Beranda blog Halaman 53

    LKBB dan Gerak Jalan Diikuti 9 Tim

    0
    Plh Kadispora Kaltim Sri Wartini bersama sejumlah kabid dan Analis Kebijakan Ahli Muda berfoto bersama peserta LKBB dan Gerak Jalan 2024 di halaman parkir Kompleks Gelora Kadrie Oening, Sabtu 26 Oktober 2024 pagi tadi. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Serangkaian kegiatan di Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Senin 28 Oktober 2024 mendatang, dilaksanakan Dispora Kaltim. Salah satunya Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) dan Gerak Jalan 2024, Sabtu 26 Oktober 2024 pagi tadi.

    Berlangsung di halaman parkir Kompleks Gelora Kadrie Oening sebagai titik start dan finish, LKBB dan Gerak Jalan 2024 diikuti 9 tim. Mereka melakukan kirab sejauh 5 km.

    Menurut Analis Kebijakan Ahli Muda, Bidang Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Rusmuliadi, tim yang berpartisipasi i lomba ini awalnya 10 tim. Namun, salah satu tim mengundurkan diri saat technical meeting. Di lain sisi, LKBB dan Gerak Jalan 2024 merupakan kegiatan yang telah menginjak usia kedua penyelenggaraan.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Sebelumnya, LKBB dan Gerak Jalan dilaksanakan pertama kali pada 2023 lalu dan juga menjadi rangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Ibu Sekda (Sri Wahyuni, Red.) meminta untuk dilaksanakan kembali,” ucapnya, saat memberikan sambutan.

    Rusmuliadi mengatakan, dalam penjurian, Dispora Kaltim melibatkan TNI dan Polri. Dalam hal ini Korem 091/ASN dan Polres Samarinda. “Ada juga juri bayangan dari Dispora Kaltim. Hal ini telah kami sampaikan saat technical meeting,” ungkapnya.

    Berbeda dengan tahun lalu, LKBB dan Gerak Jalan 2024 memperebutkan Piala Gubernur Kaltim. “Ini pertama kalinya ada Piala Gubernur Kaltim,” urai Rusmuliadi.

    Lewat LKBB dan Gerak Jalan 2024, jelas Rusmuliadi, Dispora Kaltim mengajak seluruh pemuda di Benua Etam untuk berpartisipasi dalam lomba ini sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan dan kesatuan.

    “Dengan adanya lomba ini, diharapkan pemuda Kaltim dapat menunjukkan kreativitas dan kedisiplinan, serta membawa semangat Sumpah Pemuda ke dalam kehidupan sehari-hari,” tutupna.

    Sebagai informasi, pendaftaran untuk LKBB dan Gerak Jalan 2024, telah dibuka mulai 19 September 2024 hingga 18 Oktober 2024 disertai dengan uji coba lapangan. (tim/adv)

     

    Facebook Comments Box

    Oktober, Dispora Gelar 5 Lomba

    0
    Kabid Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Mardareta. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Lima lomba bertema pemuda digelar Dispora Kaltim bulan ini sebagai rangkaian memperingati Hari Sumpah Pemuda. Diantaranya Pemilihan Pemuda Berrestasi, Pemilihan Pramuka Penegak/Pandega Berprestasi, Pemilihan Organsasi Kepemudaan Berprestasi, dan Pemilihan Wirausaha Muda Pemula Berprestasi.

    Kabid Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Mardareta, mengatakan untuk seluruh lomba Dispora Kaltim menyiapkan hadiah untuk para pemenang. “Mereka akan mendapat piagam, plakat, dan uang pembinaan,” katanya.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Mardareta menjelaskan, masing-masing lomba memiliki syarat yang harus dipenuhi peserta. Pemilihan Pramuka Penegak/Pandega Berprestasi, misalnya. Peserta di lomba ini wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka yang masih berlaku. Untuk kriteria khusus, Dispora Kaltim menetapkan ada 5 hal yang harus dipenuhi peserta.

    “Salah satunya pernah memperoleh penghargaan dalam bidang kepramukaan yang diraih pada usia 16 tahun sampai 25 tahun dengan sertifikat dan piagam penghargaan,” ujarnya.

