu berupaya untuk memberikan edukasi keselamatan berkendara secara konsisten setiap bulannya bagi lewat gelaran Safety Riding. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mengembangkan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat khususnya bagi kalangan generasi muda,” ungkap Ari.

    “Di kesempatan kali ini, kami berharap para peserta komunitas Pancal Bike di Samarinda yang hadir dapat menumbuhkan semangat #Cari_Aman selama berkendara sembari menerapkan gaya hidup sehat,” tambahnya.

    Melalui kegiatan tersebut, Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali mengampanyekan pentingnya budaya keselamatan berkendara lewat tagline #Cari_Aman.

    Program edukasi Safety Riding sendiri rutin dilaksanakan sebagai salah satu langkah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat berkendara di jalan raya. (red)

    Facebook Comments Box

    FKIP ULM Latih Guru SMP di Kabupaten Banjar Hadapi TKA dengan Soal Berbasis Literasi

    0
    FKIP ULM Latih Guru SMP di Kabupaten Banjar Hadapi TKA dengan Soal Berbasis Literasi
    Puluhan guru matematika SMP di Kabupaten Banjar mengikuti pelatihan penyusunan soal TKA berbasis literasi dan lahan basah. (FOTO: Ist)

    UNDAS.ID, Martapura – Puluhan guru matematika tingkat SMP di Kabupaten Banjar mulai mempersiapkan diri menghadapi pola asesmen pendidikan terbaru yang kini lebih menekankan kemampuan berpikir kritis dan literasi murid dibanding sekadar hafalan rumus. Upaya itu terlihat dalam pelatihan penyusunan soal berbasis Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar di Aula SMPN 2 Martapura, Sabtu (16/5/2026).

    Sebanyak 36 peserta yang terdiri dari guru matematika dan pengawas Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) mengikuti pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan guru dalam menyusun soal berbasis literasi, penalaran, dan pemecahan masalah.

    Pelatihan bertajuk Mendesain Soal Literasi Matematika Berkonteks Lingkungan Lahan Basah untuk Mendukung Penyiapan TKA itu digelar tim dosen Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.

    Tim pelaksana kegiatan melibatkan Martin Suhendra, S.Pd., Gr., M.Pd., Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc., Kamaliyah, S.Pd., M.Pd., dan Taufiq Hidayanto, S.Pd., M.Pd., serta melibatkan dua mahasiswa, yakni Muhammad Abdurrahman dan Muhammad Nasrullah.

    Ketua pelaksana kegiatan, Martin Suhendra mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk membantu guru menyesuaikan diri dengan pola asesmen pendidikan terbaru yang lebih menitikberatkan pada kemampuan berpikir kritis murid dibanding hafalan.

    “Guru masih memerlukan penguatan dalam menyusun soal kontekstual yang sesuai dengan karakteristik TKA dan memanfaatkan konteks lokal lahan basah sebagai sumber pembelajaran matematika yang bermakna,” ujar Martin.

    Ia menjelaskan MGMP Matematika dipilih sebagai sasaran utama karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.

    “Guru MGMP merupakan wadah strategis untuk pengembangan kompetensi secara kolaboratif, terutama dalam menyusun soal literasi matematika dan soal berstandar TKA yang kontekstual,” katanya.

    Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya menerima materi teori mengenai karakteristik soal TKA dan konsep literasi matematika, tetapi juga praktik langsung menyusun soal berbasis lingkungan lahan basah yang menjadi ciri khas Kalimantan Selatan.

    Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, review soal, hingga pendampingan penyusunan instrumen penilaian.

    Martin menjelaskan kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi guru di daerah.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Dosen Wajib Mengabdi sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan salah satu tantangan terbesar guru saat ini adalah mengubah pola penyusunan soal yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada prosedur dan hafalan menjadi soal yang mampu mengasah kemampuan berpikir murid.

    “Tantangan yang sering dihadapi guru adalah masih terbatasnya pemahaman tentang soal berbasis literasi dan penalaran, serta kebiasaan menyusun soal yang masih berfokus pada prosedur dan hafalan,” ungkapnya.

    Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan mampu menghadirkan evaluasi pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, relevan dengan kehidupan sehari-hari murid, dan mampu meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik.

