Beranda blog Halaman 44

    Peringatan Hari Guru di Kaltim, Momentum Refleksi dan Apresiasi Guru

    0
    Peringatan Hari Guru
    Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik pimpin peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-79.

    UNDAS.ID, Samarinda – Perayaan Hari Guru Nasional 2024 yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” sekaligus peringatan HUT PGRI ke-79 bertema “Guru Bermutu, Indonesia Maju” berlangsung khidmat di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Acara ini menjadi ajang penghormatan dan refleksi atas peran strategis guru dalam membangun bangsa.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim, Irhamsyah, mengucapkan selamat Hari Guru sekaligus selamat ulang tahun bagi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ia menyampaikan bahwa meskipun peringatan dilakukan secara sederhana, momentum ini tetap menjadi simbol apresiasi kepada guru, khususnya di Kaltim.

    HARI GURU DAN PGRI DISDIKBUD KALTIM 2024

    “Beberapa hal yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan kapasitas guru, pemberian insentif, serta perbaikan infrastruktur pendidikan. Harapannya, guru dapat terus menjadi pilar utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, melatih kreativitas siswa, dan mempersiapkan mereka menjadi tulang punggung masa depan Indonesia,” ujar Irhamsyah.

    Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan pesan penting terkait peran guru dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif di masa depan. Ia menekankan perlunya mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan dalam kurikulum untuk membekali generasi muda dengan kemampuan enterpreneurship.

    Peringatan ini juga menjadi ajang introspeksi bagi para pendidik untuk terus berkontribusi dalam mencetak insan berkarakter, kreatif, dan inovatif demi masa depan Kalimantan Timur yang lebih maju, apalagi sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara.

    “Salah satu tantangan besar di Kaltim adalah menyiapkan generasi muda yang mampu mendukung transformasi ekonomi. Kita perlu beralih dari sektor mining (tambang: red) ke sektor jasa dan wirausaha. Peran guru sangat penting dalam membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing,” ungkapnya. (red/abe)

    Facebook Comments Box

    New Honda Scoopy Experience, Perjalanan Modis Menyusuri Keindahan Bali

    0
    New Honda Scoopy Experience
    Komunitas Scoopy Modification Style Bali menyaksikan New Honda Scoopy generasi terbaru (21/11). (Ist)

    UNDAS.ID, Bali – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan pengalaman unik bagi pecinta skutik fashionable melalui acara New Honda Scoopy Experience. Bertempat di Pulau Dewata pada 21 November 2024, acara ini memadukan perjalanan seru dengan eksplorasi fitur terbaru dari New Honda Scoopy.

    Dengan mengenakan apparel eksklusif Honda, peserta memulai perjalanan dari Jimbaran Hub, menyusuri keindahan pesisir Bali hingga menuju Pantai Petitenget di Seminyak. Acara ini menjadi bukti bahwa New Honda Scoopy bukan hanya alat transportasi, tetapi juga simbol gaya hidup modis dan praktis.

    Perjalanan Gaya di Pulau Dewata
    Rombongan peserta memulai perjalanan dari Jimbaran Hub, menikmati pemandangan laut sepanjang jalan. Perjalanan dilanjutkan ke Sunset Road di Kuta, melintasi ikon Bali, Patung Dewa Ruci. Di tengah lalu lintas yang padat, rangka eSAF pada New Honda Scoopy terbukti memberikan kelincahan maksimal.

    Saat matahari mulai terbenam, teknologi Crystal Block LED pada lampu utama menjadi sorotan, membantu pencahayaan lebih fokus dan aman. Destinasi akhir di Pantai Petitenget, Seminyak, menyuguhkan suasana magis matahari terbenam, di mana peserta menikmati suasana pantai sambil bersantai dengan skutik modis mereka.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, “Acara ini kami adakan untuk memperkuat hubungan dengan pecinta Honda Scoopy yang selalu berekspresi positif. Generasi keenam Honda Scoopy hadir sebagai jawaban atas antusiasme konsumen akan skutik unik dan kekinian.”

    Aksesoris dan Apparel untuk Gaya Lebih Modis
    New Honda Scoopy hadir dalam 4 varian dan 8 warna atraktif, lengkap dengan aksesoris stylish yang menambah kesan fashionable. Garnish berwarna oranye dan hijau muda, misalnya, cocok untuk varian Energetic dan Fashion, sementara warna silver mendukung tampilan elegan varian Prestige dan Stylish.