    Tak hanya itu, untuk mengikuti lomba ini, mereka harus harus lolos seleksi di tingkat kabupaten/kota lebih dulu dan ditetapkan dengan berita acara. “Ini salah satu sayaratnya,” terang Mardareta. “Syarat lainnya, peserta belum 26 tahun pada 28 Oktober. Ini dibuktikan dengan scan KTP (Kartu Tanda Pengenal, Red.),” timpalnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 Resmi Dibuka

    0
    Suasana halaman parkir Kompleks Gelora Kadrie Oening saat Tipe-X tampil di Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Peringatan Sumpah Pemuda ke 96 tahun ini digelar semarak di Kaltim. Jumat 24 Oktober 2024 malam, Pemprov Kaltim menghadirkan Tipe-X di halaman parkir Kompleks Gelora Kadrie Oening. Ribuan masyarakat, terutama para pemuda-pemudi, tampak antusias bernyanyi bersama band ska legendaris dari Jakarta itu.

    Sebelum tampil, Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik melalui Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdianto, membuka sekaligus meresmikan gelarnya Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024. Dia menyatakan apresiasi Pemprov Kaltim atas kontribusi pemuda dalam berbagai aspek pembangunan di Kaltim. Mulai dari ekonomi, budaya, hingga lingkungan.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 jadi bukti nyata apresiasi dan penghargaan dari Pemprov Kaltim terhadap peran serta pemuda Kaltim yang telah memberikan sumbangsih besar dalam berbagai sektor,” katanya.

    Arief Murdianto mengingkatkan, semangat Sumpah Pemuda penting untuk mendorong generasi muda untuk terus berinovasi dan berkontribusi demi kemajuan Kaltim. Sumpah Pemuda, lanjutnya, harus terus hidup dalam diri generasi muda masa kini.

    “Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 adalah wadah menyalurkan kreativitas, inovasi, dan semangat kebangsaan pemuda kita. Saya sangat mengapresiasi inisiatif Dispora Kaltim yang telah menyelenggarakan acara ini,” jelasnya.

    Sementara itu, Plh Kadispora Kaltim, Sri Wartini, menerangkan Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 menggelar kegiatan menarik. Di mana di dalamnya digelar pula sejumlah lomba. “Kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada 28 Oktober nanti,” paparnya. “Selain hiburan dari band dan seni budaya, masih banyak kegiatan lain yang dirancang untuk memeriahkan Pekan Raya Pemuda ini,” timpal Sri Wartini.

    Melalui Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024, Dispora Kaltim berharap para pemuda di Kaltim dapat lebih berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional. “Kami mengajak seluruh pemuda untuk menggunakan kesempatan ini sebagai ajang belajar, berbagi, dan bersatu demi masa depan yang lebih baik untuk Kaltim dan Indonesia,” tukasnya. (tim/adv)

     

    Facebook Comments Box

    60 UMKM Ramaikan Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024

    0
    Sejumlah stand telah disiapkan Dispora Kaltim di halaman parkir Kompleks Stadion Gelora Kadrie Oening sebagai bagian dari Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 bakal meriah. Selain dirangkaian dengan sejumlah lomba, kegiatan ini juga menghadirkan 60 UMKM milik para pemuda se-Kaltim. Analis Kebijakan Ahli Muda, Bidang Pengembangan Pemuda, Dispora Kaltim, Rusmuliadi, menyatakan Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 akan dipusatkan di Kompleks Gelora Kadrie Oening.

    “Pemprov Kaltim akan menghadirkan 60 UMKM yang dibangun para pemuda se-Kaltim,” katanya. “Nanti mereka datang ke sini, seluruh biaya ditanggung pemerintah,” sambung Rusmuliadi.

    Menariknya, lanjut Rusmuliadi, mereka akan mengisi tenant-tenant yang telah disiapkan secara gratis. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan ruang kepada pemuda se-Kaltim yang berwirausaha untuk memamerkan dan menjual produk mereka.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Rusmuliadi mengungkapkan, rangkaian acara tersebut yang dimulai sejak Jumat 25 Oktober 2024 hingga Senin 28 Oktober 2024. “Acara berlangsung dari 25 sampai 28 (Oktober, Red.),” jelasnya.