    “Guru diharapkan mampu menyusun soal yang kontekstual, berkualitas, dan relevan dengan kehidupan murid sehingga dapat meningkatkan kemampuan numerasi serta kesiapan murid menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik,” tandasnya. (red)

    Facebook Comments Box

    Padatnya Jalanan Samarinda Bikin Pengendara Harus Makin Waspada, Ini Tipsnya

    0
    Padatnya Jalanan Samarinda Bikin Pengendara Harus Makin Waspada, Ini Tipsnya #Cari_Aman
    Astra Motor Kaltim 2 membagikan 5 tips #Cari_Aman agar pengendara motor tetap aman menghadapi padatnya lalu lintas Samarinda. (FOTO: Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Padatnya lalu lintas dan tingginya mobilitas masyarakat di Kota Samarinda membuat kesadaran akan keselamatan berkendara kembali menjadi perhatian, terutama bagi pengguna sepeda motor yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

    Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali mengingatkan pentingnya menerapkan teknik berkendara yang aman demi menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.

    Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Timur 2, Arisettya Julkadar mengatakan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

    “Dalam menghadapi padatnya aktivitas harian, keselamatan harus tetap menjadi prioritas. Melalui teknik berkendara yang baik dan benar, kami kembali mengingatkan para pengguna roda dua untuk selalu menerapkan tips #Cari_Aman saat berkendara, sehingga setiap perjalanan terasa nyaman dan selamat sampai tujuan,” jelas Ari.

    Ia kemudian membagikan lima tips penting yang perlu diperhatikan pengendara saat berada di jalan raya.

    Tips pertama adalah menerapkan teknik pengereman yang efektif dengan menggunakan rem depan dan belakang secara seimbang. Pengendara dianjurkan menggunakan sekitar 70 persen rem depan dan 30 persen rem belakang untuk menghindari risiko ban selip akibat pengereman mendadak.

    Kedua, pengendara diminta selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan kepadatan lalu lintas. Berkendara terlalu cepat di jalan ramai maupun tikungan dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

    Tips ketiga yakni memperhatikan teknik menikung dengan aman. Pengendara disarankan mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan dan menghindari pengereman saat berada di tengah tikungan.

    Selain itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga dinilai penting untuk memberi ruang reaksi ketika terjadi pengereman mendadak atau situasi tak terduga di jalan.

    Terakhir, pengendara diminta menggunakan lampu sein dengan benar sebelum berbelok maupun berpindah jalur agar pengguna jalan lain dapat mengantisipasi arah kendaraan.

    “Melalui edukasi dan tips #Cari_Aman ini, kami berharap kesadaran akan pentingnya teknik berkendara yang aman dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat Samarinda,” tutup Ari. (red)

    Facebook Comments Box

    Motor Mogok Saat Banjir? Layanan Darurat Ini Siap Bantu Pengendara di Samarinda

    0
    Motor Mogok Saat Banjir Layanan Darurat Ini Siap Bantu Pengendara di Samarinda
    Hujan deras di Samarinda picu risiko motor mogok akibat banjir. Layanan darurat Honda Care siap bantu pengendara di jalan. (FOTO: Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Guyuran hujan yang terus mengguyur Kota Samarinda selama dua hari terakhir tak hanya menyebabkan genangan di sejumlah titik jalan, tetapi juga memunculkan persoalan baru bagi para pengendara sepeda motor. Banyak kendaraan mengalami kendala usai menerjang banjir, mulai dari mesin brebet hingga mogok mendadak di tengah perjalanan.

    Kondisi ini menjadi risiko yang cukup sering terjadi saat musim hujan tiba. Air yang masuk ke komponen vital kendaraan dapat mengganggu sistem kerja mesin, terutama ketika pengendara nekat melintasi genangan yang cukup tinggi.

    Melihat situasi tersebut, Astra Motor Kalimantan Timur 2 kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya memanfaatkan layanan darurat Honda Care bagi pengguna sepeda motor Honda yang mengalami kendala di jalan maupun di rumah.

    Manager Honda Customer Care Center (HC3) Astra Motor Kalimantan Timur 2, Muhammad Abbas, menjelaskan bahwa layanan tersebut hadir untuk membantu konsumen saat menghadapi kondisi darurat pada kendaraan mereka.