    Selain aksesoris, apparel eksklusif seperti helm, T-shirt, dan outer dengan warna-warna lembut seperti pastel blue dan beige melengkapi gaya pengendara. “Honda Scoopy tak hanya sebuah kendaraan, tetapi juga simbol gaya hidup yang merepresentasikan tren masa kini,” tambah Ahmad.

    Teknologi Modern untuk Mobilitas Kekinian
    Dibekali fitur terbaru seperti USB Type-C Charger dan Digital Panel Meter, New Honda Scoopy memadukan desain retro dengan teknologi modern. Velg dengan desain palang baru semakin menonjolkan tampilan ikonik skutik ini.

    Deni, anggota komunitas Scoopy Modification Style Bali, menyatakan kekagumannya, “Fitur digitalnya keren banget, terutama panel meter dan desain velgnya yang pas banget buat gaya retro atau anak muda.”

    Kenangan Berkesan di New Honda Scoopy Experience
    Acara ini tak hanya menunjukkan keunggulan teknis dan estetika New Honda Scoopy, tetapi juga menciptakan momen kebersamaan yang penuh gaya. Para peserta pun diharapkan terinspirasi untuk menjadikan skutik ini bagian dari gaya hidup mereka. (red)

    Facebook Comments Box

    Ini Perbandingan Capaian Jawa dan Luar Jawa di 4 Dimensi SDI

    0
    Statistik perbandingan capaian pembangunan olahraga antara Jawa dan luar Jawa. (FOTO: REPRO/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Perbedaan antara Jawa dan luar Jawa terlihat dari 4 dimesi SDI. Yakni partisipasi, kebugaran, performa, dan ekonomi. Meski sudah 79 tahun Indonesia merdeka, ketimpangan pembangunan antar daerah di Indonesia masih cukup lebar, terutama antara daerah Jawa dan di luar Jawa.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Ini ukan kata saya. Tapi enurut aporan SDI 023 Kemenpora,” jelas Suriani, Koordinator Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga, Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim.

    Harus diakui, pembangunan selama ini masih terkonsentrasi di pulau Jawa dan kurang memperhatikan perkembangan di luar Jawa. Akibatnya, pertumbuhan dan pemerataan termasuk kontribusinya masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan pulau Jawa.

    Kondisi tersebut tidak hanya terkait dengan pembangunan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi, tetapi juga terjadi pada pembangunan olahraga. Persoalan ketimpangan tersebut utamanya disebabkan oleh ketiadaan sumberdaya manusia yang bermutu dan sumber daya ekonomi yang terbatas.

    Dalam konteks pembangunan olahraga, kata Suriani, perbedaan yang mencolok terjadi pada capaian performa dalam kejuaraan seperti PON dan Kejurnas. Performa daerah di luar Jawa tertinggal jauh dengan daerah di Jawa. Hal tersebut dapat dipahami mengingat performa tinggi dalam olahraga sangat erat hubungannya dengan sampai sejauhmana suatu daerah memiliki ketenagaan dan anggaran yang mencukupi.

    Sementara itu, untuk capaian indikator yang lain seperti partisipasi, kebugaran jasmani, dan belanja olahraga, daerah di luar Jawa justru lebih tinggi meski perbedaannya tidak signifikan. Partisipasi dan kebugaran jasmani lebih terkait dengan gaya hidup aktif yang melekat pada masyarakat menengah ke bawah.

    “Artinya, penduduk di luar Jawa lebih aktif secara fisik dibandingkan dengan penduduk di Jawa. Selain itu, tingkat konsumsi masyarakat menengah ke bawah lebih tinggi
    dibandingkan dengan masyarakat menengah ke atas,” tutupnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Sejumlah Cabor Dianggap Bisa Ukir Prestasi

    0
    Atlet panahan saat berlatih di lapangan Karang Asam. (FOTO: Ist)

    UNDAS, SAMARINDA – Sejumlah cabor unggulan berhasil dipetakan Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Kaltim. Dari 68 cabor yang ada di Kaltim, 11 diantaranya masuk dalam unggulan. Sebut saja seperti gulat, panahan, taekwondo, kriket, hockey, kempo, layar, silat, sepatu roda, angkat besi, dan tarung derajat.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Cabor-cabor ini kami harapkan bisa meningkatkan prestasi olahraga Kaltim di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rasman, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga.