    Bagi Rusmuliadi, langkah ini diambil Dispora Kaltim agar pemuda Kaltim termotivasi sehingga kedepannya dapat berkontribusi pada daerah. “Kami ingin pemuda-pemuda Kaltim terus berkembang dan berkontribusi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” bebernya.

    Selain itu dia menyatakan, Pekan Raya Pemuda Kaltim 2024 juga akan menghadirkan pentas pemuda. “Ada 25 pemuda nanti yang akan tampil,” bebernya.

    Sementara, untuk acara puncak, digelar upacara bersama memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dalam rangkaiannya nanti, sejumlah Pemuda Pelopor Kaltim akan mendapatkan penghargaan di momen tersebut. “Ada penyerahan penghargaan kepada Pemuda Pelopor,” tutupnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Seleksi Jadi Tahapan Penting di Pemilihan Pemuda Pelopor

    0
    Analis Kebijakan Ahli Muda, Rusmuliadi. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Etam cukup memberi warna di Pemilihan Pemuda Pelopor tingkat nasional dalam beberapa tahun terakhir. Makanya, seleksi menjadi tahapan paling penting. Tujuannya, untuk memetakan pemuda pelopor di masing-masing wilayah dalam perannya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kemudian untuk memberi penghargaan atas semangat pemuda yang selama ini mempelopori kegiatan di masyarakat maupun lingkungan mereka.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Dari seleksi ini ditemukan sejumlah pemuda yang berkemampuan merintis sesuai bidang yang dijalani, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan ke luar atas berbagai masalah yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

    “Dari seleksi ini pula tentu akan ditemukan kepeloporan dalam bidang-bidang yang telah ditetapkan,” kata Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Rusmuliadi.

    Dia menjelaskan, kepeloporan yang dimaksud adalah pemuda yang memiliki karya nyata dan berkualitas di bidang kepeloporan didasarkan pada kecerdasan, kreatif, kepribadian, jiwa kegotongroyongan, kemandirian, serta meningkatnya potensi kepeloporan pemuda dalam berbagai bidang.

    Makanya, syarat peserta yang mengikuti seleksi ini adalah usia 16-30 tahun. Pun, bukan ASN. Selanjutnya, belum pernah memperoleh penghargaan kepeloporan tingkat nasional, diusulkan dari organisasi perangkat daerah kepemudaan di kabupaten/kota.

    “Kepeloporan sudah dirintis minimal satu tahun terakhir, kepeloporan telah terbukti memberi dampak positif dan nilai sosial serta ekonomi secara signifikan di tengah masyarakat yang beragam,” ujar Rusmuliadi. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Dimensi SDI Jadi Indikator RPJM

    0
    Suriani, Koordinator Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga, Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Sembilan dimensi SDI jadi indikator dalam RPJMN oleh Bapenas. Kebijakan itu membuat SDI sejajar dengan IPP di mata negara. Hal ini tertuang dalam laporan SDI 2023 yang dirilis Kemenpora.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Koordinator Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga, Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim, mengatakan SDI merupakan strategi mendasar bagi pengambilan kebijakan keolahragaan yang berbasis data. “Makanya, tanpa pengukuran yang valid dan akuntabel, Dispora Kaltim tidak pernah sampai pada tujuan pembangunan olahraga,” jelasnya.

    Tahun ini, menurut Suriani, Dispora Kaltim melakukan pengumpulan data sampling internal di 3 kabupaten/kota. Seperti Balikpapan, Paser, dan Kutim. Jika menilik jumlah, lokasi yang dipilih Dispora lebih sedikit dibanding Kemenpora yang mencapai 5 kabupaten/kota.

    Di Kota Minyak, lanjut Suriani, Dispora Kaltim melakukan pengumpulan data sampling di Balikpapan Utara. Tepatnya di Karang Joang. Di Paser, Tanah Grogot. Sementara di Kutim, Dispora Kaltim melakukan pengumpulan data di 3 kecamatan. Diantaranya Sangatta Utara, Barong Tongkok, dan Waru.