    “Menjadi satu kewajiban bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen dengan selalu menginformasikan akan berbagai layanan yang kami berikan. Salah satunya ialah layanan Honda Care. Layanan ini hadir sebagai layanan kunjungan darurat akan kondisi motor Honda konsumen yang mengalami permasalahan. Baik saat di jalan ataupun saat di rumah dan di tempat lainnya,” ungkap Abbas.

    Ia menambahkan, layanan Honda Care memang dirancang untuk menjadi solusi cepat ketika pengendara menghadapi masalah pada sepeda motornya.

    “Layanan Honda Care hadir sebagai layanan darurat akan kondisi sepeda motor Honda konsumen yang mengalami permasalahan baik saat dijalan ataupun saat dirumah dan ditempat lainnya,“ tambahnya.

    Lebih lanjut, Abbas menjelaskan bahwa layanan Honda Care atau Customer Assistance Road Emergency (CARE) dapat diakses melalui aplikasi MotorkuX yang tersedia di Play Store dan App Store, maupun melalui call center Astra Honda Care di nomor 1-500-989.

    Layanan ini memiliki dua jenis bantuan utama. Pertama adalah Customer Assistance, yakni layanan informasi seputar sepeda motor Honda seperti alamat AHASS, harga suku cadang, hingga booking service dan servis kunjung.

    Sementara layanan kedua adalah Road Emergency, yang diperuntukkan bagi pengendara yang mengalami kendala langsung di jalan, seperti ban pecah, putus v-belt, rantai putus, hingga motor mogok akibat kondisi tertentu.

    Saat ini, layanan Honda Care didukung sembilan armada yang melayani wilayah Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, hingga Bontang. Operasional layanan berlangsung setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WITA.

    Di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, pengendara pun diimbau lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi genangan banjir. Sebab, selain berisiko merusak kendaraan, kondisi tersebut juga dapat membahayakan keselamatan di jalan.

    Bagi sebagian orang, musim hujan mungkin hanya soal membawa jas hujan. Namun bagi pengendara roda dua, kewaspadaan dan kesiapan menghadapi kondisi darurat bisa menjadi hal yang jauh lebih penting. (red)

    Facebook Comments Box

    Inspiratif! Perempuan Indonesia Didorong Berani Pimpin dan Ciptakan Perubahan

    0
    Inspiratif! Perempuan Indonesia Didorong Berani Pimpin dan Ciptakan Perubahan Astra Women Network
    Astra Women Network 2026 dorong kepemimpinan perempuan dan budaya kerja inklusif demi menciptakan dampak positif bagi bangsa. (FOTO: Istimewa)

    UNDAS.ID, Jakarta – Langkah besar menuju lingkungan kerja yang lebih setara kembali diperlihatkan melalui gelaran Astra Women Network 2026 yang berlangsung hangat dan inspiratif di Menara Astra, Jakarta, Selasa (12/5). Di tengah semangat kolaborasi dan pemberdayaan, perempuan-perempuan di lingkungan Grup Astra diajak untuk tidak hanya berkembang secara personal, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan, perusahaan, dan bangsa.

    Mengusung tema “Women Empowered: From Empowerment to Impact”, kegiatan ini menjadi refleksi komitmen Astra International dalam membangun budaya kerja yang beragam dan inklusif. Pemberdayaan perempuan tidak lagi dipandang sekadar membuka ruang kesempatan, melainkan mendorong lahirnya kepemimpinan yang mampu memberi pengaruh positif secara luas.

    Acara tersebut turut dihadiri Diana Kusumastuti, serta Direktur Astra Gita Tiffani Boer bersama jajaran eksekutif Grup Astra yang memberikan dukungan dan semangat bagi perempuan Indonesia untuk terus bertumbuh dan berkontribusi.

    “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Astra melalui Astra Women Network 2026 yang secara konsisten menghadirkan ruang kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan kapasitas perempuan Indonesia. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan bukan lagi sekadar agenda sosial, tetapi telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia dan keberlanjutan bangsa,” ujar Diana Kusumastuti.

    Sementara itu, Gita Tiffani Boer menegaskan bahwa Astra akan terus membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang dalam organisasi.

    “Astra berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berperan dan berkontribusi secara optimal dalam organisasi. Melalui Astra Women Network, kami berharap akan semakin banyak Perempuan Astra yang berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, perusahaan maupun bangsa,” ujar Direktur Astra Gita Tiffani Boer.