    Baginya, penetapan cabor unggulan itu bertujuan untuk mengembangkan atlet melalui pembinaan yang lebih terarah. Menariknya, Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga menggunakan acuan UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan untuk melakukan pemetaan tersebut. “Jadi pengembangan dan pembinaan atlet bisa lebih terencana, terpadu, sistematis, dan berkelanjutan,” ucap Rasman.

    Kendati begitu, menurut Rasman, setiap cabor punya potensi besar untuk meraih prestasi. Termasuk cabor lain di luar 11 cabor unggulan ini. Apalagi, Dispora Kaltim berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam membantu pengembangan, pembinaan, hingga fasilitas.

    “Pembinaan tentu perlu proses, waktu, sarana prasarana dan anggaran,” ungkapnya. “Tapi akan terus kami mulai dari usia dini dengan melakukan pendataan di tiap kabupaten/kota untuk didapatkan pembinaan secara sport science dan sport intellegence,” ulas Rasman. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Panduan Terapi Holistik: Selamat Said Sanib Bagikan Rahasia Kesehatan Fisik, Mental, dan Spiritual

    0
    Terapi Holistik
    Buku Terapi Holistik, Gabungan Terapi Fisik, Mental, dan Herbal dari Selamat Said Sanib.

    UNDAS.ID, Samarinda – Selamat Said Sanib, pengarang buku “Pandangan Pertama pada Tindakan Utama: Panduan Terapi Holistik Fisik, Mental, Spiritual, dan Herbal”, membagikan pandangan dan motivasinya dalam menyusun buku tersebut. Ia menjelaskan bahwa karyanya dirancang sebagai panduan praktis untuk pendekatan terapi holistik yang mengintegrasikan berbagai metode kesehatan.

    “Buku ini wajib dimiliki karena memberikan cara-cara praktis dalam terapi fisik, mental, spiritual, hingga penggunaan herbal,” ujar Selamat Said Sanib saat dihubungi awak media ini, Kamis (21/11).

    Ia menambahkan, motivasinya menulis buku ini adalah keinginannya untuk berbagi ilmu dan keterampilan praktis dengan masyarakat. “Saya ingin ilmu yang saya miliki tidak hanya menjadi pengetahuan pribadi, tetapi juga solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Makna Holistik dalam Pandangan Penyair
    Judul buku ini, menurut Selamat, terinspirasi dari gaya bahasanya sebagai seorang penyair.

    “Pandangan Pertama pada Tindakan Utama adalah ungkapan saya sebagai penyair dan juga gambaran bagaimana kita mendiagnosis masalah kesehatan secara tepat. Apakah menggunakan terapi fisik, mental, spiritual, herbal, atau kombinasi di antara semuanya,” jelasnya.

    Pendekatan yang ditawarkan dalam buku ini mencakup berbagai metode:

    – Fisik
    Olahraga, akupresur, pijat, terapi bekam, hingga gerakan ergonomic gym yang terinspirasi dari gerakan sholat.
    – Mental
    Hypnotherapy dan senam otak.
    – Spiritual
    Rukyat, doa, sedekah, sholat, puasa, dzikir, dan berbagai praktik lainnya.

    Selamat mencontohkan terapi untuk sakit gigi yang sederhana namun efektif.

    “Cukup sentuh titik terapi di antara jempol dan telunjuk tangan—yang dikenal sebagai titik usus besar,” paparnya. Hal ini, menurutnya, adalah salah satu contoh dari pendekatan holistik yang saling melengkapi.

    Hubungan Fisik dan Mental yang Tak Terpisahkan
    Landasan berpikir dalam terapi holistik yang ditawarkan Selamat adalah hubungan erat antara fisik dan mental. “Gangguan fungsional fisik akan berpengaruh pada mental, begitu juga sebaliknya. Pendekatan terapi ini harus saling melengkapi,” tegasnya.