    “Di 3 kecamatan itu, kami fpkus di Teluk Lingga, Simpang Raya, dan Waru,” tandas Suriani. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Escape Road Bakal Dibangun UPTD PPO

    0
    Stadion Gelora Kadrie Oening. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Keberadaan Kompleks Gelora Kadrie Oening di Samarinda dianggap strategis. Terlebih di tempat ini, telah digelar sejumlah event besar bersakala lokal hingga nasional. Salah satunya MTQ Nasional ke 30.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Mengingat hal itu, UPTD Pengelola Prasarana Olahraga (PPO) di Dispora Kaltim, berencana melakukan pembenahan. Khususnya pada akses keluar-masuk Gelora Kadrie Oening. “Kami berencana akan membangun escape road,” kata Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaedi.

    Menurutnya, escape road yang dimaksud adalah jalan alternatif. Saat ini, akses di sana hanya ada dua. Yakni melalui Jl. K. H. Wahid Hasyim dan Jl. P. M. Noor. “Nantinya rute baru akan dibangun melalui Jl. Perjuangan,” ujarnya.

    Menurutnya, hal ini berkaca dari penyelenggaraan MTQ Nasional ke 30, dimana Kaltim menjadi tuan rumah dan Gelora Kadrie Oening menjadi pusat pelaksanaan. Saat kendaraan melebihi batas tampung, terjadi kemacetan antara kendaraan yang hendak keluar dan masuk. Terutama kendaraan roda empat.

    Padahal, akses jalan keluar dan masuk di sana telah dipisah. Dimana Jl K. H. Wahid Hasyim menjadi akses masuk dan Jl P. M. Noor menjadi akses keluar.

    “Ini jalur tambahan (escape road, Red.) untuk pengamanan,” bebernya. “Kalau di sini (Kompleks Gelora Kadrie Oening, Red.) ada kegiatan, kita kan cuma ada dua akses saja. Banyak menimbulkan kemacetan. Sehingga rencana kedepan adalah menambah jalur lagi ke Jalan Perjuangan,” sambung Junaedi.

    Baginya, setiap ada event bersakala besar, harus ada jalur khusus bagi tamu Very Very Important Person (VVIP). Salah satunya seperti presiden. “Jadi, ada jalur yang tidak boleh dilalui oleh kendaraan lain,” ulasnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Di PEPARNAS XVII, Atlet Disabilitas Kaltim Mampu Buktikan Diri

    0
    AA Bagus Surya Saputra, Kabid Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim.(FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Kabar baik datang dari kontingen Kaltim yang berlaga di PPEPARNAS XVII. Berlangsung di Solo, mereka mampu duduk di peringkat 13 nasional. Kabar ini disampaikan AA Bagus Surya Saputra, Kabid Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim.

    Menurutnya, capaian ini jadi bukti jika atlet penyandang disabilitas di Kaltim bisa berprestasi di tingkat nasional. Baginya, capaian ini juga merupakan bukti hasil kerjasama semua pihak. “Termasuk dalam hal ini dukungan dari Dispora Kaltim,” ujarnya.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    AA Bagus Surya Saputra mengungkapkan, Dispora Kaltim telah berupaya dengan baik dari sisi sebelum dan sesudah PEPARNAS XVII. Mulai dari anggaran, pembinaan, dan pengawasan.

    Disamping iitu, AA Bagus Surya Saputra mengaku bangga atas prestasi atlet, pelatih, dan official Paralimpiade yang turut berjuang di PPEPARNAS XVII. “Selain memperebutkan medali, PEPARNAS XVII juga merupakan ajang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya inklusi dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam dunia olahraga,” tegasnya.

    Sementara itu, dengan capaian ini, Dispora Kaltim akan berupaya untuk mencari dan merekrut atlet-atlet baru dan membinanya. Mengingat atlet-atlet disabilitas yang ada saat ini didominasi oleh usia-usia yang sudah lanjut.

    “Memang dari sisi umur khusus untuk atlet NPCI tidak ada. Jadi kami ingin mendapatkan dan mencari bibi-bibit baru, sebagaimana bibit baru ini bisa kami kembangkan kapasitasnya sebagai atlet,” tukasnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    DBON Kaltim Ubah Pola Pembinaan

    0
    Zairin Zain, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Kepala Pelaksana Sekretariat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur (Kaltim), Zairin Zain, menyatakan tahun ini seluruh cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan pihaknya belum mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON). Alasannya, DBON Kaltim masih fokus mempersiapkan atlet-atlet usia dini yang diharapkan mampu mengukir prestasi bagi Benua Etam pasca lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Mereka yang berprestasi inilah nanti yang akan direkrut oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia, Red.) untuk mewakili Kaltim di pelbagai kejuaraan,” katanya, belum lama ini.