    Tak hanya menghadirkan semangat inspiratif, kegiatan ini juga diisi berbagai sesi pembelajaran dari tokoh perempuan nasional. Hadir sebagai narasumber yaitu Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, serta Ketua Pengurus Perempuan Astra sekaligus CEO AstraPay, Rina Apriana.

    Keduanya berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, keberanian mengambil peran strategis, hingga pentingnya menciptakan dampak positif di lingkungan sekitar.

    Komitmen Astra terhadap penguatan kepemimpinan perempuan sendiri telah berjalan secara berkelanjutan. Sejak 2025, berbagai program mentoring dan pengembangan kapasitas dilakukan bagi perempuan di lingkungan Grup Astra melalui pelatihan kelas, pendampingan personal, hingga group mentoring.

    Hasilnya mulai terlihat. Hingga 2025, representasi perempuan di posisi supervisor ke atas di Grup Astra mencapai 20,33 persen. Sementara itu, terdapat 33 perempuan yang telah menduduki posisi Direktur atau setara dengan 17,37 persen dari total jajaran direksi di Grup Astra.

    Tidak hanya di lingkungan perusahaan, Perempuan Astra juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Mulai dari kolaborasi Hari Anak Nasional bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, aksi penanaman mangrove di Desa Sejahtera Astra Pulau Pramuka, hingga kegiatan pendidikan dan sosial bersama anak-anak penyintas kanker serta sekolah binaan Yayasan Astra.

    Berbagai aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya soal karier dan jabatan, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

    Melalui komunitas Perempuan Astra, Astra berharap tercipta ruang kolaborasi sekaligus support system bagi perempuan di seluruh ekosistem Grup Astra. Sebuah wadah yang bukan hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga melahirkan inspirasi dan perubahan positif.

    Di tengah perubahan dunia kerja yang terus berkembang, langkah seperti ini menunjukkan bahwa keberagaman dan inklusivitas bukan lagi sekadar slogan, melainkan bagian penting dari perjalanan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. (red)

    Facebook Comments Box

    Halal Bihalal Asoka 95 Jadi Obat Rindu, Alumni SMPN 10 Banjarmasin Kembali Berkumpul

    0
    Halal Bihalal Asoka 95 Jadi Obat Rindu, Alumni SMPN 10 Banjarmasin Kembali Berkumpul
    Reuni dan halal bihalal Asoka 95 di Banjarmasin berlangsung hangat, mempererat silaturahmi dan nostalgia alumni SMPN 10 Angkatan 1995. (FOTO: Dok. Alumni)

    UNDAS.ID, Banjarmasin – Suasana hangat dan penuh nostalgia terasa dalam agenda halal bihalal sekaligus reuni alumni SMP Negeri 10 Banjarmasin Angkatan 1995 atau Asoka 95 yang digelar di Station Corner Benua Anyar, Minggu (10/5/2026).

    Agenda tersebut berlangsung penuh keakraban dan nostalgia. Para alumni yang telah lama tidak bertemu tampak larut dalam suasana santai sambil mengenang masa-masa sekolah mereka.

    Sejak sore hari, para alumni mulai berdatangan dan saling menyapa. Gelak tawa, cerita lama, hingga momen saling mengenali wajah yang berubah dimakan usia menjadi warna tersendiri dalam pertemuan itu.

    Salah satu alumni, Gunawan, menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antarsesama alumni Asoka 95 yang selama ini terus terjalin.

    Ia mengatakan reuni seperti ini bukan pertama kali digelar. Menurutnya, kebersamaan alumni telah berlangsung dalam berbagai kesempatan selama bertahun-tahun.

    “Hari ini kami bertema singkat, Asoka 95 kita adalah keluarga. Harapannya di tahun mendatang bisa mengumpulkan kawan lebih dari 100 orang walau hanya dengan kesederhanaan, yang penting kumpul dan saling berbagi manfaat terhadap sesama kawan-kawan,” ujarnya.

    Gunawan menilai inti dari sebuah reuni bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan bagaimana para alumni tetap menjaga komunikasi dan mempererat persaudaraan.

    Sebelumnya, pada reuni tahun 2025 lalu, Asoka 95 juga mengangkat tema “lebih dari sekedar kenangan tapi sebuah keluarga” sebagai simbol eratnya hubungan antarangkatan.