    Terapi Holistik
    Pengarang buku “Pandangan Pertama Pada Tindakan Utama, Panduan Terapi Holistik Fisik, Mental, Spiritual dan Herbal” Selamat Said Sanib. (Ist)

    Ia juga menyoroti pentingnya teknik senam otak untuk mengatasi stres. “Gerakan seperti saklar otak, titik positif, dan kait relaks bisa membantu menurunkan tingkat stres yang tinggi,” ujarnya. Selain itu, teknik akupresur dengan menggunakan moksa juga bisa menjadi solusi untuk masalah seperti bayi sungsang.

    Kesehatan Spiritual dan Pentingnya Positivitas
    Dalam pendekatan spiritual, Selamat mengajarkan terapi melalui dzikir dan relaksasi pernapasan. “Saat menarik napas, bacalah ‘La ilaha illallah’ dan saat mengembuskannya, ucapkan ‘Muhammadur Rasulullah.’ Selain mendapatkan kesehatan, dzikir ini juga berpahala,” jelasnya.

    Menurut Selamat, kesehatan tidak hanya soal fisik, tetapi juga pikiran. Ia menegaskan bahwa 80% penyakit bermula dari pikiran. “Orang yang skeptis, misalnya, cenderung menyimpan trauma atau beban pekerjaan yang memengaruhi kesehatannya. Cara kita merespons masalah sangat penting. Ikhlaskan masalahmu dan jadilah problem solver,” nasihatnya.

    Selamat memberikan contoh menarik tentang berpikir positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengilustrasikan bagaimana seseorang memandang kotoran hewan di teras rumahnya. “Orang negatif akan berpikir buruk tentang siapa yang membuangnya. Sebaliknya, orang positif akan bersyukur karena mendapatkan pupuk untuk tanaman,” ujarnya.

    Senam Otak dan PACE untuk Mental yang Lebih Baik
    Selamat juga memperkenalkan metode senam otak yang disebut PACE (Positif, Aktif, Clear, dan Energetic). Metode ini, menurutnya, sangat efektif dalam membantu orang menjadi lebih rileks dan produktif.

    Ia menekankan bahwa buku ini hadir sebagai panduan lengkap, didukung oleh gambar dan diagram titik-titik terapi seperti akupresur, pergerakan Yin dan Yang, titik bekam, dan lainnya. Dengan visualisasi tersebut, pembaca dapat dengan mudah mempraktikkan metode terapi holistik.

    Harapan dan Pesan Selamat Said Sanib
    Melalui buku ini, Selamat berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan bermanfaat. “Hidup itu hanya sekali, buatlah kebaikan dan kemanfaatan berkali-kali,” pesannya.

    Buku “Pandangan Pertama Pada Tindakan Utama, Panduan Terapi Holistik Fisik, Mental, Spiritual dan Herbal” sekaligus memotret pengalaman dan kiprah Selamat sebagai Public Speaker dan Anggota Kominfo MUI Kaltim yang memadukan pengetahuan dan pengalamannya dalam pendekatan terapi. Buku ini telah tersedia di Shopee dibandrol dengan harga Rp127.000. Dengan informasi yang lengkap dan ilustrasi yang menarik, buku ini menjadi referensi penting bagi siapa saja yang peduli pada kesehatan fisik, mental, dan spiritual. (*)

    Facebook Comments Box

    IKN, Bahri Ingatkan Daya Saing Pemuda

    0
    Kabid Pemberdayaan Pemuda, Dispora Kaltim, Bahri

    UNDAS, SAMARINDA – Kabid Pemberdayaan Pemuda, Dispora Kaltim, Bahri, mengajak para pemuda untuk aktif berpartisipasi dalam pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan Dispora Kaltim. Langkah itu diambil sebagai respons terhadap arus masuknya SDM dan investasi ke IKN yang akan menciptakan tantangan sekaligus peluang baru bagi generasi muda di Kaltim.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Dia menekankan pentingnya pelatihan tersebut sebagai sarana guna meningkatkan keterampilan dan daya saing pemuda. “Ini kesempatan pemuda untuk mandiri. Lulus SMA atau kuliah nantinya bisa membiayai hidup mereka sendiri. Hadirnya IKN akan persaingan hidup akan lebih ketat,” ujarnya.

    Pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan Dispora Kaltim, ungkap Bahri, mencakup berbagai bidang. Mulai dari tata rias kecantikan, tata busana, kayu atau mebel, dan barbershop. “Semua dirancang untuk mempersiapkan pemuda dalam menghadapi tantangan di dunia kerja dan kewirausahaan,” ucapnya.

    Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan pemuda yang siap bersaing di era yang semakin dinamis. Namun, Bahri mengingatkan, kehadiran IKN membawa potensi lapangan kerja yang luas, sehingga pemuda perlu mengambil langkah proaktif untuk memanfaatkan peluang tersebut. Melalui pelatihan-pelatihan itu, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya siap beradaptasi, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan daerah.

    “Saya berharap mereka benar-benar menyimak di setiap pelatihan itu. Semua sama, apabila tekun akan berbuah baik. Apapun yang diajarkan oleh narasumber dipahami. Mereka harus bersaing, otak itu sama saja, bedanya hanya diasah atau tidaknya,” tutup Bahri. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Pembinaan Pemuda Kaltim Dilakukan Melalui Perda

    0
    Kabid Pemberdayaan Pemuda, Dispora Kaltim, Bahri (kiri). (FOTO: Tim/Undas)

    UNDAS, SAMARINDA – Dispora Kaltim mengapresiasi lahirnya Perda Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan. Perda ini diharapkan dapat menjadi landasan hukum bagi pembinaan dan pemberdayaan pemuda di Benua Etam.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Kabid Pemberdayaan Pemuda, Dispora Kaltim, Bahri, mengatakan bahwa Perda Kepemudaan dapat memfasilitasi kegiatan dan aspirasi pemuda di Kaltim. Dia menilai bahwa pemuda adalah aset berharga yang harus didukung untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

    “Kami sangat bersyukur dengan adanya perda ini, karena dapat menjadi acuan bagi kami dalam melaksanakan tugas dan fungsi kami sebagai pembina pemuda. Pemuda adalah harapan dan masa depan bangsa, sehingga harus diberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang,” tutur Bahri.

    Dia juga mengimbau kepada seluruh pemuda di Kaltim, agar dapat mempelajari dan memahami isi dari Perda Kepemudaan, yang mengatur tentang hak dan kewajiban pemuda, serta peran dan tanggung jawab pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

    “Pemuda memiliki peran strategis untuk kemajuan bangsa kita. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk membina dan mengarahkan mereka agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang positif. Salah satu contohnya adalah dengan melibatkan mereka dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Bahri.

    Bahri menambahkan bahwa pihaknya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti organisasi kemasyarakatan pemuda, perguruan tinggi, dan dunia usaha, untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pemuda lokal.

    “Kita harus mulai mempersiapkan para pemuda kita, baik dari segi mental, fisik, maupun intelektual. Kalau kita tidak mempersiapkan pemuda saat ini, kita akan ketinggalan dengan daerah lain. Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk menunjukkan bahwa pemuda Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
    (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga Perlu untuk Pembinaan Prestasi

    0
    Rasman, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Dispora Kaltim, Rasman, mengatakan ada dua acuan pihaknya dalam melaksanakan tupoksi di Dispora Kaltim. Diantaranya UU RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    Kendati begitu, Rasman menyatakan, sesuai Pasal 16 Ayat 3, pembinaan prestasi olahraga dilaksanakan secara terencana, sistematis, terpadu, berjenjang, dan berkelanjutan. “Semua itu dilakukan dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan,” ujarnya.

    Sebagai perpanjangan tangan Pemprov Kaltim, pihaknya tak sekadar menjadi pengawas. Tapi juga berkewajiban menyelenggarakannya. “Kalau untuk Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang DBON, jadi acuan dalam melakukan pembinaan di Dispora Kaltim,” ulas Rasman.

    Dia mengungkapkan, untuk meningkatkan prestasi olahraga, pihaknya melakukan banyak hal. “Seperti membentuk perkumpulan olahraga, mengembangkan pembinaan, bahkan memberikan pendidikan dan pelatihan. Makanya olahraga jangan hanya dilihat dari prestasi, tapi harus dilihat dari prosesnya,” tukasnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Bidang Pembudayaan Olahraga Berperan Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas

    0
    Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra. (FOTO: Tim/Undas)

    UNDAS, SAMARINDA – Bidang Pembudayaan Olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), berperan meningkatkan kualitas dan kuantitas olahraga di Kaltim. Hal ini ditegaskan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra.