    Zairin Zain menjelaskan, upaya DBON Kaltim mencari bibit atlet usia dini memang dimulai dari nol. Tujuannya, agar atlet yang dibina sejak kecil itu menjadi atlet negara yang dibiayai pemerintah. Hal ini tentu memberikan tantangan tersendiri dan berbeda dengan program lain.

    Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) misalnya, memiliki atlet yang sudah memiliki prestasi. Namun atlet-atlet tersebut tidak dibina sedari dini. Dari titik itu, menurut Zairin Zain, atlet yang bersangkutan tidak bisa diukur seluruh kemampuannya. “Sepak bola juga begitu. Selama kita menggunakan anak-anak Indonesia yang tidak dilatih sejak usia dini, maka prestasinya akan menurun,” jelasnya.

    Masih di sepak bola, Zairin Zain menerangkan, tim nasional Indonesia sukses lewat program naturalisasi. Sebab prestasi itu hadir lantaran atlet yang direktur telah mendapatkan pembinaan sejak usia dini di akademi sepak bola. “Ini yang membedakan,” tegasnya. “Inilah yang coba kami ubah melalui pola pembinaan,” timpal Zairin Zain. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Ini Konsep Unik UPTD PPO Kelola Pedagang

    0
    Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaedi. (FOTO: Tim/Undas)

    UNDAS, SAMARINDA – Menetapkan status pedagang menjadi salah satu terobosan kebijakan yang dilakukan UPTD Pengelola Prasarana Olahraga (PPO). Mereka yang berdagang di sana, ditentukan untuk berjualan tetap dan berjualan mingguan di Kompleks Gelora Kadrie Oening.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Kebijakan ini untuk mengakomodir seluruh pedagang yang ingin berjualan di sini,” ujar Junaedi, Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim.

    Dia menjelaskan, pedagang tetap adalah mereka yang saban hari berjualan di sana. Sementara pedagang mingguan adalah mereka yang menjajakan dagangannya saat akhir pekan. Khusus untuk pedagang mingguan, UPTD PPO mendorong suasana di Kompleks Gelora Kadrie Oening seperti wisata belanja. “Hampir mirip seperti di CFD (Car Free Day di Jl. Kesuma Bangsa, Red.),” ucap Junaedi.

    Kendati serupa dengan CFD, UPTD PPO memberikan space khusus para pedagang di dalam Kompleks Gelora Kadrie Oening. “Kami di dalam sini (Gelora Kadrie Oening, Red.). Kami saya sediakan tempat seperti carport,” ungkap Junaedi.

    Disamping itu, untuk pedagang tetap, UPTD PPO menggabungkannya dengan salah satu paguyuban pedagang lokal. Kebijakan ini dilakukan agar seluruh pedagang yang terlibat bisa sama-sama melaksanakan ketertiban saat beraktivitas. “Ini tinggal bagaimana mengemasnya saja agar semua tertib,” ulas Junaedi.

    Menurutnya, UPTD PPO pada dasarnya bertujuan untuk melayani seluruh masyarakat. Terutama masyarakat olahraga, dan masyarakat di sekitar Kompleks Gelora Kadrie Oening. Itu sebabbnya, dalam melakukan pelayanan, UPTD PPO juga menekankan pentingnya ketertiban dalam seluruh aspek. “Intinya, dalam pelayanan juga harus tertib. Misalnya kalau ada sampah, ya harus dibersihkan. Ini agar semua merasa nyaman saat berada di sini,” ungkap Junaedi.

    UPTD PPO, lanjutnya, selama ini memang berupaya agar seluruh elemen di Kompleks Gelora Kadrie Oening tertata dengan baik. “Memang ruang lingkupnya tidak terlalu besar tempat ini. Tapi tetap kami upayakan di tata baik,” tukas Junaedi. (tim/adv)

    Facebook Comments Box