    Hal senada disampaikan Maisarah. Ia mengaku bahagia dapat kembali bertemu dan bersilaturahmi dengan teman-teman lama setelah sekian waktu terpisah oleh kesibukan masing-masing.

    “Alhamdulillah, sungguh luar biasa moment halal bil halal sekaligus reuni SMP (Asoka) kita hari ini, senang sekali bisa bersilaturrahmi sekaligus melepas rindu, moment ini menjadi pengingat bahwa berharganya persahabatan dan silaturahmi, semoga bisa berjumpa kembali di kesempatan mendatang,” ungkapnya.

    Sementara itu, Mukti menilai pertemuan tersebut menunjukkan bahwa solidaritas alumni Angkatan 95 masih tetap kuat hingga sekarang.

    “Kami datang membawa cerita hidup masing-masing, tetapi dipertemukan kembali oleh satu ikatan yang sama yaitu persaudaraan SMP Negeri 10. Semoga kebersamaan ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi sesama alumni,” katanya.

    Julak Abe juga menegaskan reuni bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi menjadi ruang untuk menjaga hubungan yang telah dibangun sejak masa sekolah.

    “Acara ini bukan hanya ajang temu kangen, tetapi momentum untuk merawat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menegaskan bahwa Angkatan 95 tetap solid,” pungkasnya.

    Pertemuan sederhana itu menjadi bukti bahwa persahabatan tidak lekang oleh waktu. Di tengah kesibukan dan perjalanan hidup masing-masing, ikatan emosional para alumni tetap hidup dan terus dirawat hingga kini. (Syah/red)

    Facebook Comments Box

    Rheza Danica Raih Podium di Thailand, Pebalap Indonesia Makin Kompetitif di ARRC 2026

    0
    Rheza Danica Raih Podium di Thailand, Pebalap Indonesia Makin Kompetitif di ARRC 2026
    Rheza Danica (kiri) raih podium kedua di ARRC 2026 Buriram Thailand. (FOTO: Dok. AHRT)

    UNDAS.ID, Buriram – Persaingan panas kembali tersaji di lintasan Chang International Circuit saat putaran kedua Asia Road Racing Championship 2026 berlangsung pada 9–10 Mei 2026. Di tengah ketatnya duel para pebalap Asia, talenta muda Indonesia kembali menunjukkan taringnya dengan performa kompetitif di berbagai kelas balapan.

    Sorotan utama datang dari Rheza Danica Ahrens yang sukses mempersembahkan podium kedua pada race pertama kelas Asia Production (AP) 250. Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi performa tim Astra Honda Racing Team sepanjang musim 2026.

    Memulai race pertama dari posisi kelima, Rheza tampil agresif sejak lampu start menyala. Mengandalkan performa Honda CBR250RR, pebalap asal Yogyakarta itu langsung merangsek ke barisan depan dan memimpin balapan sejak lap pertama.

    Sepanjang 10 lap, persaingan berlangsung ketat. Rheza terus bertahan di grup terdepan hingga akhirnya berhasil mengamankan podium kedua setelah duel sengit melawan para rivalnya.

    Sementara itu, Irfan Ardiansyah, yang tampil menggantikan Muhammad Badly Ayatullah, sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal balapan. Namun kendala teknis membuatnya harus menyelesaikan race di posisi ke-14.

    Pada race kedua yang berlangsung Minggu (10/5), Rheza kembali tampil kompetitif. Start dari posisi kelima, ia langsung bergabung dalam perebutan posisi depan sejak lap awal. Sementara Irfan yang memulai balapan dari posisi keenam sempat tercecer ke grup tengah sebelum akhirnya berhasil kembali merapat ke rombongan depan pada lima lap terakhir.

    Duel ketat hingga tikungan terakhir membuat Rheza nyaris kembali naik podium. Ia harus puas finis di posisi keempat setelah melakukan overtake di lap akhir, sedangkan Irfan mengakhiri race di posisi ketujuh.

    “Pekan ini menjadi pengalaman berharga buat saya. Meskipun tidak meraih podium di race kedua, tapi saya mendapatkan poin yang penting untuk klasemen. Pada putaran berikutnya di Motegi, saya akan berusaha lebih kuat dan mengincar kemenangan bersama tim yang terus memberikan usaha terbaiknya,” ujar Rheza.