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “Kami berupaya untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan olahraga di semua lini, baik olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional, maupun olahraga layanan khusus,” katanya.

    Selain itu, Bidang Pembudayaan Olahraga juga bertanggung jawab untuk mengembangkan kemitraan dan penghargaan olahraga. Termasuk memberikan bonus kepada atlet yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Kami juga melakukan beberapa kegiatan rutin, seperti pembinaan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar, kegiatan olahraga tingkat pelajar, penilaian SDI (Sport Development Index, Red.), dan inventarisasi terkait permasalahan olahraga,” ungkapnya.

    “Kami juga terus melakukan pelatihan SDM (Sumber Daya Manusia, Red.) olahraga masyarakat tradisional, melakukan pembinaan olahraga disabilitas, dan melakukan pemilihan duta olahraga,” timpal AA Bagus Surya Saputra.

    Dia berharap, dengan adanya bidang ini, masyarakat Kaltim dapat lebih mengenal dan mencintai olahraga, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan olahraga yang diselenggarakan oleh Dispora Kaltim. “Olahraga bukan hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk kesehatan, kebugaran, dan kebahagiaan,” tutup AA Bagus Surya Saputra. (tim/adv)

    Facebook Comments Box

    Sejak 2023, DBON Kaltim Lakukan Pembinaan Atlet Muda

    0
    Zairin Zain, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim. (FOTO: TIM/UNDAS)

    UNDAS, SAMARINDA – Upaya mencetak atlet muda bertalenta ternyata telah dilakukan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur (Kaltim). Tahun ini, tercatat ada 120 atlet muda bertalenta dari tingkat Pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

    Banner Dispora Kaltim (1)

    “RATA-rata usia mereka 15 tahun ke bawah yang kami persiapkan untuk atlet berprestasi,” kata Zairin Zain, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, belum lama ini.

    Dari 120 atlet usia dini tersebut, ujarnya, terbagi dalam 14 cabang olahraga (cabor) plus 3 cabor unggulan daerah. Saat ini, 14 cabor tersebut masuk dalam binaan akademi DBON Kaltim. Namun, hanya 7 yang dibina. Sementara sisanya masih menunggu venue di sejumlah daerah. Selain itu, cabor-cabor tersebut masih dalam pemantauan dan evaluasi DBON Kaltim untuk dijadikan sebagai unggulan. “Mungkin dari 14 cabor itu, 10 sampai 11 diantaranya bisa jadi unggulan bagi Kaltim,” ungkapnya.

    Menurutnya, selama ini belum ada pembinaan secara khusus di kabupaten/kota untuk atlet muda bertalenta. Hal ini tentu berbeda jika menilik ke negara lain. Dimana pembinaan atlet muda bertalenta dilakukan melalui akademi sekolah khusus cabang olahraga (cabor).

    DBON Kaltim sendiri, urai Zairin Zain, telah melakukan upaya pembinaan atlet usia dini sejak November 2023. Prosesnya dilakukan melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Atlet-atlet dari seluruh kabupaten/kota, diseleksi langsung oleh DBON Kaltim. “Dari 14 cabor plus 3 cabor unggulan itulah 120 atlet muda bertalenta ini kami temukan,” ucapnya.

    Sementara itu, Kabid Peningkatan Prestasi lahraga, Rasman, menyatakan proses seleksi atlet saat ini sudah meningkat. Dia membenarkan, DBON Kaltim telah menggunakan talent scouting atau pemanduan bakat untuk menentukan cabor mana yang paling cocok bagi masing-masing atlet muda bertalenta. “Kita memang cari dulu bakatnya mereka di cabor mana. Jadi saat mereka bermain sepak bola, belum tentu jadi atlet sepak bola. Bisa saja dia berbakat di cabor atletik dari hasil talent scouting itu,” jelasnya.

    Rasman menjelaskan, talent scouting yang digunakan DBON Kaltim merupakan aplikasi khusus milik Prof. Sahrial yang memiliki lisensi. Lewat aplikasi itulah, bakat seseorang bisa ditentukan. “Misalnya, saat mereka melakukan gerakan lari, melompat, dan lain-lain, maka akan terlihat keseluruhan datanya yang menjadi rujukan,” tukasnya. (tim/adv)

    Facebook Comments Box