    Di kelas Supersports 600, perjuangan sengit juga diperlihatkan Herjun Atna Firdaus bersama Fadillah Arbi Aditama. Mengendarai Honda CBR600RR, Herjun tampil agresif sejak race pertama dan berhasil bertahan di posisi lima besar sepanjang balapan.

    Persaingan ketat membuat Herjun nyaris meraih podium setelah finis di posisi keempat. Sementara Arbi, yang masih dalam kondisi belum sepenuhnya fit akibat insiden saat sesi kualifikasi, tetap mampu tampil kompetitif dan finis di posisi ketujuh.

    Sayangnya, race kedua menjadi tantangan berat bagi Herjun. Saat berusaha menembus grup depan, pebalap asal Pati, Jawa Tengah itu mengalami insiden terjatuh pada lap keempat dan gagal melanjutkan balapan. Di sisi lain, Arbi tetap menjaga konsistensinya dengan finis di posisi kedelapan.

    Perjuangan tak kalah menarik datang dari kelas Asia Superbike 1000 melalui M. Adenanta Putra. Menjalani musim debut di kelas tertinggi ARRC bersama Honda CBR1000RR-R, Adenanta terus menunjukkan perkembangan positif.

    Pada race pertama, pebalap berusia 22 tahun itu memulai balapan dari posisi kedelapan dan berhasil finis di posisi kesembilan setelah menjaga ritme balap dengan baik. Di race kedua, Adenanta tampil lebih percaya diri dan mampu menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.

    “Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi,” ujar Adenanta.

    General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap yang terus menunjukkan daya saing tinggi sepanjang akhir pekan balap di Buriram.

    “Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan. Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap Internasional,” ujar Andy.

    Hasil di Buriram menjadi modal penting dalam persaingan klasemen sementara musim ini. Konsistensi performa kini menjadi fokus utama tim sebelum menghadapi putaran ketiga ARRC 2026 yang akan berlangsung di Mobility Resort Motegi pada 12–14 Juni 2026.

    Dengan semangat yang terus terjaga, para pebalap Indonesia kembali membawa harapan besar untuk mengibarkan Merah Putih di lintasan balap Asia. (red)

    Facebook Comments Box

    APITU Berbagi Siap Ramaikan Banjarbaru

    0
    APITU Berbagi Siap Ramaikan Banjarbaru
    Ketua pelaksana APITU Berbagi ke-14 dan Silatnas, Mochammad Agus Ropiqi. (FOTO: Dok. Pribadi)

    UNDAS.ID, Banjarbaru –Banjarbaru bersiap menjadi pusat berkumpulnya ratusan praktisi pendingin dan tata udara dari berbagai daerah di Indonesia dalam agenda nasional APITU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

    Kegiatan bertajuk APITU Berbagi ke-14 dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) itu diproyeksikan menghadirkan ratusan praktisi pendingin dan tata udara dari berbagai daerah di Indonesia.

    Ketua Pelaksana kegiatan, Mochammad Agus Ropiqi, mengungkapkan Banjarbaru dipilih sebagai titik utama pelaksanaan kegiatan nasional tersebut. Para peserta rencananya akan menginap di Asrama Haji selama agenda berlangsung.

    Menurut Agus, panitia tengah menyiapkan konsep berbeda dibanding pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu gagasan yang didorong adalah menghadirkan kegiatan utama di ruang terbuka atau full outdoor.

    “Selama ini rangkaian APITU Berbagi dan Silatnas, belum pernah ada konsep full outdoor. Biasanya selalu indoor,” ujar Agus saat berkunjung ke newsroom Banjarbaru Kece di Jalan Bina Murni.

    Ia menjelaskan, terdapat beberapa opsi lokasi yang sedang dipertimbangkan panitia. Mulai dari seluruh kegiatan yang dipusatkan di Asrama Haji, kombinasi kegiatan di kawasan Balai Kemensos Trikora, hingga konsep outdoor di Lapangan Murjani.

    Dari sejumlah pilihan tersebut, konsep kegiatan di Lapangan Murjani dinilai paling menarik karena memungkinkan masyarakat umum ikut terlibat dan menyaksikan langsung perkembangan teknologi pendingin dan tata udara.

    “Kalau di Murjani, end user bisa langsung melihat. Masyarakat luas bisa tahu, oh ini ada brand ini, ada inovasi ini,” jelasnya, di kutip dari sumber yang sama.

    Agus menilai konsep ruang terbuka dapat mendekatkan dunia teknologi pendingin kepada masyarakat. Selama ini seminar, presentasi produk, dan pertemuan teknis cenderung digelar tertutup di dalam gedung sehingga interaksi dengan publik cukup terbatas.

    Dengan konsep outdoor, warga dinilai bisa lebih mudah mengenal profesi teknisi pendingin dan tata udara sekaligus melihat langsung inovasi terbaru di bidang tersebut.

    Dari sisi peserta, antusiasme sejumlah daerah juga mulai terlihat. APITU sendiri memiliki 29 Dewan Pengurus Daerah (DPD) di seluruh Indonesia.

    “Makassar ada yang bersedia datang 50 orang. Jawa Timur menyatakan sudah 115 orang yang siap berangkat,” terangnya, di kutip dari pernyataannya.

    Meski begitu, Agus mengaku tidak ingin memasang target berlebihan. Panitia berharap sedikitnya 500 peserta dapat hadir untuk meramaikan agenda nasional tersebut.

    “Target ulun tidak muluk-muluk. Setidaknya 500 orang meramaikan. Kalau lebih, itu bonus,” tandasnya. (red)

    Facebook Comments Box

    Modal Podium di Sepang, Pebalap Indonesia Makin Percaya Diri di ARRC Thailand

    0
    Modal Podium di Sepang, Pebalap Indonesia Makin Percaya Diri di ARRC Thailand
    Pebalap Indonesia siap bertarung di ARRC 2026 Buriram Thailand dengan target podium. (FOTO: Dok. AHRT)

    UNDAS.ID, Thailand – Semangat persaingan kembali membara di lintasan Asia saat para pebalap Indonesia bersiap menghadapi putaran kedua Asia Road Racing Championship 2026 di Chang International Circuit. Modal positif dari seri pembuka di Sepang menjadi suntikan kepercayaan diri bagi para rider Merah Putih untuk tampil lebih agresif dan kompetitif di Thailand.

    Balapan yang berlangsung pada 8–10 Mei 2026 ini menjadi panggung penting bagi tim Astra Honda Racing Team untuk memperkuat posisi di klasemen sementara. Tiga kelas utama sekaligus menjadi arena perjuangan, mulai dari Asia Superbike (ASB) 1000, Supersport (SS) 600, hingga Asia Production (AP) 250.

    Perhatian besar tertuju pada Rheza Danica Ahrens di kelas AP250. Setelah sukses meraih podium pada seri pembuka, Rheza kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Performa konsisten bersama Honda CBR250RR membuat peluangnya terbuka lebar untuk kembali berburu podium di Buriram.

    Pada putaran kali ini, Rheza akan didampingi Irfan Ardiansyah, yang tampil sebagai pebalap pengganti untuk Muhammad Badly Ayatullah. Badly masih menjalani proses pemulihan cedera usai insiden pada seri sebelumnya di Sepang.

    “Untuk round dua yang berlangsung di Buriram kali ini, saya akan berusaha tampil sebaik mungkin untuk meraih kemenangan. Semoga semua hal berjalan sesuai rencana untuk mendukung saya meraih kemenangan di Thailand,” ujar Rheza.

    Sementara itu, Irfan mengaku siap memanfaatkan kesempatan besar yang diberikan kepadanya untuk membantu tim meraih hasil maksimal.

    “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Astra Honda Motor karena telah memberi kesempatan dan kepercayaan sebagai rider pengganti di round dua ini. Saya akan melakukan yang terbaik dan menggunakan semua pengalaman untuk membantu tim mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Irfan.

    Persaingan tak kalah menarik juga terjadi di kelas Supersport 600. Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama kembali turun bersama Honda CBR600RR dengan optimisme tinggi.

    Herjun datang dengan modal podium ketiga pada race pertama di Sepang dan kini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 25 poin. Sementara Arbi terus menunjukkan perkembangan positif dalam adaptasinya di kelas SS600 dan kini mengoleksi 21 poin.

    “Pada putaran kedua ini, saya akan berusaha tampil maksimal, agar mendapat hasil yang sesuai harapan. Mental dan fisik sudah saya persiapkan secara matang, untuk bertarung dan raih poin maksimal di Thailand,” ujar Herjun.

    Di kelas tertinggi Asia Superbike 1000, sorotan mengarah kepada M. Adenanta Putra. Pebalap muda yang menjalani musim debut di kelas ASB1000 itu mulai menunjukkan perkembangan signifikan bersama Honda CBR1000RR-R.

    Setelah tampil konsisten finis di posisi tujuh pada dua race sebelumnya, Adenanta kini bertengger di posisi keenam klasemen sementara dengan 18 poin. Kepercayaan dirinya juga meningkat usai meraih podium pada ajang Malaysia Superbike Championship akhir pekan lalu.

    “Menghadapi putaran kedua di Buriram, saya memiliki kepercayaan diri yang lebih kuat dibanding putaran perdana lalu. Saya semakin memahami CBR1000RR-R. Harapan saya di round 2 ini bisa meraih hasil yang semakin baik dibanding sebelumnya. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Adenanta.

    Putaran kedua di Buriram menjadi momentum penting bagi para pebalap Indonesia untuk menjaga asa di persaingan papan atas Asia. Selain mengincar poin maksimal, balapan ini juga menjadi pembuktian bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level internasional.

    Dua race utama akan digelar pada Sabtu dan Minggu dengan jadwal kelas AP250 pukul 14.10, SS600 pukul 15.00, dan ASB1000 pukul 16.05 waktu setempat. Para pecinta balap Tanah Air pun kembali menaruh harapan besar agar Merah Putih dapat berkibar di podium tertinggi Asia.

    Facebook Comments Box

    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill

    0
    Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Industri, Siswa SMKN 19 Samarinda Unjuk Skill
    Astra Motor Kaltim 2 dukung UKK SMKN 19 Samarinda dengan standar industri Honda untuk cetak lulusan siap kerja dan kompeten. (FOTO: Esti)

    UNDAS.ID, Samarinda – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 19 Samarinda menjadi langkah nyata dalam menyiapkan siswa siap terjun ke dunia industri otomotif. Siswa kelas XII kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) diuji menggunakan standar industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

    Kegiatan yang berlangsung di bengkel TSM SMK Negeri 19 Samarinda pada April 2026 itu mendapat dukungan penuh dari Astra Motor Kalimantan Timur 2 sebagai mitra industri pendidikan vokasi.

    Dalam pelaksanaannya, Astra Motor Kaltim 2 hadir melalui tim Technical Training Main Dealer untuk melakukan verifikasi sarana dan prasarana ujian. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh proses UKK berjalan sesuai standar Astra Honda Motor.

    Peran Main Dealer sebagai tim verifikator dinilai penting agar pelaksanaan UKK tidak hanya menjadi formalitas akademik, tetapi juga menjadi pengakuan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri otomotif modern.

    Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama, mengatakan pelaksanaan UKK ini merupakan tindak lanjut penguatan kurikulum Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda dalam menjembatani kebutuhan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

    “Pelaksanaan UKK ini menjadi wujud nyata kami, Astra Motor Kalimantan Timur 2 bersama SMK Mitra Binaan untuk terus bersinergi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di Industri dan Dunia Kerja,” ungkap Nindya.

    Materi yang diujikan dalam UKK telah disesuaikan dengan standar kompetensi industri otomotif. Para siswa menjalani praktik langsung mulai dari perawatan berkala, diagnosis kerusakan, hingga perbaikan sistem kelistrikan dan mesin sesuai Standard Operating Procedure (SOP) bengkel resmi Honda.

    Kepala SMKN 19 Samarinda, Fajri Syamsirani menyampaikan bahwa UKK menjadi bagian penting dari komitmen sekolah dalam mendukung program “SMK Bisa, SMK Hebat”.

    Menurutnya, keterlibatan praktisi industri secara langsung diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan agar lebih siap terserap di dunia industri otomotif nasional.

    Seluruh rangkaian kegiatan UKK 2026 berlangsung tertib dan lancar hingga penutupan. Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk terjun secara profesional di dunia kerja serta mampu beradaptasi dengan perkembangan industri otomotif yang terus berubah. (red)

    Facebook Comments Box